Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Petunjuk Penting Ini Bikin Keluarga Yakin Kenali Mayat Ibu-Anak Terbakar di Eks Asrama Polisi Ploso Jombang

Zeyra Putri Widhianingtyas • Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00 WIB

Marno, keluarga korban asal Nganjuk saat ditemui di RSUD Jombang Rabu (25/2) malam
Marno, keluarga korban asal Nganjuk saat ditemui di RSUD Jombang Rabu (25/2) malam

JP Radar Kediri - Dugaan identitas dua jasad perempuan yang ditemukan di bekas asrama Polri terbengkalai di wilayah Jombang semakin menguat di kalangan keluarga.

Mereka percaya bahwa kedua korban merupakan kakak dan keponakan yang sebelumnya sempat dilaporkan menghilang.

Marno Hidayat, 31 tahun, mengungkapkan bahwa ia semakin yakin kedua jasad tersebut adalah kakak kandungnya berinisial SK, 36 tahun, serta keponakannya yang berusia 5 tahun berinisial Tr, setelah mencermati berbagai kesamaan informasi dan ciri yang ditemukan.

Keyakinan keluarga semakin menguat setelah mereka mengenali sepeda motor yang ditemukan di lokasi kejadian.

Sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi AG 5053 WO yang diamankan polisi menjadi petunjuk penting, karena keluarga merasa yakin berdasarkan kendaraan dan sejumlah ciri lain yang mereka kenali.

Marno menyatakan bahwa ia semakin percaya bahwa jasad tersebut adalah kakak kandungnya setelah mencocokkan informasi yang ada.

“Dari motor dan ciri-cirinya, saya yakin itu kakak kandung saya,” ujar Marno dikutip dari Radar Jombang, Kamis (25/2).

Ia menjelaskan bahwa kakaknya merupakan warga Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, sementara suami korban, Nur Yanto, merupakan warga Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk.

Ia menuturkan bahwa kakaknya sempat meninggalkan rumah pada Selasa dini hari dan sejak saat itu tidak ada kabar. “Perginya Selasa subuh. Setelah itu tidak ada kabar,” ungkapnya.

Laporan orang hilang baru dibuat setelah menunggu 24 jam sesuai prosedur, kemudian keluarga juga sempat melakukan pencarian mandiri ke sejumlah wilayah, termasuk Gondang, Rejoso, hingga Kertosono.

Marno juga menambahkan bahwa SK, 36 tahun, sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dan memiliki dua orang anak, yaitu seorang anak berusia 5 tahun dan seorang anak lain yang masih duduk di bangku kelas II SMP.

Baca Juga: Bersihkan Sawah, Petani Temukan Mayat Lansia di Saluran Irigasi Desa Tawang Kediri

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menegaskan bahwa proses identifikasi secara ilmiah terhadap korban masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

Meski demikian, hasil penelusuran kendaraan yang ditemukan di lokasi kejadian mengarah pada laporan orang hilang yang berasal dari Kabupaten Nganjuk.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menyatakan bahwa sementara ini terdapat kecocokan antara laporan orang hilang dengan temuan di lapangan, sehingga dugaan kuat mengarah pada identitas ibu dan anak tersebut.

 Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi serta pendalaman forensik untuk memastikan identitas korban sekaligus mengungkap penyebab kematian mereka.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#viral #penemuan jenazah #berita jombang hari ini #penemuan mayat #kriminal