Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Terungkap! Profil dan Harta Kekayaan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Kena OTT KPK, Masuk Daftar Kepala Daerah Terkaya di Jateng

Zeyra Putri Widhianingtyas • Jumat, 6 Maret 2026 | 09:53 WIB

Fadia Arafiq
Fadia Arafiq

JP Radar Kediri- Nama Fadia Arafiq tengah menjadi perhatian publik setelah Bupati Pekalongan tersebut dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Selasa, (3/3).

Operasi yang dilakukan oleh KPK itu berlangsung di wilayah Jawa Tengah. Informasi mengenai penangkapan tersebut pun dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan luas.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan OTT tersebut dan menyebut Fadia Arafiq termasuk pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. Salah satunya adalah Bupati,” ujarnya kepada wartawan, dikutip dari Jawapos, Kamis, (5/3).

Setelah terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Fadia Arafiq langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta bersama beberapa pihak lain yang turut diamankan.

Mencuatnya kasus ini membuat publik ramai mencari tahu latar belakang politik, profil, hingga harta kekayaan Bupati Kabupaten Pekalongan tersebut.

Fadia Arafiq diketahui merupakan kader Partai Golkar. Berdasarkan data dari laman resmi Prokompim Setda Pekalongan, ia lahir di Jakarta pada 23 Mei 1978 dengan nama Laila Fathiah.

Karier politiknya dimulai saat menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016 mendampingi Amat Antono.

Di internal partai, kariernya juga cukup menonjol. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan periode 2016–2021.

Pada periode yang sama, ia juga dipercaya memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia Jawa Tengah.

Puncaknya, Fadia Arafiq terpilih sebagai Bupati Pekalongan pada 2021 bersama wakilnya, Riswadi. Pada Pilkada 2024, ia kembali maju dan berhasil meraih lebih dari 50 persen suara.

Fadia Arafiq merupakan putri dari pedangdut legendaris A. Rafiq. Sebelum terjun ke dunia politik, ia lebih dulu dikenal di industri hiburan sebagai penyanyi dangdut.

Namanya sempat populer lewat lagu Cik Cik Bum Bum yang dirilis pada tahun 2000. Dari sisi pendidikan, Fadia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Jakarta.

Ia kemudian melanjutkan studi S1 Manajemen di Universitas AKI Semarang, meraih gelar S2 Manajemen di Universitas Stikubank Semarang, serta melanjutkan program doktoral di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

Karier politik serta latar belakangnya di dunia hiburan membuat profil Fadia Arafiq kerap menjadi perhatian publik, terlebih setelah ia terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Selain menyoroti partai politik yang menaunginya, publik juga penasaran dengan jumlah kekayaan yang dimilikinya.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 30 Maret 2025, total kekayaan Fadia Arafiq tercatat mencapai Rp85.623.500.000.

Dengan jumlah tersebut, ia disebut sebagai salah satu kepala daerah terkaya di Jawa Tengah, bahkan berada di posisi kedua setelah Bupati Kabupaten Kebumen, Lilis Nuryani.

Namun hingga saat ini, KPK belum mengungkap secara detail perkara yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT tersebut.

Editor : Andhika Attar Anindita
#ott kpk #Fadia Arafiq #pekalongan #kpk #Bupati Pekalongan diperiksa #Komisi Pembarantasan Korupsi #korupsi