Profil Sabrang Letto, Anak Cak Nun yang Baru Saja Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
Zeyra Putri Widhianingtyas• Senin, 19 Januari 2026 | 05:42 WIB
Sabrang Letto JP Radar Kediri - Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto, vokalis band Letto, kembali muncul dengan kabar terbaru.
Tak lagi hanya berkutat di dunia musik yang membesarkan namanya, kini Noe dipercaya mengemban peran baru di luar panggung hiburan.
Anak budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun kini resmi menjabat sebagai Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional. Noe dilantik bersama 11 orang lainnya.
Sabrang Letto dipercaya menjabat sebagai Tenaga Ahli di bidang geoekonomi, geopolitik, dan geostrategi.
Ia dilantik pada Kamis (15/1) oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin yang juga menjabat Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional.
“Melantik tenaga ahli dewan perlindungan Nasional merupakan langkah untuk memperkuat fondasi kebijakan perlindungan negara yang adaptif, berdasarkan analisis mendalam dan fokus jangka panjang,” tulis Sjafrie di Unggahan Instagram, dikutip dari Jawapos, Minggu, (18/1).
Pelantikan Sabrang Letto bersama rekan-rekannya tercantum dalam Surat Keputusan Ketua Harian DPN Nomor KEP/3/KH/X/2025 yang ditetapkan pada Kamis 15 Januari 2026.
Pelantikan Sabrang Letto dan jajaran lainnya dinilai sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat barisan pemikir di Dewan Pertahanan Nasional dalam menghadapi tantangan global yang kian kompleks.
Selain Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Sabrang Letto, sosok lain yang ikut dilantik sebagai Tenaga Ahli di DPN adalah Frank Alexander Hutapea, putra pengacara Hotman Paris.
Pelantikan Sabrang Letto sebagai Tenaga Ahli DPN menghadirkan tantangan baru baginya, setelah selama ini dikenal masyarakat sebagai musisi.
Jabatan ini menuntut Sabrang untuk memberikan kontribusi dalam merumuskan strategi kebijakan di bidang pertahanan di depannya.
Dengan pengalaman dan pemikiran kritisnya, Sabrang Letto kini menapaki babak baru yang menantang.
Hal ini membuktikan bahwa kiprahnya tidak hanya berhenti di dunia musik, tetapi juga siap memberikan kontribusi nyata bagi kebijakan perlindungan nasional.