Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bukan Rp335 Triliun! Bos BGN Bongkar Anggaran Asli MBG, Relawan SPPG Digaji hingga Rp3,2 Juta

Arlintang Sekar Phambayun • Selasa, 31 Maret 2026 | 15:38 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana

JP Radar Kediri – Simpang siur mengenai nilai fantastis anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya terjawab. 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana meluruskan bahwa alokasi anggaran yang dikelola pihaknya berdasarkan UU APBN adalah sebesar Rp268 triliun, bukan Rp335 triliun seperti yang selama ini beredar di publik.

Dadan menegaskan bahwa selisih angka tersebut merupakan dana cadangan yang dikelola oleh bendahara negara, bukan anggaran operasional langsung BGN.

“Anggaran berbasis undang-undang APBN, BGN mendapatkan anggaran sebesar Rp268 triliun. Jadi kalau ada yang menyampaikan bahwa kita memiliki anggaran Rp335 triliun itu tidak benar,” tegas Dadan pada Senin (30/3).

Dana Rp335 triliun yang selama ini diketahui publik ternyata berasal dari Dana Standby BA BUN (Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara) yang dikeluarkan dari kebijakan presiden untuk dana cadangan sebesar Rp67 triliun.

Baca Juga: Prabowo Ingatkan Ketua Baznas: Dana Zakat Tak Boleh 'Nyelip' ke Program MBG

93 Persen Dana Mengalir ke Rakyat dan UMKM

Dari total Rp268 triliun tersebut, BGN memastikan 93 persen di antaranya atau sekitar Rp249 triliun digunakan langsung untuk bantuan pemerintah dalam program MBG. 

Menariknya, 70 persen dari dana tersebut dialokasikan khusus untuk belanja bahan baku.

Langkah ini diklaim bakal menghidupkan ekonomi akar rumput karena menyasar petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM lokal. 

“Mayoritas anggaran kami langsung disalurkan untuk program MBG, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Dadan.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Bidik Efisiensi Anggaran MBG 2026, Bagaimana Nasib Jatah Makan Bergizi Gratis?

Bocoran Gaji Relawan SPPG

Tak hanya soal bahan pangan, BGN juga mengalokasikan 20 persen anggaran untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk untuk menggaji relawan. 

Hingga saat ini, tercatat sudah ada lebih dari 1,2 juta relawan SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kabar baiknya, para relawan ini dipastikan mendapatkan penghasilan bulanan yang kompetitif. Berdasarkan data BGN, para relawan mendapatkan penghasilan antara Rp2,4 juta hingga Rp3,2 juta per bulan, tergantung pada beban kerja di lapangan.

Melalui skema ini, BGN menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program bagi-bagi makanan, melainkan instrumen penguatan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan hasil bumi rakyat.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#Anggaran MBG #anggaran mbg 335 triliun #MBG 2026 #gaji pegawai SPPG #program Makan Bergizi Gratis