Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pencairan Bansos PKH Tahap 1 2026 Mulai Disalurkan, Ini Jadwal dan Wilayah yang Cair Awal

Shinta Nurma Ababil • Rabu, 21 Januari 2026 | 14:44 WIB
Pencairan Bansos
Pencairan Bansos

JP Radar Kediri – Januari 2026 ini menjadi awal pemerintah mengalokasikan penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 1.

Pemerintah melakukan percepatan dengan tahap pertama diprioritaskan sejak awal Januari hingga Maret 2026.

PKH adalah bantuan sosial bersyarat yang menyasar keluarga kurang mampu dengan komponen penerima tertentu.

Informasi dari sejumlah daerah menunjukkan bahwa proses pencairan Tahap 1 dimulai lebih cepat, yaitu secara serentak pada Senin, 12 Januari 2026.

Pencairan akan berlangsung bertahap di berbagai wilayah dan dapat berlanjut hingga akhir Maret, bergantung pada kesiapan daerah dan proses validasi data.

Jadwal dan tahap penyaluran Bansos PKH 2026

Penyaluran dana PKH 2026 rencananya dibagi menjadi empat tahap sepanjang tahun:

Tahap 1: Januari – Maret 2026 (berjalan saat ini).

Tahap 2: April – Juni 2026.

Tahap 3: Juli – September 2026.

Tahap 4: Oktober – Desember 2026.

Pencairan tahap pertama mencakup alokasi bulan Januari, Februari, dan Maret 2026.Secara resmi, bantuan ini dipastikan cair dalam rentang tiga bulan tersebut.

Umumnya, pencairan bansos tahap pertama akan dibagi menjadi beberapa termin.

-Termin pertama diperkirakan berlangsung 10–31 Januari 2026 untuk wilayah Sumatera dan Jawa bagian barat.

-Termin kedua menyusul pada 1–20 Februari 2026 untuk Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

-Termin ketiga dijadwalkan 21 Februari hingga 15 Maret 2026 untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

-Termin susulan pada 16–31 Maret 2026 ditujukan bagi wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) serta KPM dengan data perbaikan.

Meski demikian, jadwal pastinya dapat berubah tergantung proses administrasi.

 

Komponen penerima bansos PKH 2026

Besaran bantuan berbeda untuk setiap kategori:

Ibu Hamil: Rp 3.000.000 per tahun (Rp 750.000 per tahap)

Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp 3.000.000 per tahun (Rp 750.000 per tahap)

Anak Sekolah (SD): Rp 900.000 per tahun (Rp 225.000 per tahap)

Anak Sekolah (SMP): Rp 1.500.000 per tahun (Rp 375.000 per tahap)

Anak Sekolah (SMA): Rp 2.000.000 per tahun (Rp 500.000 per tahap)

Disabilitas Berat & Lanjut Usia (60+): Rp 2.400.000 per tahun (Rp 600.000 per tahap).

Daftar Wilayah Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026

Wilayah 1: AcehSumatera UtaraSumatera BaratSumatera SelatanRiauKepulauan RiauBangka BelitungJambiBengkuluLampungJawa Barat

Wilayah 2: DKI JakartaBantenJawa TengahDI YogyakartaKalimantan SelatanKalimantan BaratKalimantan TengahKalimantan TimurKalimantan UtaraBaliNusa Tenggara Timur (NTT),Nusa Tenggara Barat (NTB)

Wilayah 3: Jawa TimurGorontaloSulawesi UtaraSulawesi SelatanSulawesi TenggaraSulawesi TengahSulawesi BaratMalukuMaluku UtaraPapua BaratPapua

Daerah-daerah tersebut dipastikan masuk dalam penyaluran tahap 1 PKH dan BPNT tahun 2026 yang akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

 Baca Juga: Cara Daftar DTKS Untuk Jadi Penerima Bansos 2026, Berpeluang Dapat PKH, BPNT, PIP, Hingga PBI JKN

 

 

Cara cek bansos PKH 2026

Untuk mengetahui sebagai penerima atau tidak, pertama, akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/

Lalu, masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan

Masukkan pula nama penerima manfaat sesuai KTP. Kemudian isikan huruf kode yang tertera dalam kotak kode (captcha)

Klik tombol 'Cari Data'. Setelah itu, sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.

Masyarakat bisa melakukan cek bansos tahun 2025 secara online melalui laman resmi Kemensos, https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut panduan selengkapnya.

Cara Cek Bansos Melalui SIKS-NG Kemensos

1. Unduh aplikasi SIKS-NG melalui Play Store.

2. Login menggunakan akun resmi pendamping sosial.

3. Masukkan NIK atau nama lengkap penerima manfaat.

4. Sistem akan menampilkan informasi penerima bansos, termasuk jenis bantuan dan status penyalurannya.

Pembaruan Data Penerima Menggunakan DTSEN

Mulai triwulan I tahun 2026, Kemensos secara resmi menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pengganti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Tujuannya agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, menghindari data ganda, dan memastikan transparansi penerimaan bansos.

Cek Nama Penerima Bansos Lewat DTSEN secara Online

1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store

2. Daftar dan login menggunakan NIK

3. Pilih menu Cek Bansos

4. Masukkan data domisili dan nama lengkap

5. Tekan “Cari Data” dan lihat hasilnya

6. Kamu juga bisa cek lewat situs web cekbansos.kemensos.go.id

7. Buka cekbansos.kemensos.go.id

8. Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP

9. Masukkan kode captcha

10. Klik “Cari Data”.

 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#PKH belum cair 2026 #penerima bansos PKH BPNT #bansos PKH BPNT 2026 kapan cair #penerima bansos PKH BPNT 2026 #PKH 2026 #bansos PKH 2026 cair #BPNT PKH cair Januari #ciri KPM aktif PKH BPNT #cek bansos PKH BPNT terbaru #Nominal PKH 2026 #Cara cek PKH lewat NIK #PKH dan BPNT Tahap 1 2026 #ciri penerima bansos PKH BPNT #bansos PKH tahap pertama #bansos PKH tahap pertama 2026