JP Radar Kediri - Bantuan Sosial (bansos) hingga akhir Maret 2026 masih terus disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) melalui PT Pos.
Kini tengah berada di akhir penyaluran gelombang pertama khusus wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).
Adapun untuk pencairan bansos gelombang kedua mulai dilakukan sejak Kamis, 26 Maret 2025 melalui Pos dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) terbitan Bank Himbara.
Penyaluran bantuan gelombang kedua melalui Pos dikhususkan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Baru yang telah lolos validasi terbaru.
Baca Juga: 6 Bansos Cair April 2026, Mulai PKH BPNT Tahap 2, PIP, BLT Dana Desa
Disisi lain muncul daftar daerah yang akan menerima pencairan bansos gelombang kedua melalui PT Pos diantaranya ada Kabupaten Sampang, Tangerang, Karawang, Bangkalan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat.
Selanjutnya, Kabupaten Bogor, Palembang, Bekasi, Jakarta Selatan, Medan, Cianjur, Bandung Barat, Brebes, Subang, Surabaya, Ogan Komering Ilir, Depok, Indramayu, Lombok Tengah, dan Garut.
Baca Juga: Bansos BLT Kesra Maret 2026 Dikabarkan Cair Lagi, Begini Fakta Terbarunya
Pencairan bansos gelombang kedua dilakukan dengan mekanisme yang fleksibel melalui kantor pos dengan menentukan titik kumpul penyaluran.
Di bulan ini merupakan penghujung penyaluran PKH dan BPNT tahap 1 di tahun 2026.
PKH dan BPNT merupakan dua bansos reguler yang menyasar masyarakat miskin hingga rentan di berbagai wilayah Indonesia.
Oleh karena itu, jika KPM yang pernah dapat BLT Kesra memiliki desil rendah satu sampai empat pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) maka besar kemungkinan akan menerima bantuan tersebu di tahun ini.
Status kepesertaan akan berubaha menjadi KPM baru PKH dan BPNT, dengan kata lain bukan penerima BLT Kesra lagi.
Bagi pemerima manfaat yang masuk kategori baru, maka proses penyaluran bantuan dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Baca Juga: Cek Daftar 6 Bansos yang Cair Usai Lebaran Maret 2026, PKH BPNT Susulan hingga BLT
Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat KPM tersebut belum memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang digunakan untuk proses pancairan bantuan.
Langkah Cek Bansos Lewat Website Resmi
Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi milik Kementerian Sosial, yaitu Cek Bansos Kemensos. Berikut langkah-langkahnya.
- Buka situs Cek Bansos Kemensos melalui browser
- Masukkan NIK sesuai yang tertera pada KTP
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik “Cari Data”
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan informasi lengkap terkait status penerima, jenis bantuan, hingga periode pencairannya.
Baca Juga: Update Bansos Hari Ini Cair Lewat Kantor Pos, KPM Dapat Rp600 Ribu hingga Beras 20 kg dan Minyak
Alternatif Cek Bansos Lewat Aplikasi Resmi
Selain melalui website, pengecekan juga bisa dilakukan menggunakan aplikasi resmi dari Kementerian Sosial, yaitu Cek Bansos.
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Lakukan registrasi dengan mengunggah foto KTP serta swafoto (selfie) memegang KTP
- Setelah akun terverifikasi, login menggunakan akun yang telah dibuat
- Akses menu "Cek Bansos" untuk mengetahui jenis bantuan yang diterima beserta estimasi jadwal pencairannya
Baca Juga: Bansos Susulan Maret 2026: PKH BPNT Masuk Rekening Rp600 Ribu
Karena penyaluran bansos dilakukan secara bertahap dan berbasis data terbaru, status penerima bisa berubah sewaktu-waktu.
Ada kemungkinan seseorang yang sebelumnya tidak terdaftar menjadi penerima di tahap berikutnya, atau sebaliknya.
Selain itu, pengecekan rutin juga membantu memastikan tidak ada kesalahan data yang menghambat pencairan bantuan.
Baca Juga: Bansos Hari Ini Usai Lebaran 2026: KPM Penerima PKH BPNT Harus Penuhi Kriteria
Bansos itu meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 1 2026 susulan. Berdasarkan laporan bansos PKH yang sudah tersalurkan di seluruh Indonesia belum memenuhi kuota 10 juta KPM.
Selain itu ada Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) susulan juga akan lanjut dicairkan, untuk memenuhi kuota sebanyak 18,2 juta KPM.
Editor : Shinta Nurma Ababil