JP Radar Kediri – Sederet Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan kategori khusus kebanjiran bantuan sosial (bansos) di bulan Maret 2026 ini.
Pasalnya, tak hanya bantuan reguler tahap 1 saja yang mereka dapat, juga bansos tambahan berupa uang tunai hingga pangan.
Seperti di wilayah Jawa Timur. Pemerintah Provinsi menyalurkan bantuan PKH Plus senilai Rp500.000 per tahap yang bersumber dari APBD.
Bantuan PKH Plus ini khusus menyasar lansia di atas 70 tahun yang terpilih melalui survei prioritas. Ingat, dana ini tidak cair di KKS Merah Putih, melainkan melalui kartu khusus Bank Jatim.
Baca Juga: Update Bansos Maret 2026 Jelang Lebaran: PKH, BPNT, Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter Dipastikan Cair
Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga memberikan arahan agar dana bantuan dapat menjadi pendongkrak kemandirian ekonomi bagi keluarga penerima manfaat (KPM).
“Kepada seluruh penerima manfaat, pergunakanlah bansos dengan bijak untuk membeli makanan bergizi, kebutuhan sekolah anak, mendukung kesehatan keluarga atau bahkan memulai usaha kecil yang produktif,” himbau Mensos, seperti dikutip dari akun instagram @kemensosri.
Bahkan muncul fenomena kartu KKS terisi dua kali bansos PKH BPNT sekaligus di berbagai wilayah. Hal ini membuat gaduh KPM dan dunia perbansosan.
Terkait bansos double itu, merupakan proses sinkronisasi data Kemensos yang disebut Validasi by System.
Bansos cair 2 kali ini berpotensi dialami oleh penerima BPNT murni yang tiba-tiba mendapatkan saldo PKH karena sistem mendeteksi adanya komponen pendidikan (anak sekolah) atau kesehatan (lansia/balita) dalam KK mereka.
Baca Juga: 5 Bansos Ramadan Maret Cair Cepat, KPM dengan Kriteria Ini Bisa Dapat Rapel Hingga Jutaan
Selain itu juga dialami oleh penerima PKH murni yang kini resmi mendapatkan tambahan bantuan sembako (BPNT) setelah melalui proses pengusulan pendamping sosial pada akhir tahun 2025.Pencairan ganda ini tidak terjadi pada semua pemilik KKS.
Kriteria Penerima Bansos Double Maret 2026
Berada pada skala ekonomi Desil 1 hingga Desil 4 dalam data DTKS.
Terjadi penambahan kuota nasional (10 juta KPM untuk PKH dan 18,8 juta untuk BPNT) masih tersedia di wilayah tersebut.
Data NIK dan Kartu Keluarga harus 100 persen sinkron dengan data kependudukan agar tidak tertahan di tahap cek rekening.
Jika bansos PKH reguler memiliki syarat dengan komponen seperti anak sekolah jenjang SD sampai SMA sederajat, anak usia dini, ibu hamil, lansia, dan disabilitas.
Sedangkan PKH Plus menyasar khusus PKH komponen Lansia yang tertua melalui sistem perangkingan.
Artinya, bansos tambahan PKH Plus ini melakukan seleksi dengan pengajuan cukup banyak lansia yang tidak mendapatkan bansos apapun karena KK tunggal.
Sebelum menjadi KPM PKH Plus, semua lansia dikunjungi dan menerima perlakukan ground check untuk memastikan domisili dan kelengkapan administrasi calon penerima.
"Kalau belum ada, kita bantu semuanya untuk kepengurusannya mulai dari pembuatan KKTP, KK dan lain sebagainya," jelas kanal PKH Tarik Sidoarjo.
Proses dana bansos senilai Rp500.000 dilakukan langsung di Bank Jatim ditemani oleh pendamping PKH.
Bila tidak bisa hadir karena sakit dan tida bisa ke Bank Jatim langsung, maka bisa diwakilkan dengan syarat-syarat tertentu.
Pengajuan penerima mulai dari umur 70 sampai yang tertinggi, bahkan ada lansia yang berusia 112 tahun.
Semua pengajuan disortir dari 32 penerima sekarang hanya tinggal 17 penerima manfaat PKH plus dengan usia termuda 84 tahun dan tertua berusia 102 tahun.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil