Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Terungkap! Polisi Pastikan Dua Mayat di Eks Asrama Polisi Ploso Jombang Adalah Ibu-Anak, Ini Identitasnya

Zeyra Putri Widhianingtyas • Jumat, 27 Februari 2026 | 01:00 WIB

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander

JP Radar Kediri –  Kepastian identitas dua jasad perempuan yang ditemukan di bekas asrama Polri terbengkalai di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang akhirnya diperoleh.

Kedua korban diketahui merupakan ibu dan anak yang berasal dari Kabupaten Nganjuk, berdasarkan hasil pencocokan data antemortem dengan temuan di tempat kejadian perkara.

Walaupun kondisi sidik jari korban tidak dapat membantu proses identifikasi, penyidik menemukan bukti pendukung lain yang menguatkan, termasuk keberadaan sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi AG 5053 WO yang diyakini milik korban.

 “Sepeda motor itu dibenarkan oleh suami, lengkap dengan surat-surat kendaraan yang ditunjukkan kepada kami. Jadi memang betul milik yang bersangkutan,” katanya, dikutip dari radar Jombang, Kamis, (26/2).

Selain kendaraan, petugas juga menemukan kunci motor yang berada di bawah tubuh jenazah saat proses olah tempat kejadian perkara di wilayah Jombang.

Pakaian yang dikenakan korban dewasa turut dikenali oleh suami korban, sehingga menjadi salah satu penguat proses identifikasi terhadap korban yang berasal dari Kabupaten Nganjuk.

Sementara itu, identitas korban anak juga diperkuat melalui sejumlah barang pribadi yang masih melekat, seperti anting yang masih berada di telinga jenazah serta sandal yang ditemukan di lokasi kejadian dan kemudian dicocokkan dengan dokumentasi foto milik keluarga.

“Pakaian dan anting dikenali. Keluarga menyatakan itu benar anaknya,” tegasnya.

Polisi mengungkap bahwa korban perempuan dewasa berinisial SK, 35 tahun, merupakan warga Balonggebang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk.

Sementara itu, korban anak perempuan berinisial NC, 6 tahun, juga diketahui memiliki alamat yang sama.

Dalam proses olah tempat kejadian perkara di wilayah Jombang, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya botol berisi bahan bakar Pertalite, korek api, botol cairan pembersih lantai berwarna hijau, serta pakaian dan sandal yang diduga milik korban.

Berdasarkan keterangan keluarga, suami korban menyebut terakhir kali melihat istri dan anaknya pada Senin malam sekitar pukul 22.00 sebelum mereka beristirahat tidur.

“Pagi harinya, dini hari menjelang subuh, korban meninggalkan rumah tanpa pamit membawa sepeda motor dan tidak menggunakan helm,” jelas Dimas.

Setelah melakukan pencarian kepada keluarga dan kerabat, suami korban akhirnya melaporkan kejadian orang hilang kepada pihak kepolisian.

Laporan tersebut dibuat pada Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 13.00 WIB di Polsek Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, setelah sebelumnya ia berusaha mencari keberadaan istri dan anaknya secara mandiri.

 “Selang sekitar satu jam setelah laporan, ada penemuan mayat di Ploso, Jombang,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Dua jenazah perempuan ditemukan di sebuah lubang di area bekas bangunan asrama polisi yang sudah tidak difungsikan di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Rabu (25/2) siang.

Aparat kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian kedua korban.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang bukti. Salah satunya botol berisi cairan yang diduga bahan bakar minyak (BBM).

Di sekitar lokasi penemuan, petugas juga mendapati sebuah sepeda motor yang berdasarkan keterangan saksi telah berada di tempat itu selama kurang lebih dua hari. Temuan tersebut turut menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan.

Warga semula mengira hanya ada satu korban di lokasi. Namun setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, ditemukan dua jenazah di dalam lubang dengan kedalaman lebih dari satu meter di area semak-semak.

Hingga kini, personel Polsek Ploso bersama Satreskrim Polres Jombang masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan pendalaman guna mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.

Editor : Andhika Attar Anindita
#viral #berita jombang hari ini #penemuan mayat #kriminal #berita jombang