JP Radar Kediri – Memilih jurusan dalam SNBT bukan hanya soal minat, tetapi juga strategi.
Banyak calon mahasiswa gagal lolos bukan karena tidak mampu, melainkan karena kurang memahami tingkat persaingan di jurusan yang dipilih.
Salah satu cara paling efektif untuk mengukur peluang lolos adalah dengan mengetahui tingkat keketatan jurusan.
Data ini menunjukkan seberapa besar kemungkinan kamu diterima dibandingkan jumlah pesaing yang mendaftar.
Cara Cek Daya Tampung SNBT
1. Kunjungi website resmi SNPMB di https://snpmb.id/
2. Buka menu navigasi dengan klik ikon garis tiga di pojok kiri atas untuk membuka menu.
3. Pilih bagian UTBK-SNBT
4. Masuk ke Daya Tampung SNBT
5. Cari universitas tujuan dengan pilih atau ketik nama perguruan tinggi (PTN) yang kamu inginkan.
6. Setelah itu, akan muncul informasi lengkap seperti nama jurusan, daya tampung, dan Jumlah peminat (tahun sebelumnya)
Baca Juga: Link dan Cara Daftar UTBK-SNBT 2026: Simak Syarat Lengkap, Biaya, dan Jadwal Terbaru di Portal SNPMB
Cara Hitung Keketatan Jurusan SNBT
Keketatan = (Jumlah Peminat/Daya Tampung) × 100%
Simulasi perhitungan jurusan di Universitas Indonesia
|
Komponen |
Jurusan Pendidikan Dokter |
Jurusan Pendidikan Dokter Gigi |
|
Daya Tampung 2026 |
90 |
47 |
|
Peminat 2025 |
3330 |
1114 |
|
Perhitungan |
(90/3330) x 100% |
(47/1114) x 100% |
|
Hasil Keketatan |
2,7% |
4,2% |
Jurusan Pendidikan Dokter (2,7%)
Artinya, dari setiap 100 orang yang mendaftar, hanya sekitar 2 sampai 3 orang yang akan lolos. Ini masuk kategori Sangat Ketat.
Persaingan di sini sangat ketat karena jumlah peminatnya mencapai ribuan (3.330 orang).
Jurusan Pendidikan Dokter Gigi (4,2%)
Artinya, dari setiap 100 orang yang mendaftar, ada sekitar 4 orang yang akan lolos.
Meskipun daya tampungnya lebih kecil (di bawah 50 kursi), peluang lolosnya secara matematis dua kali lipat lebih besar daripada Pendidikan Dokter.
Baca Juga: KIP Kuliah 2026 SNBT: Simak Aturan Pendaftarannya
Semakin kecil angka persentasenya (mendekati 0%), maka jurusan tersebut dikategorikan sebagai jurusan yang sangat ketat.
Angka yang kecil ini menjadi sinyal bahwa persaingan di dalamnya sangat sengit atau karena kursi yang diperebutkan sangat terbatas sementara peminatnya membeludak.
Sebaliknya, semakin besar angka persentasenya, maka persaingan cenderung Lebih Longgar.
Angka yang lebih besar menunjukkan bahwa perbandingan antara daya tampung dan jumlah pendaftar tidak terlalu timpang.
Secara matematis, peluang seseorang untuk diterima di jurusan dengan persentase besar jauh lebih terbuka lebar dibandingkan jurusan yang angka keketatannya sangat rendah.
Baca Juga: Jadwal Resmi SNPMB 2026: Lini Masa Lengkap Jalur SNBP dan UTBK-SNBT
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil