Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Roby Tremonti Beri Respons Terkait Memoar Broken Strings Aurelie Moeremans, Unggah Kutipan Hukum hingga Batasi Komentar di Instagram Pribadinya

Zeyra Putri Widhianingtyas • Selasa, 13 Januari 2026 | 06:00 WIB

Roby Tremonti
Roby Tremonti
JP Radar Kediri - Rilis buku memoar Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth karya Aurelie Moeremans menarik perhatian publik.

Pengakuan Aurelie mengenai pengalaman perawatan anak yang dialaminya sejak remaja membuat warganet menyoroti sosok pria dewasa yang disebut dalam buku tersebut dengan nama samaran “Bobby”.

Di tengah derasnya perbincangan publik, nama Roby Tremonti ikut terseret dalam diskusi warganet.

Meski tidak pernah disebutkan secara eksplisit dalam memoar tersebut, sebagian pihak mengenai kisah yang ditulis Aurelie dengan hubungan masa lalunya bersama Roby yang sebelumnya sempat terungkap ke publik.

Tak lama setelah potongan memoar Aurelie ramai diperbincangkan di media sosial, akun Instagram Roby.

Baca Juga: Jule Resmi Menjanda, Rumor Liburan dengan Jefri Nichol di Bali Hingga Jejak Digital Beri Komentar Ini

“Dampak dari buku tersebut membuat akun isntagram saya mendapatkan komentar-komentar fitnah yang super, tujuan dari sumber tersebut memang jelas mau membuat kredibilitas saya hancur alias cancel culture bahasa modern sekarang ya,” jelasnya di akun Instagram pribadinya pada Sabtu, (10/10)

Roby mengetahui mengunggah kutipan bernuansa hukum yang menyinggung soal tuduhan, pencemaran nama baik, serta konsekuensi hukum dari pernyataan yang disampaikan di ruang publik.

Unggahan tersebut tidak disertai penjelasan panjang maupun klarifikasi langsung terkait isi buku Aurelie. Namun. Apalagi waktu kemunculannya dinilai publik beririsan dengan peningkatan sorotan terhadap dirinya.

Selain mengunggah kutipan bernuansa hukum, Roby juga terlihat membatasi kolom komentar di akun Instagram miliknya. Sejumlah unggahan hanya dapat dikomentari oleh akun tertentu, sementara unggahan lainnya menonaktifkan kolom komentar sepenuhnya.

Langkah-langkah untuk mengamankan sebagian publik sebagai upaya menghindari kejadian terbuka di tengah derasnya arus opini warganet. Namun, tidak sedikit pula yang menilai tindakan itu sebagai bentuk perlindungan diri dari potensi serangan digital.

Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Bisa Dipidanakan Atau Tidak? Ini Kata Mahfud MD Hingga ICJR

Untuk diketahui, Aurelie menceritakan pengalaman hubungan manipulatif yang ia alami sejak usia 15 tahun.

Ia menggambarkan proses grooming yang berlangsung perlahan, mulai dari perhatian berlebihan, kontrol emosional, hingga terciptanya ketergantungan psikologis.

Meski menggunakan nama samaran, detail kronologi usia, waktu, serta dinamika hubungan yang dipaparkan dalam buku tersebut membuat masyarakat awam dengan figur tertentu.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Tantang Komika Pandji Pragiwaksono Keliling Jawa Barat, Usai Dicap Artis Youtube dan Gubernur Konten

Salah satu nama yang sering disebut warganet adalah Roby Tremonti, yang sebelumnya pernah mengakui adanya hubungan dan pernikahan secara agama dengan Aurelie saat sang aktris masih berusia sangat muda.

Sebelumnya diberitakan, dalam Broken Strings, Aurelie menceritakan pengalaman hubungan manipulatif yang ia alami sejak usia 15 tahun.

 Ia menggambarkan proses grooming yang berlangsung perlahan, mulai dari perhatian berlebihan, kontrol emosional, hingga terciptanya ketergantungan psikologis, dan kekerasan fisik.

"Telapak kakinya yang dingin, lembab, dan kotor menekan pipiku. Aku bisa merasakan butiran debu di kulitnya, mencium bau keringatnya. Bukan rasa sakit yang menghancurkanku, tapi rasa jijik, bahwa kesadaran ia bisa melakukan itu tanpa ragu, bahwa ia bisa memperlakukan wajahku seperti lantai, seperti tanah, seperti aku bukan manusia" tulis Aurelie.

Baca Juga: Roasting Gibran Ngantuk di Mens Rea, Komika Pandji Pragiwaksono Tuai Kritik dari Dokter Tompi

Meski menggunakan nama samaran, detail kronologi usia, waktu, serta dinamika hubungan yang dipaparkan dalam buku tersebut membuat masyarakat awam dengan figur tertentu.

 Salah satu nama yang sering disebut warganet adalah Roby Tremonti, yang sebelumnya pernah mengakui adanya hubungan dan pernikahan secara agama dengan Aurelie saat sang aktris masih berusia sangat muda.

Roby Tremonti dalam sejumlah kesempatan sebelumnya menyebut hubungan tersebut sebagai hubungan yang sah dan dilandasi kesepakatan kedua belah pihak. Ia juga mengklaim bahwa pernikahan secara agama terjadi ketika Aurelie telah berusia 18 tahun.

Namun, versi Aurelie dalam memoarnya menegaskan bahwa hubungan tersebut dibangun dalam situasi tekanan psikologis dan ketimpangan kekuasaan. Ia mengaku mengalami kesulitan untuk menolak, kehilangan kendali atas hidupnya, serta merasakan dampak jangka panjang terhadap kesehatan mental dan pembentukan identitas diri.

Terlepas dari polemik mengenai identitas sosok yang dimaksud, memoar Aurelie memicu diskusi yang lebih luas tentang praktik child grooming, khususnya di industri hiburan. Banyak pihak menilai kisah ini membuka mata publik mengenai bagaimana hubungan tidak sehat sering disamarkan sebagai bentuk cinta, perhatian, atau perlindungan.

Respons Roby di media sosial, meski tidak bersifat langsung, turut menjadi bagian dari dinamika publik yang berkembang.

 Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel

 

Editor : rekian
#child gromming #Aurelie Moeramans #viral hari ini #Broken Strings Fragments of a Stolen Youth #Roby Tremonti #Broken Strings Aurelie Meremans