JP Radar Kediri – Celah untuk bermain-main dengan kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kini semakin sempit.
Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengawasi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui aplikasi anyar bernama "Jaga Dapur MBG".
Langkah ini dilakukan untuk memastikan 26.126 mitra SPPG di seluruh Indonesia tetap menjaga kualitas tanpa adanya praktik culas.
Wakil Kepala BGN, Brigjen Pol Sonny Sonjaya, menegaskan bahwa pengawasan program ini melibatkan masyarakat, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), serta aparat penegak hukum.
"Kejaksaan Agung telah membangun sistem pengawasan dengan aplikasi Jaga Dapur MBG untuk langkah pencegahan yang efektif,” ujar Sonny di Tuban, Jawa Timur, Rabu (1/4).
Baca Juga: Program MBG di Kediri Kembali Bergulir usai Lebaran, Siswa Antusias Menyambut
Lapor Pakai Video Jika Menu Tak Sesuai
Sistem pengawasan digital ini memungkinkan penerima manfaat—mulai dari pihak sekolah, balita, hingga ibu hamil—untuk melaporkan langsung jika ditemukan ketidaksesuaian menu.
Laporan tidak hanya berupa tulisan, tetapi juga dilengkapi dengan bukti video.
Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Prof. Dr. Reda Manthovani, menjelaskan bahwa aplikasi ini akan memantau output produk SPPG agar hasilnya sesuai dengan nilai yang sudah ditentukan pemerintah.
"Dalam pelaporan ini juga tidak hanya tentang yang negatif terhadap dapur MBG tetapi juga ada apresiasi, karena BGN perlu masukan dapur mana yang bagus menurut versi dari para penerima manfaat," terang Reda.
Peringatan Keras: Dilarang Kurangi Kualitas
Sonny Sonjaya memberikan peringatan kepada seluruh mitra agar tidak menurunkan standar gizi.
Sosialisasi pengawasan yang dimulai dari wilayah Tuban dan Bojonegoro ini menjadi bagian dari upaya pencegahan penyimpangan.
Sonny menegaskan seluruh mitra di Indonesia yang tercatat sebanyak 26.126 SPPG tidak diperbolehkan melakukan mark up dan menurunkan kualitas.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil