JP Radar Kediri – Menjelang masa mudik Lebaran 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mengambil langkah proaktif untuk menjamin keamanan masyarakat.
Mulai tanggal 16 hingga 25 Maret 2026, BPBD Jatim resmi menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
OMC ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya cuaca ekstrem dari periode pra-Lebaran hingga masa libur panjang usai.
Fokus utama operasi ini adalah titik-titik rawan bencana dan jalur pariwisata yang dipadati pemudik, seperti Batu, Malang, Cangar, hingga Pacet, guna meminimalkan risiko banjir dan tanah longsor.
Apa Itu Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)
Bagi sebagian orang, istilah OMC mungkin terdengar seperti "menolak hujan" atau "pawang modern".
Namun, secara saintifik, OMC adalah teknik intervensi terukur pada proses fisika di dalam awan. Dahulu, kita lebih mengenalnya dengan sebutan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
Secara prinsip, OMC tidak menciptakan awan dari ruang hampa, melainkan bekerja pada awan kumulus yang sudah tersedia di alam.
Cara Kerja di Balik Layar
Dilansir dari BMKG, terdapat dua metode utama yang sering digunakan, yaitu:
1. Jumping Process Method (Metode Lompatan)
Petugas memantau pergerakan awan dari arah laut melalui radar untuk mendeteksi potensi hujan yang akan masuk ke daratan.
Pesawat kemudian menyemaikan garam (NaCl) pada awan tersebut di wilayah perairan agar hujan jatuh lebih awal sebelum mencapai pemukiman.
Baca Juga: 5 Tips Jaga Stamina Tubuh ketika Cuaca di Bulan Puasa Ramadhan 2026 Tak Menentu
2. Competition Method (Metode Kompetisi)
Petugas segera melakukan penyemaian sejak dini pada awan yang mulai tumbuh tepat di atas wilayah daratan.
Langkah tersebut bertujuan mengganggu pertumbuhan awan agar tidak berkembang menjadi awan Cumulonimbus yang memicu hujan badai.
Solusi Jangka Pendek yang Krusial
Meski penataan lingkungan seperti perbaikan drainase dan penambahan daerah resapan adalah solusi jangka panjang yang utama, OMC hadir sebagai solusi paralel yang krusial.\
Di saat mobilitas masyarakat meningkat tajam seperti momen Lebaran, memastikan langit tetap terkendali adalah kunci untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat bencana hidrometeorologi.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita