Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

BLT Kesra Rp900 Ribu Cair Lagi 2026? Ini Informasi Lengkap dan Cara Ceknya!

Shinta Nurma Ababil • Kamis, 5 Februari 2026 | 10:51 WIB
Ilustrasi pencairan bansos
Ilustrasi pencairan bansos

JP Radar Kediri - Banyak masyarakat yang penasaran apakah Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Sosial (BLT Kesra) Rp900 ribu bakal dilanjutkan di tahun 2026 ini atau tidak.

Untuk hal itu, pemerintah telah memberikan penjelasan resmi mengenai status program bantuan ini pada 2026.

Pemerintah diketahui telah memastikan program BLT Kesra tidak lagi dilanjutkan pada 2026. Pasalnya, bantuan ini dirancang sebagai stimulus untuk merespons kondisi darurat ekonomi tertentu dan bukan merupakan program jangka panjang.

Seiring dengan meredanya tekanan ekonomi yang melatarbelakangi pemberian bantuan ini, fokus kebijakan pemerintah dialihkan ke program perlindungan sosial yang lebih berkelanjutan dan terstruktur.

Meski demikian, pemerintah tetap menjalankan sejumlah program bantuan sosial lainnya yang lebih tepat sasaran.

Kementerian Sosial menyatakan daftar penerima manfaat bantuan sosial reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan pangan non tunai dengan kuota menyasar 18 juta lebih keluarga penerima manfaat (KPM).

"Ya Alokasinya tetap sekitar 18 juta KPM. Jadi kalau ada yang keluar, berarti ada yang masuk sesuai alokasi yang ada,” terang Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat ditemui di Jakarta, Rabu.

Nantinya, sedikitnya ada 4 jenis bansos yang dijadwalkan cair, diantaranya Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta bantuan sembako.

Kementerian Sosial sebelumnya memastikan penyaluran bantuan sosial reguler tahap pertama, termasuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dimulai pada Februari.

Adapun BPNT pada 2026 diberikan senilai Rp200.000 per bulan kepada setiap KPM. Bantuan tersebut disalurkan per tahap setiap triwulan. Dalam satu periode total bantuan yang diterima mencapai Rp600.000 untuk periode Januari, Februari dan Maret.

Sementara itu, besaran bantuan PKH bervariasi sesuai kategori penerima, meliputi anak usia sekolah, lanjut usia di atas 60 tahun, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta anak usia dini (Rp225 ribu - Rp750 ribu).

 Baca Juga: 3 Provinsi Ini Dapat Bansos Februari 2026 Lebih Dulu, Ini Daftar dan Jumlah KPM Penerimanya

Daftar Bansos yang Cair Februari 2026

Keluarga Harapan (PKH) Tahap 1

Bansos PKH tahap 1 saat ini memasuki proses penyaluran untuk periode Januari hingga Maret 2026. Program ini merupakan bantuan rutin tahunan yang ditujukan bagi keluarga kurang mampu guna meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup.

Adapun besaran bantuan PKH yang diterima per tahun terbagi berdasarkan kategori penerima, yaitu anak usia dini (0–6 tahun) dan ibu hamil sebesar Rp3.000.000, siswa SD Rp900.000, siswa SMP Rp1.500.000, siswa SMA Rp2.000.000, serta lansia dan penyandang disabilitas masing-masing Rp2.400.000.

Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 1

Melalui program BPNT, pemerintah menyalurkan bantuan pangan senilai Rp220.000 per bulan kepada keluarga miskin yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Bantuan diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok.

Meski demikian, pencairan BPNT dilakukan sekaligus untuk periode tiga bulan. Dengan skema tersebut, penerima manfaat akan memperoleh total bantuan sebesar Rp600.000 dalam satu kali pencairan.

Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Selain bantuan tunai, pemerintah juga melanjutkan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng Minyakita kemasan 2 liter. Program ini telah berjalan sejak September 2025 dan kembali disalurkan pada 2026.

Prediksi Jadwal Bansos PKH BPNT Tahap 1 Cair

Meski beredar kabar bahwa pencairan dimulai 1 Februari 2026, penjelasan yang disampaikan menyebutkan bahwa dengan status SPM per 31 Januari 2026, pencairan dipastikan berlangsung pada Februari 2026.

Setelah SPM terbit, tahapan berikutnya adalah penerbitan SP2D yang biasanya tidak memerlukan waktu lama.

Dengan demikian, peluang dana masuk ke rekening KKS pada awal Februari 2026 dinilai cukup besar, selama tidak ada kendala teknis di bank penyalur.

Cara Cek Status Bantuan

Untuk memastikan status kepesertaan, masyarakat disarankan melakukan pengecekan melalui dua jalur.

-Aplikasi Cek Bansos untuk melihat status aktif, keterangan exclude, serta posisi desil kesejahteraan.

-Pendamping atau operator desa untuk mengetahui pembaruan status rekening seperti SPM atau SI.

Cara cek bansos Januari 2026 di cekbansos.kemensos.go.id

Untuk mengetahui sebagai penerima atau tidak, pertama, akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/

Lalu, masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan

Masukkan pula nama penerima manfaat sesuai KTP. Kemudian isikan huruf kode yang tertera dalam kotak kode (captcha)

Klik tombol 'Cari Data'. Setelah itu, sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.

Masyarakat bisa melakukan cek bansos tahun 2025 secara online melalui laman resmi Kemensos, https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut panduan selengkapnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#daftar penerima bansos 2026 #syarat penerima bansos 2026 #batas waktu BLT Kesra #Tujuan Penyaluran Bansos 2026 #bansos 2026 bakal didigitalisasi #cara daftar bansos 2026 #BLT Kesra #cek penerima bansos 2026 #cara cek blt kesra #bansos 2026 kapan cair #pengganti blt kesra #digitalisasi bansos 2026 #Verifikasi bansos 2026 #cara cek bansos 2026 #data dtks bansos 2026 #anggaran bansos 2026 #BLT Kesra via PT Pos Indonesia #jadwal bansos 2026 #blt kesra lewat pos #cek bansos 2026 #bansos 2026 #BLT Kesra Rp900 Ribu Susulan