JP Radar Kediri - Bantuan Subsidi Upah (BSU) kembali ramai diperbincangkan di awal tahun 2026 ini. Bagaimana tidak, ini usai beredar sebuah video viral di aplikasi TikTok yang mengklaim bahwa BSU tahun 2026 akan disalurkan pada bulan Januari dan Februari 2026.
Dalam video tersebut juga diungkapkan nominal BSU yang cair sebesar Rp900 ribu.
“Alhamdulillah, ini adalah kabar baik untuk semua warga Indonesia yang memiliki kartu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, akan ada BSU sebesar Rp 900.000 yang akan cair pada bulan Januari-Februari 2026,” tulis dalam unggahan tersebut.
Unggahan itu juga berisi ajakan masyarakat untuk melakukan pengecekan apakah termasuk sebagai penetima BSU 2026 ataukah tidak.
“Segera cek apakah Anda termasuk penerima BSU 2026,” tambah unggahan TikTok itu.
Apakah BSU 2026 Cair? Begini Faktanya
Baca Juga: BSU 2026 Bakal Cair Lagi Rp600 Ribu? Begini Faktanya
Kemnaker Buka Suara Soal BSU 2026
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, meluruskan isu BSU cair 2026. Ia secara tegas menyebut bahwa informasi yang beredar media sosial TikTok adalah berita palsu alias hoaks.
Faried juga menjelaskan bahwa penyaluran BSU terakhir kali dilakukan pada tahun 2025. Program tersebut diberikan kepada 16.048.472 pekerja yang telah memenuhi syarat, seperti salah satunya bergaji dibawah Rp3,5 juta.
Sejak saat itu, Kemenaker belum memberikan informasi resmi mengenai penyaluran BSU untuk tahun 2026.
“Kami ingin mengingatkan bahwa hingga kini belum ada informasi apapun mengenai BSU tahun 2026.” Terangnya, mengacu pada situs Kemenaker.
Ia juga mengatakan akan menginformasikan secara resmi Jika nantinya ada kebijakan baru, terkait BSU.
Ia juga menyarankan masyarakat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang beredar di media sosial sebelum membagikannya.
Jika masyarakat menemukan keanehan pada informasi mengenai program BSU, diharapkan untuk segera melaporkannya.
Ini bertujuan agar berita tersebut tidak menyebar lebih luas dan tidak merugikan masyarakat.
Waspada Link Pendaftaran Palsu BSU 2026
Tak sampai di situ, Faried juga memastikan bahwa pihaknya tidak pernah membagikan link pendaftaran untuk program BSU 2026.
Ia menyatakan bahwa unggahan yang mengatasnamakan program BSU dan mencantumkan link sebenarnya menunjukkan adanya penipuan.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada berita palsu dan informasi yang salah mengenai BSU, terutama yang meminta pendaftaran melalui link yang tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran pribadi,” tegasnya.
Oleh sebab itu, Faried mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar, terutama yang melibatkan link pendaftaran yang tidak sah karena bisa berpotensi menjadi penipuan.
Informasi Resmi BSU di kemnaker. go. id
Informasi resmi dari Kemenaker dapat diakses melalui situs bsu. kemnaker. go. id dan akun media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.
Sementara itu, informasi yang disampaikan di luar saluran resmi pemerintah dengan mengatasnamakan program BSU perlu dicurigai karena berpotensi menipu dan menyebabkan keresahan di masyarakat.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil