Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Update Pendaftaran CPNS 2026: Kemenpan-RB Sudah Kantongi Usulan Kebutuhan Formasi Sejak Awal April

Shinta Nurma Ababil • Kamis, 2 April 2026 | 11:29 WIB
Kemenpan RB soal informasi pendaftaran CPNS 2026
Kemenpan RB soal informasi pendaftaran CPNS 2026

JP Radar Kediri – Update terbaru soal pendaftaran Sseleksi CPNS 2026 semakin nampak hilalnya. Terlebih Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) secara resmi telah menginstruksikan seluruh instansi pemerintah untuk segera mengajukan usulan kebutuhan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Tahun Anggaran 2026.

Dalam surat edaran tersebut, lini masa yang ditetapkan untuk batas akhir pengajuan usulan formasi melalui sistem e-formasi adalah 31 Maret 2026.

Proses pengusulan ini dilakukan secara digital melalui aplikasi e-formasi. Adapun untuk prioritas utamanya yakni pada penguatan program stategis nasional dan peningkatan kualitas pelayanan dasar di masyarakat. 

Langkah administratif ini menjadi sinyal kuat bahwa proses awal menuju pembukaan seleksi CPNS dan PPPK tahun 2026 tengah dipersiapkan secara matang oleh pemerintah. 

Baca Juga: Gaji Ke-13 PNS 2026 Segera Cair, PPPK CPNS Juga Dapat: Ini Komponen Tunjangan, Hak Pegawai, dan Aturannya!

Periode ini menjadi momentum penting untuk mulai mempersiapkan dokumen serta kompetensi yang diperlukan. 

pemerintah melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini memberikan keterangan. Ia memberi sinyal bahwa rekrutmen tahun ini akan segera berlangsung.

"Kita sudah mengajukan kepada Menteri Keuangan mengenai kesiapan anggarannya begitu kan. Nggak bisa ujug-ujug kita umumkan, nggak bisa. Harus tahu kompetensinya," kata Rini di gedung KemenPAN-RB, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Meski demikian, pihaknya masih harus mempersiapkan kebutuhan formasi PNS. Rini pun mengupayakan CPNS 2026 terlaksana tahun ini.

"Mudah-mudahan, mudah-mudahan (2026 dibuka tes CPNS)," sambungnya.

Sebagai informasi, dalam data MenPAN-RB, jumlah ASN pensiun di tahun 2025 mencapai 160 ribu. 

Baca Juga: CPNS 2026 Segera Dibuka! Pemprov Kalsel usulkan sekitar 700 Formasi

Posisi tersebut harus segera digantikan, dan rencana utama yang akan dilakukan yakni merekrut fresh graduate atau lulusan baru.

Kebutuhan dan kompetensi menjadi poin utama yang akan dimatangkan oleh KemenPAN-RB sebelum membuka rekrutmen CPNS 2026 karena harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

"Nah, dari situ kita akan lihat lagi kompetensinya apa yang dibutuhkan. Dan nanti ini saya nggak bisa ngarang kan, saya nggak bisa ngarang kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi pemerintah daerah," tuturnya.

Namun pihaknya sudah bersurat kepada Menteri Keuangan untuk segera melakukan penghitungan.

Jika memprediksi jadwal CPNS, hingga saat ini, KemenPAN-RB belum mengumumkan secara resmi tanggal pendaftarannya. 

Akan tetapi jika melihat tahun-tahun sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuka pendaftaran pada 20 Agustus hingga 10 September untuk CPNS 2024.

Kemudian, pada 2023 pendaftaran CPNS dibuka pada tanggal 17 September hingga 6 Oktober 2023. Dari acuan tersebut, prediksi jadwal pembukaan CPNS 2026 berlangsung antara bulan Agustus, September, atau Oktober.

Namun kabar terbaru muncul usai para menteri telah melakukan rapat terkait hal ini di Kantor Kementerian Pertahanan pada Rabu (18/3/2026).

Dalam rapat itu juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Direktur Utama Agrinas Pangan Joao Angelo De Sousa, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil menteri Pertahanan Donny Ermawan, hingga Menpanrb Rini Widyantini.

Namun dia memastikan bahwa semua menteri yang hadir sudah menyampaikan kebutuhannya masing-masing. Kemampuan fiskal saat ini pasti menjadi pertimbangan, terutama setelah Presiden Prabowo Subianto meminta ada langkah penghematan.

"Kalau pertanyaan jumlah kita belum bisa menyampaikan jumlah secara pasti. Tetapi bahwa setiap tahun kalau pertanyaannya adalah berkenaan dengan fiskal, sebenarnya setiap tahun memang secara alami ada sejumlah ASN yang memang memasuki batas usia pensiun. Jadi mungkin kalau kita mau menjaga fiskal, maka kita mau menyesuaikan dengan jumlah tadi," kata Prasetyo.

Baca Juga: Detik-detik Pembukaan Seleksi CPNS 2026? Kemenpan-RB Instruksikan Instansi Mengajukan Kebutuhan Formasi

Prasetyo juga menjelaskan alasan rapat ini digelar di Kementerian Pertahanan, karena nantinya ada pendidikan khusus yang akan dikerjasamakan saat rekrutmen ASN.

"Nanti pada saat kita memutuskan melakukan rekrutmen, maka kita minta Kementerian Pertahanan yang memiliki fasilitas lembaga-lembaga pendidikan cukup tersebar, nah itu menjalankan pendidikan dan pelatihannya. Itulah kenapa rapat kita selenggarakan di Kementerian Pertahanan," jelasnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka lowongan kerja di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada tahun 2026 mendatang untuk 300 orang lulusan SMA.

Purbaya menyebut, nantinya para lulusan SMA itu akan menjadi tenaga lapangan yang ditempatkan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

" kita akan rekrut 300 lulusan SMA dari seluruh Indonesia," kata Purbaya dalam Media Briefing di Kantornya, Jumat (14/11) dikutip dari Jawapos.

Tak hanya itu, Menkeu juga menyampaikan Kemenkeu akan merekrut pegawai yang berasal dari Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Jumlahnya mencapai 279 orang.

Dengan begitu, ia memastikan lowker PNS tahun 2026 tetap akan dibuka secara hybrid atau terbuka untuk umum dan juga para mahasiswa dari PKN STAN.

Kemunculan surat edaran tertanggal 12 Maret 2026 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini ramai jadi sorotan publik.

Baca Juga: Persiapan CPNS 2026: Prediksi Formasi Sepi Peminat yang Perlu Kamu Ketahui

SE itu terkait kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) untuk tahun anggaran 2026. Surat itu ramai disangkut pautkan dengan pembukaan seleksi CPNS 2026 yang kini semakin santer dibicarakan di media sosial.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengungkapkan,sekitar 160 ribu hingga 166 ribu aparatur sipil negara (ASN) tiap tahunnya pensiun, termasuk sepanjang tahun lalu hingga 2026.

"Setiap tahun ya sekitar 160.000-166.000 lah yang pensiun, termasuk juga yang di tahun 2025 kemarin. Nah, itu berarti kalau kita menggunakan prinsip zero growth, ya berarti yang 160.000 itulah yang akan kami rekrut," kata Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB, Jumat (13/03/2026).

Sehingga, untuk memenuhi kekosongan posisi dari ASN yang pensiun itu, maka pemerintah berencana menggelar proses rekrutmen calon aparatur sipil negara alias CASN, termasuk untuk formasi CPNS ataupun PPPK.

Akan tetapi proses ini tentu berlangsung lama, karena masih dalam tahap pembahasan antara Kementerian PANRB dengan Kementerian Keuangan, terutama terkait dengan proses penganggarannya.

Berdasarkan pengumuman pada laman Badan Kepegawaian Negara (BKN), pemerintah membuka pendaftaran pada 20 Agustus hingga 10 September untuk CPNS 2024. Kemudian pada 2023, pendaftaran dibuka pada 17 September-6 Oktober 2023.

Berdasarkan jadwal di atas, diprediksi jika pendaftaranCPNS 2026 akan dibuka sekitar bulan Agustus atau September 2026.

 Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (KemenPAN-RB) hingga kini belum merilis informasi resmi pembukaan seleksi CPNS 2026.

Namun banyak pihak memperkirakan bahwa seleksi CPNS 2026 berpotensi dibuka pada kuartal kedua atau ketiga tahun 2026. Namun, estimasi ini bersifat sementara dan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah, sehingga pelamar diimbau untuk terus memantau informasi resmi.

Rencana pemerintah untuk menggelar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 kini memasuki tahap persiapan awal. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah bersinergi memetakan kebutuhan pegawai di berbagai instansi pusat maupun daerah.

Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, membenarkan bahwa wacana rekrutmen CASN 2026 telah masuk dalam tahap pembahasan. Kendati demikian, jadwal pembukaan secara resmi masih menanti rampungnya data formasi dari tiap lembaga.

Di sisi lain, Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan komitmennya untuk melakukan regenerasi birokrasi. Oleh karena itu, seleksi kali ini akan memberikan alokasi khusus bagi lulusan baru (fresh graduate) guna menggantikan tenaga lama dan menyegarkan kinerja pemerintahan.

Prediksi Formasi: Dari Guru Hingga Lulusan SMA

Meskipun kuota pasti belum diketok palu, pemerintah diprediksi akan tetap memprioritaskan sektor-sektor strategis, di antaranya:

Pendidikan: Guru, dosen, dan tenaga kependidikan.

Kesehatan: Dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya.

Teknis & Pelayanan Publik: Tenaga IT dan administrasi pemerintahan.

Lulusan SMA/SMK: Tetap memiliki peluang emas untuk formasi teknis seperti penjaga tahanan (sipir), pengamat Gunung Api/BMKG, hingga petugas karantina.

 Baca Juga: MenPAN RB Sebut 160.000 PNS Pensiun, Sinyal Formasi Diisi Lewat CPNS 2026

Prediksi 15 Instansi Sepi Peminat

Sembari menunggu pengumuman resmi dan berlatih soal-soal CAT (Computer Assisted Test), Anda bisa mulai menyusun strategi pendaftaran. Salah satu trik terbaik adalah melamar di kementerian atau lembaga yang terbukti "sepi peminat" pada seleksi sebelumnya.

Minimnya pelamar biasanya disebabkan oleh formasi yang sedikit, syarat jurusan yang terlalu spesifik, atau lokasi penempatan yang kurang populer.

Berdasarkan data BKN pada seleksi CPNS sebelumnya, berikut adalah 15 instansi pusat dengan jumlah pendaftar (hingga tahap submit) yang relatif minim:

Kemenko PMK: 385 pendaftar (133 submit).

BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional): 485 pendaftar (334 submit).

KemenPAN-RB: 474 pendaftar (401 submit).

Setjen Komnas HAM: 507 pendaftar (448 submit).

Setjen MPR: 548 pendaftar (490 submit).

BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila): 886 pendaftar (769 submit).

Setjen Wantannas: 896 pendaftar (820 submit).

Setjen Komisi Yudisial: 1.045 pendaftar (890 submit).

BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme): 1.010 pendaftar (941 submit).

BIG (Badan Informasi Geospasial): 1.208 pendaftar (1.009 submit).

BNN (Badan Narkotika Nasional): 1.224 pendaftar (376 submit).

Kemenko Polhukam: 1.459 pendaftar (1.287 submit).

Setjen DPD: 1.937 pendaftar (1.838 submit).

LKPP: 2.231 pendaftar (1.976 submit).

KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi): 3.967 pendaftar (1.619 submit).

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#kemenpan rb #cpns #pendaftaran cpns 2026 #CPNS 2026 #seleksi CPNS 2026