JP Radar Kediri – Penyaluran bantuan sosial (bansos) di bulan puasa ini nampaknya akan terus berlanjut hingga lebaran bulan Maret 2026.
Penyaluran bansos di tahun ini semakin ketat dan berbasis data. Itu disampaikan pemerintah yang kini menggunakan indikator "Desil" atau peringkat kesejahteraan sebagai tolak ukur utama untuk menentukan siapa yang berhak menerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Para KPM beberapa waktu lalu mengkabarkan mendapat pemasukan saldo PKH BPNT hingga Rp1,2 juta.
Kabar baiknya, masyarakat tidak perlu lagi repot mengantre di kantor dinas sosial hanya untuk mengetahui status kelayakannya.
Kini, pengecekan peringkat desil bisa dilakukan secara mandiri, transparan, dan cepat hanya bermodalkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP dan ponsel pintar.
Baca Juga: 7 Bansos Cair Hingga Lebaran Maret 2026, PKH, BPNT Rp600 Ribu, Beras dan Minyak, Hingga BLT DD
Apa Itu Desil dalam Bansos?
Istilah 'Desil' merujuk pada pengelompokan rumah tangga ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi mereka.
Perlu diingat, semakin kecil angka desil, maka semakin besar peluang dan prioritas mereka untuk mendapatkan berbagai program bantuan dari pemerintah.
Desil membagi masyarakat menjadi 10 kelompok sebagai berikut.
| Desil 1 | Sangat Miskin |
| Desil 2 | Miskin |
| Desil 3 | Hampir Miskin |
| Desil 4 | Rentan Miskin |
| Desil 5 | Menengah ke Bawah |
| Desil 6-10 | Menengah ke Atas |
Dalam mekanisme penyaluran bansos tahun 2026, status kepesertaan biasanya diprioritaskan bagi keluarga yang terdaftar dalam rentang Desil 1 sampai dengan Desil 4. Kelompok desil rendah ini dianggap memiliki urgensi paling tinggi untuk mendapatkan dukungan finansial maupun perlindungan sosial dari negara.
Cara Cek Desil Secara Online
Berikut langkah-langkah mengecek desil bansos secara online.
- Masuk ke situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Input NIK (Nomor Induk Kependudukan) sesuai dengan KTP
- Ketik kode huruf yang ada di kotak
- Klik “Cari Data”
Hasil akan menunjukkan kategori desil dan potensi penerimaan bantuan.
Selain melalui situs web, cek angka desil bansos bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh di Play Store atau App Store.
Selain untuk mengecek status desil, aplikasi Cek Bansos memiliki fitur "Usul-Sanggah". Fitur ini dapat digunakan untuk mengusulkan diri sendiri atau tetangga yang dianggap layak masuk desil prioritas namun belum terdaftar, atau menyanggah jika ada penerima bantuan yang dianggap sudah mampu secara ekonomi.
Cara Cek Bansos 2026 Pakai NIK
Berikut langkah sederhana untuk mengecek bansos menggunakan NIK KTP.
- Buka situs resmi Kemensos : https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) 16 digit sesuai KTP.
- Input kode verifikasi yang tertera dalam kotak.
- Jika kode kurang jelas, klik ikon refresh
- Klik tombol “Cari Data” untuk melihat status penerima.
Selain website, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi resmi “Cek Bansos”.
Setelah mengunduh, pengguna harus melakukan registrasi dengan NIK, KK, serta verifikasi foto KTP dan swafoto.
Keunggulan aplikasi ini adalah informasi lebih detail, termasuk kategori desil dan jenis bantuan yang diterima.
Baca Juga: 5 Bansos Februari Tahap 1 2026 Uang Tunai Masuk Rekening KKS dan PT Pos Indonesia, Ini Daftarnya!
Tips Agar Status Bansos Cepat Diverifikasi
Agar peluang tetap menerima bantuan lebih besar, lakukan strategi berikut.
- Pastikan data kependudukan valid
- Segera lapor jika ada perubahan ekonomi
- Ikuti pendataan dari petugas desa
- Aktif mengusulkan diri jika belum terdaftar
- Gunakan aplikasi resmi, bukan pihak ketiga
Melakukan cek bansos 2026 menjadi langkah penting agar tidak kehilangan hak bantuan. Prosesnya kini semakin mudah, cukup menggunakan NIK melalui website atau aplikasi resmi.
Di tengah pembaruan sistem dan validasi data yang semakin ketat, masyarakat perlu lebih proaktif memantau statusnya. Dengan begitu, bantuan sosial bisa benar-benar tepat sasaran dan membantu mereka yang membutuhkan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil