Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Siap-Siap! CPNS 2026 Bakal Fokus untuk Lulusan Baru, BKN Ingatkan Waspada Penipuan

Shinta Nurma Ababil • Senin, 23 Februari 2026 | 11:43 WIB

Ilustrasi peserta CPNS.
Ilustrasi peserta CPNS.

JP Radar Kediri - Kabar gembira datang bagi para lulusan baru (fresh graduate) yang bercita-cita menjadi abdi negara. Pemerintah mengisyaratkan akan kembali membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026 dengan porsi khusus bagi kalangan lulusan baru.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, mengonfirmasi rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah menaruh perhatian besar untuk merekrut talenta muda guna menyegarkan birokrasi.

"Tentu saja saya sangat menaruh perhatian (concern) terhadap teman-teman fresh graduate," ujar Rini saat ditemui di Gedung DPR RI, pertengahan Januari 2026 lalu.

Meski demikian, Rini menjelaskan bahwa proses rekrutmen ini masih dalam tahap pematangan. Saat ini, Kementerian PANRB tengah menghitung detail kuota pegawai yang dibutuhkan untuk tahun 2026.

"Kita sedang hitung dulu. Nantinya, seluruh kementerian dan lembaga harus bersiap mengajukan usulan kebutuhan pegawai di instansinya masing-masing," tambahnya.

 Baca Juga: Yes! Pembukaan Seleksi CPNS 2026 Kian Terlihat, Menteri PANRB Menghitung Kebutuhan dan Formasi

Pelamar yang Diprioritaskan

Rini menegaskan, pembukaan rekrutmen CPNS ke depan akan mempertimbangkan banyak aspek, mulai dari kebutuhan pengganti aparatur sipil negara (ASN) yang pensiun hingga dukungan terhadap program prioritas Presiden.

“Pegawai ASN ke depannya, dan saya juga komunikasi dengan Kementerian Keuangan, tentunya kita harus mengisi PNS yang pensiun dan tentu saja kami harus menghitung CPNS itu untuk bisa mendukung Asta Cita Bapak Presiden, kompetensi-kompetensi apa saja yang dibutuhkan. Dan tentunya kita harus melihat jumlah kompetensi dan sebagainya,” ujar Rini saat ditemui di Kantornya, Rabu (11/2).

Disamping itu, menurutnya perencanaan formasi CPNS 2026 tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.

Pasalnya, pemerintah juga ingin memastikan rekrutmen benar-benar berbasis kebutuhan riil dan selaras dengan arah pembangunan nasional.

Sehingga dirinya meminta masyarakat untuk bersabar dan memberikan waktu kepada pemerintah untuk mengatur rencana terbaik kedepannya.

“Jadi mohon waktu, mungkin kita harus betul-betul menghitung. Dan tentunya saya juga concern bahwa memang para fresh graduate juga harus diberikan kesempatan,” jelasnya.

Baca Juga: CPNS 2026 Terbuka Untuk Fresh Graduate, MenPAN RB Sudah Ungkap Adanya Rencana Pembukaan, Ini Updatenya

Meski demikian, Rini menekankan bahwa kesempatan bagi lulusan baru tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi yang spesifik di tiap instansi dan wilayah. Terlebih, saat ini sejumlah kementerian/lembaga tengah mengalami penyesuaian struktur organisasi.

Di sisi lain, Rini juga menyoroti potensi formasi yang akan disesuaikan dengan kompetensi guna mempercepat untuk mencapai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Ini kan kemarin baru terjadi perubahan organisasi. Sehingga saya juga harus menunggu kebutuhan dari instansi pemerintah seperti apa," ujar Menteri PANRB.

BKN Sebut Belum Ada Pengumuman Resmi

Di tempat terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakhrulloh, meminta masyarakat untuk bersabar dan tidak mudah terpancing isu simpang siur. Hingga saat ini, BKN memastikan belum merilis jadwal resmi pendaftaran CPNS 2026.

Sistem rekrutmen ASN harus melalui serangkaian tahapan birokrasi, mulai dari penetapan kebutuhan nasional, persetujuan formasi, hingga akhirnya diumumkan secara resmi kepada publik.

Zudan mengingatkan bahwa seluruh proses pendaftaran CPNS nantinya hanya akan dilakukan satu pintu melalui portal resmi SSCASN yang dikelola oleh BKN.

"Pendaftaran tidak pernah dilakukan melalui tautan (link) pribadi atau situs web yang tidak dikenal. BKN menjamin proses rekrutmen ini berjalan transparan dan bebas dari unsur penipuan," tegas Zudan melalui keterangan resmi di laman BKN.

 Baca Juga: Prediksi Formasi CPNS 2026, Dapat Sinyal Positif dari Kementerian Keuangan Hingga BRIN

Awas Video Hoaks Berteknologi Deepfake

Seiring tingginya antusiasme masyarakat menyambut CPNS 2026, BKN menemukan adanya peredaran video palsu di media sosial yang mengatasnamakan lembaga tersebut. Video itu mengarahkan masyarakat ke tautan pendaftaran fiktif yang berpotensi menjadi jebakan kejahatan siber (phishing).

Lebih parahnya, video penipuan itu dibuat menggunakan teknologi rekayasa kecerdasan buatan (AI) atau deepfake, sehingga wajah dan suara di dalam video tersebut sangat menyerupai Kepala BKN, Zudan Arif Fakhrulloh.

Berdasarkan hasil uji forensik digital yang dilakukan tim BKN, video tersebut dipastikan 100 persen hoaks.

"Hasil analisis menunjukkan video itu tidak autentik. Baik dari segi visual, suara, perilaku wajah, pencahayaan, hingga jejak digitalnya adalah hasil manipulasi. Oleh karena itu, video tersebut jangan dijadikan rujukan informasi apa pun," imbau Zudan.

Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi terkait CPNS 2026 hanya melalui situs web dan akun media sosial resmi milik BKN maupun Kementerian PANRB.

 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#SKD CPNS 2026 #Syarat CPNS 2026 #CPNS 2026 Dibuka untuk Umum #MenPAN RB CPNS 2026 #seleksi CPNS 2026 untuk guru #Prediksi Soal TWK CPNS 2026 #gaji CPNS 2026 #pendaftaran cpns 2026 #Jadwal CPNS 2026 #Prediksi Soal TKP CPNS 2026 #CPNS 2026 #update CPNS 2026 #formasi cpns 2026 #Fresh graduate CPNS #fresh graduate #Kebijakan CPNS 2026 #loker fresh graduate #TKP CPNS 2026