Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selama Ramadhan adalah salat tarawih. Ibadah sunnah ini menjadi ciri khas malam-malam Ramadhan yang dinanti banyak umat Islam.
Namun, tidak semua orang bisa menunaikan salat tarawih berjamaah di masjid setiap malam Ramadhan. Ada yang mengatur pekerjaan, kondisi kesehatan, menjaga anak di rumah, hingga alasan jarak dan cuaca yang tidak memungkinkan.
Meski begitu, umat Muslim tetap bisa menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan menunaikan salat tarawih secara mandiri di rumah.
Lalu, bagaimana hukum salat tarawih itu sendiri dan bagaimana tata cara pelaksanaannya agar tetap sah serta penuh keutamaan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Hukun Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Salat tarawih merupakan ibadah sunnah yang dapat dikerjakan secara berjamaah di masjid maupun sendirian di rumah. Keduanya sama-sama diperbolehkan dalam syariat Islam.Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang menunaikan sholat malam (qiyam) di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diamuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menunjukkan bahwa shalat tarawih bisa dilakukan baik secara berjamaah maupun sendirian.
Baca Juga: Tips Mendapatkan Cuan Maksimal saat Ramadhan 2026: Strategi Jualan Laris Manis!
Hadis tersebut menegaskan bahwa tarawih dapat ditunaikan baik secara berjamaah maupun sendiri. Meski demikian, Rasulullah SAW lebih sering melaksanakannya bersama para sahabat sebagai bentuk mempererat ukhuwah Islamiyah.
Namun, bagi yang memiliki uzur atau merasa lebih nyaman beribadah di rumah, salat tarawih tetap sah untuk dilakukan secara individu. Terutama bagi lansia, orang yang sedang sakit, atau perempuan yang memilih beribadah di rumah demi kenyamanan dan kekhusyukan.
Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Secara umum, tata cara sholat tarawih sendiri di rumah tidak berbeda dengan yang dilakukan secara berjamaah. Berikut langkah-langkahnya:
Niat
Niat sholat tarawih dilakukan di dalam hati sebelum takbiratul ihram, misalnya: “Ushalli sunnatat tarawihi rak'ataini lillahi ta'ala” (Saya niat sholat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah Ta'ala).
Takbiratul Ihram
Mengucapkan “Allahu Akbar” sebagai tanda memulai sholat.
Membaca Surat Al-Fatihah
Setelah takbir, bacalah Surat Al-Fatihah di setiap rakaat.
Membaca Surat Pendek
Setelah Al-Fatihah, dianjurkan membaca surat pendek seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas.
Rukuk dan I'tidal
Lakukan rukuk dengan membaca Subhana Rabbiyal 'Adzhim tiga kali, lalu bangkit ke posisi i'tidal.
Sujud
Sujud pertama dengan membaca Subhana Rabbiyal A'la tiga kali, lalu duduk di antara dua sujud, dan sujud kembali.
Tasyahud Akhir dan Salam
Jika mengerjakan doa rakaat, akhiri dengan tasyahud akhir dan salam. Jika melanjutkan ke rakaat berikutnya, cukup duduk sejenak sebelum bangkit kembali.
Baca Juga: Alhamdulillah Rukyatul Hilal di Kabupaten Kediri Rampung, Ini Keputusan Awal Ramadhan
Sholat tarawih bisa dilakukan dengan berbagai jumlah rakaat, misalnya:
8 rakaat (4 rakaat salam, 4 rakaat salam)
20 rakaat (2 rakaat salam hingga 10 kali)
Disertai witir (biasanya 3 rakaat sebagai penutup)
Keutamaan Sholat Tarawih
Sholat tarawih bukan sekedar ibadah tambahan, tetapi juga memiliki banyak keutamaan, antara lain:
Menghapus Dosa
Merujuk pada hadis Rasulullah SAW, salat malam yang dikerjakan di bulan Ramadhan menjadi salah satu amalan yang dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu, selama dilakukan dengan iman dan mengharap pahala dari Allah SWT.
Melipatgandakan Pahala
Ramadhan merupakan bulan yang penuh keistimewaan. Setiap ibadah yang ditunaikan pada bulan ini akan mendapat ganjaran berlipat ganda dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.
Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
Salat tarawih juga menjadi momen untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Melalui ibadah malam, seorang Muslim dapat meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak doa.
Baca Juga: Asyik! Libur Sekolah Ramadhan 2026 Tembus 24 Hari, Ini Rincian Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya
Menghidupkan Malam Ramadhan
Baik dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendirian di rumah, salat tarawih tetap menjadi cara untuk menyemarakkan dan menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah.
Pada dasarnya, salat tarawih yang dikerjakan sendiri di rumah tetap diperbolehkan dan memiliki pahala besar, terlebih jika dilaksanakan dengan penuh keimanan dan keikhlasan. Meskipun berjamaah di masjid lebih dianjurkan, mereka yang memiliki halangan tetap dapat menunaikannya secara mandiri dengan tata cara yang benar.
Dengan konsisten melaksanakan salat tarawih, umat Islam berkesempatan meraih berbagai keutamaan di bulan Ramadhan sekaligus mempererat kedekatan dengan Allah SWT.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian