Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Daftar Bansos Februari 2026 yang Dikucurkan Rp17,5 Triliun oleh Pemerintah, Awas Statusnya Berubah Jadi "Tidak"

Shinta Nurma Ababil • Kamis, 12 Februari 2026 | 11:24 WIB
KPM cairkan bansos
KPM cairkan bansos

JP Radar Kediri – Penyaluran bansos selalu menjadi harapan tersendiri untuk para Keluarga Penerima Manfaat, utamanya desil 1-4. Kabar bahagianya, pemerintah menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp17,5 triliun menjelang lebaran tahun 2026 ini.

Penyaluran bansos dilakukan melalui Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai bagian dari stimulus ekonomi kuartal I 2026. Adapun tahap 1 ini merupakan periode Januari, Februari, Maret.

Disamping itu, KPM sangat disarankan untuk mencairkan dana maksimal 30 hari setelah saldo masuk ke rekening KKS.

Jika dalam kurun waktu tersebut dana tidak diambil atau ditransaksikan, saldo berisiko dianggap tidak terserap dan dikembalikan ke kas negara. Pastikan bantuan dimanfaatkan tepat waktu untuk kebutuhan pokok keluarga.

Dinas Sosial diminta untuk memastikan penggunaan dana bantuan sesuai dengan tujuan program PKH.

Dana bantuan diperbolehkan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga seperti pangan bergizi yang mencakup karbohidrat, protein, dan vitamin, kebutuhan pendidikan anak seperti seragam, buku, dan transportasi sekolah, serta kebutuhan gizi bagi balita dan lansia.

Sebaliknya, bantuan tidak diperkenankan digunakan untuk membayar utang pribadi, membeli barang yang tidak bersifat produktif seperti perhiasan atau pakaian berlebihan, serta untuk rokok, minuman keras, narkotika, dan game online terlarang.

 Baca Juga: Awas! Bansos Februari 2026 Bisa Hangus Dalam 30 Hari, Segera Ambil di Rekening Ini

Sasaran Utama Penerima Bansos

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan terdapat dua jenis bansos yang disalurkan dengan sasaran utama keluarga miskin dan rentan.

Gus Ipul menambahkan hasil verifikasi dan validasi data akan diperingkatkan ke dalam desil kesejahteraan. Fokus utama bantuan diarahkan kepada kelompok paling rentan.

"Fokus kita nanti adalah bantuan pada desil 1 dan 2. Jika alokasi anggarannya masih ada, akan kita tingkatkan sampai desil 3 dan 4," ujarnya.

Daftar Bansos yang Dicairkan Jelang Lebaran 2026

Mensos dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2) mengatakan, terdapat dua jenis bansos yang akan disalurkan jelang lebaran.

Bansos PKH dan Sembako

Bantuan reguler yang disalurkan adalah bantuan sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyasar 18 juta keluarga penerima manfaat dengan anggaran sebesar Rp17,5 triliun.

Bansos Penanganan Bencana

Selain bansos reguler, Kemensos juga menyalurkan bansos adaptif untuk penanganan kebencanaan.

Ini merupakan bansos adaptif, termasuk untuk kebencanaan di Sumatera dan beberapa wilayah lain, dengan nilai lebih dari Rp2,3 triliun.

Bansos Atensi

Di luar itu, Kemensos turut mengalokasikan anggaran bansos atensi atau asistensi rehabilitasi sosial sehingga total anggaran bansos tahun ini mencapai sekitar Rp20 triliun. Hingga saat ini, realisasi penyaluran bansos telah melampaui Rp17 triliun.

"Sisanya akan menyusul untuk Januari, Februari, dan Maret. Artinya, insyaallah sampai Lebaran," ujar Gus Ipul.

 Baca Juga: Pencairan Bansos PKH Tahap 1 Per Hari Ini 10 Februari 2026, Aldo Hingga Rp 1,5 Juta Cair, Ini Wilayahnya

Kuartal Kedua Bansos Berlangsung April

Penyaluran bansos selanjutnya dijadwalkan berlanjut pada kuartal kedua tahun ini, yakni April hingga Juni.

Gus Ipul menegaskan penerima bansos bersifat dinamis karena mengacu pada data tunggal yang terus dimutakhirkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Penerima manfaat itu sifatnya dinamis karena kita berpedoman kepada data tunggal yang dimutakhirkan secara berkelanjutan oleh BPS," kata Gus Ipul.

Dengan mekanisme ini, seseorang bisa menerima bansos di satu kuartal dan tidak di kuartal berikutnya, atau sebaliknya.

Dalam proses penyaluran, Kemensos menggunakan berbagai kanal, termasuk pembukaan rekening dan distribusi melalui PT Pos Indonesia.

Pemerintah juga membuka partisipasi publik untuk pemutakhiran data melalui jalur formal di tingkat RT/RW hingga pemerintah daerah, serta jalur partisipasi masyarakat melalui call center, WhatsApp center, dan aplikasi Cek Bansos

Bank Penyalur Bansos

-Bank BSI menjadi yang pertama mencairkan saldo sejak Jumat, 6 Februari 2026, utamanya untuk wilayah Aceh.

-Bank BRI mulai menyusul pencairan sejak Jumat malam. Banyak KPM yang melaporkan melakukan pencairan untuk KKS BRI di berbagai daerah

-Bank Mandiri terlihat juga sudah adanya penambahan saldo dilihat dari aplikasi Livin’ by Mandiri.

-Bank BNi untuk sementara ini terpantau masih dalam proses antrean sistem. Namun tak perlu khawatir, KPM diminta bersabar dan tidak terburu-buru mengecek ke mesin ATM hingga ada pembaruan status selanjutnya.

Adapun bank yang juga mulai melakukan pencairan adalah Bank BNI. Sehingga pengguna Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) diminta melakukan pengecekan sejak 7 Februari 2026.

 

Mengapa Status Bansos Berubah Jadi "Tidak"?

Beberapa KPM mengeluhkan status kepesertaan mereka yang tiba-tiba berubah menjadi "Tidak Layak" di aplikasi Cek Bansos. Hal ini berkaitan dengan sistem evaluasi berkala dan pengelompokan tingkat kesejahteraan (Desil):

Desil Rendah (1-4): Jika Anda masuk kategori ini namun status tetap "Tidak", segera lakukan koordinasi dengan pendamping sosial atau operator desa untuk pengecekan data exclude

Desil Tinggi (5-10): KPM di kategori ini dianggap telah mampu secara ekonomi sehingga subsidi akan dihentikan.

Pemerintah juga melakukan evaluasi ketat bagi keluarga yang telah menerima bantuan lebih dari lima tahun sebagai bagian dari program graduasi atau pemandirian ekonomi.

Bagi warga yang mengalami kendala teknis atau ketidaksesuaian data, disarankan segera mendatangi Dinas Sosial atau kantor desa setempat untuk melakukan sinkronisasi data ulang.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#Bansos Februari 2026 #pencairan bansos PKH 2026 #penyaluran bansos PKH tahap 1 2026 #pkh #jadwal bansos Februari 2026 #cara cek bansos PKH 2026 #desil bansos februari 2026 #bansos PKH BPNT cair #bansos tahap 1 2026 #bansos PKH tahap 1 2026 cair di KKS BRI #bansos PKH tahap 1 2026 cair #bansos PKH tahap 1 2026 #Cara Cek Status Penerima Bansos Februari 2025 #desil bansos pkh #Bansos PKH BPNT 2026 #bansos PKH BPNT tahap 1 cair #cek status bansos februari 2026 #kemensos #cek bansos februari 2026 #bansos PKH cair hari ini #Bansos Februari 2025 #bansos