JP Radar Kediri – Kabar baik datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Pemprov Kalsel telah menghimpun hampir 700 usulan kebutuhan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Kepala BKD Kalsel, Noryadi, mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan proses penginputan dan finalisasi data kebutuhan formasi dari masing-masing SKPD.
“Kami telah menerima surat edaran dari Menteri PAN-RB dan saat ini sedang dalam proses pengusulan formasi CPNS 2026. Seluruh SKPD sudah kami minta untuk menginput kebutuhan formasi ke dalam sistem,” ujarnya di Banjarbaru, Selasa (31/3) dikutip dari Antaranews.
Selanjutnya, usulan formasi tersebut akan diajukan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebagai tindak lanjut atas surat edaran Menteri PAN-RB terkait pengusulan formasi CPNS tahun 2026.
Setelah seluruh data terkumpul, BKD akan melaporkan hasilnya kepada Gubernur Kalimantan Selatan serta berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terkait kesiapan anggaran.
Ia menegaskan, bahwa pengadaan CPNS tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan formasi, tetapi juga kemampuan keuangan daerah, termasuk untuk pembayaran gaji dan tambahan penghasilan pegawai (TPP).
“Saat ini sudah hampir 700 formasi yang masuk dalam sistem dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses inventarisasi yang terus berjalan,” jelasnya.
Baca Juga: Sinyal Pendaftaran CPNS 2026: 28.624 PNS Ajukan Pensiun per 5 Maret
Noryadi juga mengingatkan, bahwa batas akhir pengajuan formasi sesuai surat edaran Menteri PAN-RB adalah 31 Maret 2026. Apabila melewati tenggat waktu tersebut, instansi berpotensi tidak mendapatkan alokasi formasi CPNS.
“Sesuai ketentuan, data final harus disampaikan paling lambat 31 Maret. Jika melewati batas waktu, maka dianggap tidak mengusulkan formasi untuk tahun 2026,” tegasnya.
Saat ini, BKD Kalsel masih menunggu kelengkapan usulan dari SKPD serta persetujuan dari KemenPAN-RB terhadap formasi yang diajukan.
Sementara itu, bagi masyarakat yang menantikan pembukaan CPNS di lingkungan Pemprov Kalsel, Noryadi mengimbau untuk bersabar dan terus mempersiapkan diri.
“Kami mengimbau masyarakat menunggu pengumuman resmi. Informasi terkait formasi dan persyaratan akan disampaikan secara terbuka. Yang terpenting saat ini adalah mempersiapkan diri dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, mekanisme seleksi CPNS tahun 2026 diperkirakan masih menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), seperti tahun-tahun sebelumnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil