JP Radar Kediri – Memasuki hari pertama puasa ramadan 2026, sederet bantuan sosial (bansos) mulai dicairkan pemerintah, baik berupa uang tunai maupun bahan pangan.
Langkah ini diambil sebagai stimulus ekonomi guna menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga, khususnya bagi keluarga yang masuk dalam kategori kurang mampu hingga miskin ekstrem.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial sebenarnya sudah melakukan pencairan bansos PKH BPNT Tahap 1 sejak awal Februari.
Kali ini per 19 Februari 2026, tercatat sebanyak tujuh bantuan sosial (bansos) sedang dalam proses pendistribusian di berbagai wilayah Indonesia.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengumumkan alokasi anggaran yang sangat besar, yakni mencapai Rp39,8 triliun, khusus untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) pada triwulan pertama tahun ini.
Terkait penerimanya, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan adanya skala prioritas berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat yang mengacu pada data terbaru.
"Sesuai dengan rapat bersama Pak Menko, fokus utama kita saat ini adalah bantuan bagi mereka yang berada pada Desil 1 dan 2. Namun, jika alokasi anggaran masih mencukupi, jangkauan bantuan akan terus ditingkatkan hingga mencakup Desil 3 dan 4," ujar Gus Ipul.
7 Bansos Tahap 1 2026 Mulai Cair Awal Puasa
Berikut 7 rincian bansos yang cair awal puasa:
Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Bantuan beras 20 kg ini merupakan akumulasi yang ditujukan bagi penerima BPNT dan PKH. Adapun penyalurannya dilakukan melalui titik komunitas seperti Kantor Desa atau Kelurahan ketika sudah mendapat surat undangan resmi sebagai syarat pengambilan.
Besaran bantuan Ramadhan 2026 ini disalurkan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. Penyaluran ini mencakup alokasi untuk dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026, yang didistribusikan sekaligus dalam satu waktu.
Program pangan beras dan minyal bakal disalurkan dengan target penerima 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh tanah air guna menjaga daya beli dan menekan laju inflasi pangan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran fantastis senilai Rp 11,92 triliun untuk menyukseskan program ini.
"Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan bekerja sama memastikan kelancaran logistik agar bantuan ini tepat sasaran dan tepat waktu," ujar Airlangga dalam keterangannya.
Bantuan pangan berupa beras 10 kg mulai disalurkan bebarengan dengan bantuan tahap 1. Program ini merupakan instruksi langsung dari Presiden untuk merespons kenaikan harga beras di pasaran yang sempat menyentuh angka Rp15.000 per kilogram.
Target sasaran bantuan ini mencapai 21,3 juta KPM yang didominasi oleh penerima PKH dan BPNT
Bantuan Minyak Goreng 4 Liter
Tak hanya beras, pemerintah juga menambahkan stimulus berupa 4 liter minyak goreng. Biasanya, bantuan ini diberikan bersamaan dengan paket beras 20 kg.
PKH Peralihan PT Pos ke KKS
Khusus bagi KPM yang mengalami transisi metode pencairan, bantuan disalurkan secara akumulatif.
Tergantung jumlah komponen keluarga, nominal yang diterima bisa mencapai Rp3 juta hingga Rp4 juta.
BPNT Peralihan PT Pos ke KKS
Sama halnya dengan PKH, penerima BPNT peralihan juga mendapatkan pencairan rapel yang seringkali dibarengi dengan bantuan tambahan pangan (beras dan minyak goreng).
Kebijakan percepatan bansos ini merupakan instruksi langsung guna memastikan masyarakat rentan tidak terbebani oleh gejolak harga pangan di awal tahun.
BLT Kesra Rp900.000
Bantuan ini khusus menyasar KPM yang berada pada Desil 1 hingga Desil 4.
Bagi penerima PKH/BPNT, dana langsung ditransfer ke kartu KKS. Sementara bagi KPM baru yang memenuhi kriteria desil, pencairan dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
PKH Susulan Tahap 4
Pemerintah terus mengejar penyaluran PKH tahap terakhir tahun lalu hingga mencapai target 100%.
Bagi KPM yang belum menerima, disarankan mengecek status Standing Instruction (SI) melalui pendamping sosial.
BPNT Susulan Tahap 4 Rp600.000
Bantuan sembako senilai Rp600.000 untuk alokasi tiga bulan juga terus mengalir ke rekening KPM yang telah terverifikasi dalam sistem SP2D.
Hal yang Bisa Dilakukan KPM
Melakukan Verifikasi Data. Jika bantuan belum masuk, pastikan status Anda di sistem SIKS-NG sudah menunjukkan keterangan "SI" (Standing Instruction).
Gunakan bantuan untuk kebutuhan pokok dan pendidikan. Penggunaan dana untuk barang non-prioritas dapat mempengaruhi penilaian kelayakan bantuan di periode mendatang.
Gunakan aplikasi cek bansos atau hubungi pendamping desa masing-masing untuk mendapatkan kepastian jadwal distribusi di wilayah Anda.
Pencairan serentak tujuh bantuan sosial ini menjadi angin segar bagi ekonomi masyarakat.
Dengan dukungan beras, minyak goreng, hingga uang tunai, diharapkan beban pengeluaran rumah tangga dapat berkurang secara signifikan di awal tahun 2026 ini.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil