Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cair Bansos PKH dan BPNT Susulan, KPM Bisa Lakukan Ini Jika Saldo KKS Masih Kosong

Shinta Nurma Ababil • Senin, 12 Januari 2026 | 19:17 WIB
Bansos PKH BPNT 2025
Bansos PKH BPNT 2025

JP Radar Kediri - Jelang memasuki pertengahan bulan Januari 2026 ini, para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sempat menanti pencairan bantuan di akhir tahun lalu sedikit demi sedikit melihat hilalnya.

Berdasarkan informasi terbaru dari kanal YouTube Klik Bansos, pemerintah mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) susulan bagi masyarakat yang belum menerimanya pada Desember 2025.

Disamping menunggu pencairan bansos, terdapat sederet poin-poin penting yang perlu kamu ketahui.

Saat ini, bantuan PKH dan BPNT susulan periode akhir 2025 sedang dalam proses pencairan.

Pencairan tersebut terpantau lancar melalui Bank BRI, khususnya untuk wilayah Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah.

Keluarga Penerima Manfaat diminta mengecek status di sistem SIKS-NG untuk melihat kemajuan saat ini.

Khusus untuk KPM lansia, status bantuan kini mayoritas sudah menunjukkan SI (Standing Instruction).

Meskipun di lapangan masih banyak saldo yang kosong, status SI menjadi jaminan bahwa dana akan segera masuk ke rekening KKS dalam waktu dekat.

Selama nama kamu tidak tereksklusi dari sistem, bantuan Rp600.000 dipastikan tetap cair.

bantuan PKH dan BPNT susulan (alokasi tahap 4 tahun anggaran 2025) sudah mulai disalurkan ke rekening masing-masing penerima.

Jika melihat status bansos saat ini di sistem SIKS-NG, menunjukkan SI dan SPM. Perubahan status bantuan menjadi SPM (Surat Perintah Membayar) dan bahkan SI (Standing Instruction) ini tentu menjadi hal yang positif.

Pasalnya menunjukkan proses administrasi pencairan sudah bergerak ke tahap akhir. Bagi KPM yang statusnya telah SI dan telah dikonfirmasi oleh pendamping sosial, peluang bantuan masuk ke KKS dinilai cukup besar dalam waktu dekat.

Sementara itu, bagi penerima yang statusnya masih “berhasil cek rekening” dengan nominal bantuan belum muncul atau masih berupa tanda strip, kondisinya masih menunggu kepastian lanjutan.

Status tersebut menunjukkan rekening sudah terverifikasi, namun bantuan belum sepenuhnya disetujui untuk dibayarkan sehingga peluang cair masih bersifat menunggu.

Hal ini disebabkan status pada sistem SIKS-NG telah mencapai tahap Standing Instruction (SI), yang berarti bank sudah menerima perintah untuk mentransfer dana.

Banyak kabar beredar bahwa dana bantuan yang belum cair akan hangus. Faktanya, dana hanya ditarik kembali ke kas negara apabila saldo sudah masuk ke KKS, tetapi tidak ditarik oleh pemiliknya hingga batas waktu 31 Desember 2025.

Apabila saldo bantuan memang belum masuk, tetapi status kepesertaan kamu masih aktif, bantuan tersebut tetap akan cair pada Januari 2026.

Ini yang Bisa Dilakukan KPM jika Saldo KKS Masih Kosong

Jika saat kamu melakukan pengecekan kartu KKS namun saldo masih kosong, jangan panik. Lakukan langkah-langkah berikut.

1. Hubungi Pendamping PKH

Segera hubungi pendamping bantuan sosial di wilayah Anda. Mintalah bantuan untuk mengecek status kepesertaan melalui aplikasi SIKS-NG.

2. Perhatikan Kode Status

Apabila status di SIKS-NG sudah menunjukkan SPM (Surat Perintah Membayar) atau SI (Standing Instruction), Anda hanya perlu menunggu proses pencairan.

Biasanya, saldo akan masuk ke rekening KKS dalam waktu 1 hingga 7 hari kerja setelah status tersebut muncul.

Lakukan pengecekan saldo secara berkala melalui mesin ATM atau agen bank terdekat. Hindari pengecekan terlalu sering agar kartu KKS tetap aman.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#jadwal pencairan bansos BPNT 2025 #penerima bansos BPNT #cara mengecek bansos bpnt 2025 lewat hp #bansos susulan 2025 #Bansos Susulan Desember 2025 #Cara Cek Penerima Bansos BPNT dan PKH #bansos bpnt 2026 #Cara Cek Status Penerima Bansos BPNT #pencairan bansos susulan #bansos susulan rp400 ribu #pencairan bansos BPNT Rp 600 ribu #bansos susulan #bansos BPNT terbaru #bansos BPNT tahap keempat susulan