JP Radar Kediri - Khairun Nisa (23) yang sebelumnya menuai kontroversi lantaran menyamar sebagai pramugari, kini masih jadi perbincangan publik. Terbaru, beredar foto dengan narasi bahwa Nisa diterima bekerja di Garuda Indonesia.
Sebelumnya, Khairun Nisa viral lantaran menyamar menjadi pramugari di Maskapai Batik Air telah diterima kerja di Garuda Indonesia.
Seperti diunggah oleh akun @SmileyNDelight, foto tersebut diunggah dengan keterangan bahwa Khairun Nisa bisa diterima kerja di Garuda Indonesia tak lain berkat campur tangan netizen Indonesia.
"Campur tangan netizen +62 emang luar biasa setelah viral akhir nya Khairun Nisa di terima sebagai Pramugari Garuda Indonesia Selamat buat Khairun Nisa !," ujar akun tersebut, seperti dikutip Rabu (14/1).
Dalam tangkapan layar yang diunggah, akun tersebut tampak memperlihatkan sebuah foto Khairun Nisa bersalaman dengan seseorang yang diduga petinggi di Garuda Indonesia.
Bahkan, dalam foto itu tampak dibuat seolah-olah mereka bersalaman langsung dengan manager maskapai Garuda Indonesia di ruangannya langsung.
"Khairun Nisa akhirnya di terima sebagai pramugari maskapai penerbangan Garuda Indonesia," tulis keterangan dalam tangkapan layar tersebut.
Faktanya, Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, memastikan bahwa tidak bekerja di maskapai pelat merah.
Corporate Communications Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah menyampaikan, sebagai respons atas beredarnya foto dan narasi yang beredar di media sosial X, yang menyebut bahwa Nisa telah bekerja di Garuda Indonesia.
"Hoax ya (Khairun Nisa bekerja di Garuda Indonesia)," kata Dicky Irchamsyah saat dikonfirmasi JawaPos.com, Rabu (14/1).
Lebih lanjut, Dicky juga memastikan bahwa gambar yang beredar di media sosial X merupakan editan Artificial Intelegent (AI).
Bahkan, sejumlah sosok yang ada di foto tersebut pun dipastikan bukanlah para pegawai di Garuda Indonesia.
"Iya (yang di foto bukan pegawai Garuda Indonesia), itu AI," tambahnya.
Kesempatan Datang dari Kediri
Disamping kontroversi itu, secercah harapan datang dari Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Sebuah lembaga pelatihan awak kabin, Aeronef Academy, membuka pintu bagi Nisya untuk kembali mengejar cita-citanya secara legal dan bermartabat.
Melalui akun resmi Instagram @aeronefacademy.official, Aeronef Academy menyampaikan dukungan moral sekaligus tawaran pendidikan pramugari gratis kepada Nisya.
Unggahan tersebut langsung menyedot perhatian warganet dan menuai respons positif.
“Gagal bukan akhir dari segalanya, tapi bisa menjadi awal cerita baru yang lebih hebat,” tulis pihak Aeronef Academy dalam unggahannya.
Dalam poster yang dibagikan, lembaga tersebut secara khusus memanggil Nisya, yang tercatat dengan nama asli Khairun Nisa untuk mengikuti program pelatihan awak kabin tanpa biaya.
Tawaran ini disebut sebagai bentuk kepedulian sekaligus kesempatan kedua agar Nisya tetap bisa mewujudkan mimpinya di dunia penerbangan.
"Beberapa waktu lalu, kita semua mendengar kisah Kak Nisa dari Palembang. Perjuangan dan semangatnya untuk membahagiakan orang tua sangat menyentuh hati. Kami di Aeronef Indonesia percaya bahwa niat baik layak mendapatkan jalan yang tepat," lanjut unggahan tersebut.
Aeronef Academy dikenal sebagai lembaga pelatihan awak kabin dengan konsep World Class Cabin Crew Training, yang menekankan pembentukan sikap profesional, etika kerja, serta kesiapan menghadapi industri penerbangan secara nyata.
Lembaga ini berlokasi di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri, tepatnya di Jl. Soekarno Hatta No. 71B, Bendo Kidul, Pare, Kediri, Jawa Timur.
Kesempatan pelatihan gratis ini diharapkan menjadi titik balik bagi Nisya, bukan hanya untuk menata ulang mimpinya, tetapi juga membuktikan bahwa kesalahan di masa lalu tidak selalu menutup jalan menuju masa depan yang lebih baik.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil