JP Radar Kediri – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini menyatakan sudah ada rencana pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Namun saat ini masih dalam tahap penghitungan dan pembahasan lintas kementerian.
Updatenya, saat ini pemerintah tengah memetakan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) sejalan dengan arah kebijakan Presiden.
Rini menjelaskan, Kemenpan RB sedang berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menghitung kebutuhan formasi secara menyeluruh.
Perhitungan tersebut juga mempertimbangkan kemampuan anggaran negara serta kompetensi yang dibutuhkan untuk mendukung program prioritas Presiden.
“ASN ke depan tentu harus kita hitung betul. Kami juga sedang komunikasi dengan Kementerian Keuangan, karena kita harus menghitung kebutuhan ASN untuk mendukung Asta Cita Bapak Presiden. Kompetensi apa saja yang dibutuhkan,” ujar Rini di Kemenpan RB, Rabu (11/2/2026).
Pemerintah disebut juga komitmen untuk tetap membuka peluang bagi lulusan baru atau fresh graduate dalam rekrutmen ASN. Meski demikian, kesempatan tersebut tetap harus diselaraskan dengan kebutuhan riil serta perhitungan yang matang.
“Saya juga konsen bahwa fresh graduate harus diberikan kesempatan. Tapi tentu harus berdasarkan perhitungan yang tepat dan disesuaikan dengan kompetensi yang memang dibutuhkan,” ucapnya.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini mengunjungi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (29/12/2025).
Berapa Jumlah Formasi CPNS 2026?
Menurut Rini, penentuan jumlah formasi tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Pasalnya, Pemerintah perlu memastikan jenis kompetensi yang benar-benar dibutuhkan, terlebih setelah adanya perubahan struktur organisasi di sejumlah instansi pemerintah.
Ia juga meminta waktu untuk melakukan perhitungan itu. Rini menegaskan, kebutuhan ASN ke depan akan disesuaikan dengan target pencapaian program prioritas Presiden, termasuk memperhatikan potensi dan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Tak hanya fokus pada penyelesaian administrasi tahun berjalan, BKN juga mulai menatap seleksi tahun depan. Pemerintah kini tengah mendesain peta kebutuhan formasi untuk CASN 2026.
Zudan meminta seluruh pimpinan instansi pusat maupun daerah untuk segera menetapkan rincian formasi yang dibutuhkan. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, untuk menetapkan kuota nasional sesuai dengan visi pemerintah.
Prediksi jadwal CPNS 2026
Mei – Juni 2026: Pengumuman Formasi & Kuota.
Juni – Juli 2026: Pendaftaran Online (SSCASN).
Agustus 2026: Seleksi Administrasi & Masa Sanggah.
September 2026: Pelaksanaan SKD (CAT BKN).
Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (KemenPAN-RB) hingga kini belum merilis informasi resmi pembukaan seleksi CPNS 2026.
Namun banyak pihak memperkirakan bahwa seleksi CPNS 2026 berpotensi dibuka pada kuartal kedua atau ketiga tahun 2026. Namun, estimasi ini bersifat sementara dan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah, sehingga pelamar diimbau untuk terus memantau informasi resmi.
Rencana pemerintah untuk menggelar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 kini memasuki tahap persiapan awal. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah bersinergi memetakan kebutuhan pegawai di berbagai instansi pusat maupun daerah.
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, membenarkan bahwa wacana rekrutmen CASN 2026 telah masuk dalam tahap pembahasan. Kendati demikian, jadwal pembukaan secara resmi masih menanti rampungnya data formasi dari tiap lembaga.
Di sisi lain, Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan komitmennya untuk melakukan regenerasi birokrasi. Oleh karena itu, seleksi kali ini akan memberikan alokasi khusus bagi lulusan baru (fresh graduate) guna menggantikan tenaga lama dan menyegarkan kinerja pemerintahan.
Pemerintah kemungkinan besar akan membagi rekrutmen menjadi dua segmen utama: Sekolah Kedinasan (awal tahun) dan CPNS/PPPK Umum (pertengahan tahun).
Periode I: Sekolah Kedinasan (Maret - Mei 2026)
Ini adalah jalur untuk lulusan SMA/sederajat yang ingin masuk ke kampus ikatan dinas seperti PKN STAN, IPDN, STIS, STIN, dll. Jalur ini biasanya dibuka paling awal karena menyesuaikan kalender akademik.
Pengumuman & Pendaftaran: Maret – April 2026
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): Mei – Juni 2026
Seleksi Lanjutan: Juli 2026
Periode II: CPNS & PPPK Umum (Juni - Oktober 2026)
Ini adalah rekrutmen massal untuk lulusan S1, D3, dan SMA/sederajat untuk mengisi formasi di kementerian pusat dan pemerintah daerah (Pemda).
Usulan Formasi dari Pemda: Januari – Maret 2026 (Saat ini sedang berlangsung proses validasi kebutuhan).
Pengumuman Formasi & Pendaftaran: Juni – Juli 2026
Prediksi: Pendaftaran biasanya dibuka setelah Idul Adha atau pertengahan tahun anggaran.
Pelaksanaan SKD (Seleksi Kompetensi Dasar): Agustus – September 2026
Pelaksanaan SKB (Seleksi Kompetensi Bidang): September – Oktober 2026
Pengumuman Akhir: November – Desember 2026
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil