JP Radar Kediri – Update bantuan sosial (bansos) per hari ini, Senin, 2 Februari 2026 akan mulai disalurkan oleh pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kementerian Sosial menyatakan daftar penerima manfaat bantuan sosial reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan pangan non tunai dengan kuota menyasar 18 juta lebih keluarga penerima manfaat (KPM).
"Sekarang sudah proses penyaluran. Nah, nanti pada bulan April dievaluasi" ucap Gus Ipul.
Meski demikian, terdapat perubahan daftar, pasalnya proses yang dinamis dan terus diperbaharui.
"Ya. Alokasinya tetap sekitar 18 juta KPM. Jadi kalau ada yang keluar, berarti ada yang masuk sesuai alokasi yang ada,” terang Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat ditemui di Jakarta, Rabu.
Nantinya, sedikitnya ada 4 jenis bansos yang dijadwalkan cair, diantaranya Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta bantuan sembako.
Kementerian Sosial sebelumnya memastikan penyaluran bantuan sosial reguler tahap pertama, termasuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dimulai pada Februari.
Adapun BPNT pada 2026 diberikan senilai Rp200.000 per bulan kepada setiap KPM. Bantuan tersebut disalurkan per tahap setiap triwulan. Dalam satu periode total bantuan yang diterima mencapai Rp600.000 untuk periode Januari, Februari dan Maret.
Sementara itu, besaran bantuan PKH bervariasi sesuai kategori penerima, meliputi anak usia sekolah, lanjut usia di atas 60 tahun, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta anak usia dini (Rp225 ribu - Rp750 ribu).
Mekanisme penyaluran bansos pada periode ini masih akan disalurkan melalui dua jalur, yakni perbankan milik pemerintah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran bansos tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat, memperkuat akses terhadap pangan, serta mendukung kebutuhan pendidikan dan kesehatan keluarga penerima manfaat (KPM).
Disamping itu, masyarakat yang terdaftar sebagai KPM diimbau untuk secara aktif mengecek status penerimaan bansos menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau KTP melalui laman resmi Kementerian Sosial.
Baca Juga: Daftar Bansos Cair Hari Ini, Februari 2026 Disalurkan PKH, BPNT, PIP, Hingga Beras 40 Kg
Status pencairan Menunjukkan SPM
Informasi terkini menyebutkan bahwa Surat Perintah Membayar untuk bantuan PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 2026 telah diterbitkan.
Bantuan yang dicairkan mencakup alokasi tiga bulan sekaligus, yaitu Januari, Februari, dan Maret 2026.
Pada sistem pemantauan bantuan sosial, status pencairan untuk beberapa bank penyalur, seperti Mandiri, BRI, dan BNI, sudah menunjukkan keterangan SPM.
Ini menandakan bahwa proses administrasi utama telah dilewati dan bantuan tinggal menunggu tahapan lanjutan sebelum dana benar-benar diterima oleh KPM.
Prediksi Jadwal Bansos PKH BPNT Tahap 1 Cair
Meski beredar kabar bahwa pencairan dimulai 1 Februari 2026, penjelasan yang disampaikan menyebutkan bahwa dengan status SPM per 31 Januari 2026, pencairan dipastikan berlangsung pada Februari 2026.
Setelah SPM terbit, tahapan berikutnya adalah penerbitan SP2D yang biasanya tidak memerlukan waktu lama.
Dengan demikian, peluang dana masuk ke rekening KKS pada awal Februari 2026 dinilai cukup besar, selama tidak ada kendala teknis di bank penyalur.
Berapa penerima bansos PKH BPNT 2026?
Total sebanyak 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan yang bertujuan untuk mendukung kebutuhan dasar keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.
Besaran Dana PKH 2026
Untuk Program Keluarga Harapan (PKH), besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima dalam keluarga.
Rinciannya adalah sebagai berikut:
Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per 3 bulan
Anak usia 0–6 tahun: Rp750.000 per 3 bulan
Anak SD/sederajat: Rp225.000 per 3 bulan
Anak SMP/sederajat: Rp375.000 per 3 bulan
Anak SMA/sederajat: Rp500.000 per 3 bulan
Lansia (≥60 tahun): Rp600.000 per 3 bulan
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per 3 bulan
Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per 3 bulan
Baca Juga: Cek Desil Penima Bansos dan Cara Daftar Bansos PKH BPNT Februari 2026
Besaran Bansos BPNT 2026
Sementara itu, penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan memperoleh bantuan senilai Rp600.000 per tiga bulan yang disalurkan dalam bentuk saldo elektronik untuk pembelian bahan pangan di e-warong yang telah ditentukan.
Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahun 2026
BLT merupakan bantuan tunai tambahan yang diberikan kepada masyarakat dalam kelompok desil 1 hingga 4.
Program ini bersifat menyesuaikan kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah, terutama untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi tertentu.
Cara Cek Status Bantuan
Untuk memastikan status kepesertaan, masyarakat disarankan melakukan pengecekan melalui dua jalur.
-Aplikasi Cek Bansos untuk melihat status aktif, keterangan exclude, serta posisi desil kesejahteraan.
-Pendamping atau operator desa untuk mengetahui pembaruan status rekening seperti SPM atau SI.
Baca Juga: Prediksi Jadwal Bansos PKH BPNT Tahap 1 2026 Cair, Ini Tanggal dan Wilayah Pencairannya
Kriteria KPM yang Dapat Bansos Tanpa Batas
Di sisi lain, Kementerian Sosial telah menetapkan tiga golongan KPM yang berhak menerima bantuan PKH dan BPNT tanpa batas waktu atau seumur hidup.
Kelompok pertama adalah KPM dengan komponen lansia.
Selama bantuan digunakan sesuai peruntukan, kelompok ini tetap mendapatkan bansos secara berkelanjutan
Golongan kedua adalah KPM dengan anggota keluarga penyandang disabilitas berat.
Pemerintah memastikan bantuan bagi kelompok ini tetap diberikan seumur hidup sebagai bentuk perlindungan sosial berkelanjutan.
Golongan ketiga adalah KPM dengan anggota keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil