JP Radar Kediri - Informasi terbaru mengenai penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pada awal tahun 2026 menunjukkan adanya sejumlah penyesuaian kebijakan.
Muncul kabar adanya tambahan bantuan sebesar Rp500 ribu di wilayah tertentu. Bahkan, sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masuk lebih dari satu kali.
Tambahan Bansos Rp500 Ribu untuk Wilayah Tertentu
Tambahan bantuan sosial ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), salah satunya bantuan PKH Plus yang digagas pemerintah daerah. Program tersebut ditujukan untuk kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan lebih.
Di wilayah Jawa Timur, bantuan tambahan ini diberikan khusus kepada keluarga prasejahtera yang memiliki anggota lanjut usia di atas 70 tahun dan memiliki angka desil sangat rendah. Program ini menjadi pelengkap bantuan nasional agar perlindungan sosial lebih optimal.
Nominal bantuan tambahan sebesar Rp500 ribu ini disalurkan setiap 3 bulan melalui rekening Bank Jatim. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan kebutuhan selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Baca Juga: Bansos Double Maret 2026! KPM Bansos PKH dan BPNT Cair 2 Kali untuk Penerima dengan Kriteria Ini
Saldo KKS Masuk Dua Kali, Ini Penyebabnya
Sebagian penerima melaporkan saldo bantuan masuk dua kali dalam periode yang berdekatan. Hal ini bukan berarti ada bantuan baru, melainkan disebabkan beberapa faktor administratif.
Penyaluran bansos memang dilakukan bertahap sesuai proses validasi dan verifikasi data. Dalam beberapa kasus, bantuan yang tertunda pada tahap sebelumnya dapat dicairkan bersamaan dengan tahap berjalan.
Selain itu, perbedaan jadwal antara PKH dan BPNT juga dapat membuat saldo terlihat masuk dua kali.
Penyaluran bantuan melalui bank penyalur dilakukan sesuai kesiapan data di setiap wilayah. Pemerintah menegaskan bahwa sistem ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran dan menghindari kesalahan penerima.
Baca Juga: Update Bansos Maret 2026 Jelang Lebaran: PKH, BPNT, Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter Dipastikan Cair
Pentingnya Validasi Data bagi Penerima
Proses pembaruan data menjadi fokus utama dalam penyaluran bansos 2026. Pemerintah bersama pendamping sosial terus melakukan verifikasi untuk memastikan penerima benar-benar memenuhi kriteria.
Tahapan ini meliputi validasi kondisi ekonomi keluarga, pengecekan status pendidikan dan kesehatan, serta pembaruan data di sistem kesejahteraan sosial. Penyesuaian data juga menjadi alasan utama keterlambatan pencairan di beberapa wilayah.
Penerima bantuan disarankan untuk rutin memeriksa status melalui aplikasi Cek Bansos, ATM atau agen bank penyalur, atau pendamping sosial di desa atau kelurahan.
Langkah ini penting agar masyarakat tidak tertinggal informasi terkait pencairan maupun perubahan status penerima.
Baca Juga: Gagal Dapat Bansos karena Desil Tinggi? Begini Cara Ubah Status Desil Terbaru 2026
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil