JP Radar Kediri- Ribuan umat Muslim memadati Stadion Brawijaya, Jumat pagi (20/3). Mereka mengikuti ibadah Salat Ied yang diselenggarakan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Kediri.
Pelaksanaan ibadah itu menandai Hari Raya Idul Fitri yang mulai dilaksanakan oleh sebagian umat Muslim. Sebab, salat Ied itu digelar sehari lebih awal dibanding ketetapan Pemerintah RI yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada Sabtu (21/3) besok.
Meski diwarnai perbedaan, pelaksanaan ibadah itu berjalan lancar dan khidmat hingga akhir. Tidak ada gangguan dalam pelaksanaan ibadah di awal Syawal 1447 Hijriah tersebut.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri Achmad Khoirudin mengaku bersyukur dengan pelaksanaan ibadah yang lancar. Beruntung, cuaca juga cerah, mulai awal hingga salat dan tausiyah berakhir.
Selain di Stadion Brawijaya, PD Muhammadiyah juga menggelar ibadah salat Ied di 12 titik lainnya. Di antaranya GOR Jayabaya, lapangan Burengan, lapangan Gajah Mada, halaman RSM Ahmad Dahlan, lapangan Mojoroto, dan lain sebagainya.
Untuk di Stadion Brawijaya sendiri, jemaah yang hadir mencapai lebih dari 3.500 orang. “Perbedaan itu saya kira merupakan sebuah keniscayaan. Jadi tidak alasan bagi kita untuk menjadikan perbedaan itu alasan untuk berselisih dan bermusuhan,” kata Achmad, ditemui di Stadion Brawijaya, Jumat pagi (20/3).
Tahun ini, menurutnya antusiasme masyarakat untuk melaksanakan ibadah salat Ied di Stadion Brawijaya juga masih tinggi. Itu menandai semangat beribadah umat yang juga masih tinggi.
Setelah sebulan lamanya digembleng dengan puasa Ramadan, ia berharap umat bisa mengambil hikmah dari pelaksanaannya. Sehingga apa yang diajarkan selama berpuasa seperti kejujuran dan kesabaran bisa tetap diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
“Agar kita bisa mencapai target la'allakum tattaquun, agar kalian bertakwa, itu bukan hanya dari sekadar menahan diri dari lapar dan minum. Tetapi nilai-nilai dari kita dilatih selama satu bulan seperti kejujuran, kesabaran, empati, istiqomah, itu yang harus kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya. (*)
Editor : Mahfud