JP Radar Kediri - Update Pendaftaran CPNS 2026, Menkeu Purbaya menyebut Kementerian Keuangan juga membutuhkan rekrutan baru.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa pemerintah baru membuka peluang bahwa pendaftaran CPNS tahun depan akan difokuskan pada lulusan baru atau fresh graduate.
Pihaknya masih fokus untuk menyelesaikan tenaga honorer. Ke depannya ia berharap bisa fokus kepada para fresh graduate untuk bisa ikut serta.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat mengungkapkan bahwa pihaknya akan membuka pendaftaran CPNS 2026.
Namun, pendaftarannya terbatas atau hanya terbuka pada lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) dan sekolah menengah atas (SMA).
Hal ini dikarenakan Kemenkeu telah membuka pendaftaran CPNS untuk jalur umum pada rekrutmen sebelumnya.
Kemenkeu sendiri berencana menyerap 279 lulusan STAN pada pendaftaran CPNS tahun depan.
Bahkan, Kemenkeu juga akan membuka lowongan bagi 300 pekerja lulusan SMA di seluruh Indonesia sebagai petugas lapangan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) masih berkoordinasi dalam penetapan jadwal resmi Seleksi CPNS 2026.
Hingga kini, belum diterbitkan pengumuman resmi terkait waktu pendaftaran, alokasi formasi, maupun ketentuan teknis pelaksanaan seleksi.
Meski demikian, persiapan rekrutmen tetap berjalan, ditandai dengan permintaan KemenPAN-RB kepada kementerian dan lembaga untuk memetakan kebutuhan pegawai ke depan, dengan fokus pada rekrutmen fresh graduate guna mendorong regenerasi birokrasi.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2026 Ada Bocoran dari Pemerintah, Ini Dokumen yang Wajib Dilengkapi
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto serta menghitung kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di kementerian dan lembaga.
Menteri PAN-RB Rini Widyantini mengatakan, seleksi CPNS 2026 ke depan juga akan diarahkan untuk lulusan baru atau fresh graduate.
“Kemarin kan kita memang banyak fokus untuk menyelesaikan tenaga honorer. Ke depannya saya sih berharap saya bisa fokus kepada para fresh graduate untuk bisa ikut serta menjadi bagian daripada birokrasi,” ujar Rini di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Rini menjelaskan, Kementerian PAN-RB telah meminta semua kementerian dan lembaga melakukan analisis kebutuhan pegawai sesuai strategi pembangunan lima tahun ke depan.
Analisis tersebut dilakukan untuk melihat jabatan yang benar-benar membutuhkan regenerasi ASN.
Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan pembukaan seleksi CPNS 2026 sangat bergantung pada pengajuan formasi dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, hingga kini jumlah usulan formasi yang masuk masih terbatas.
“Kalau tidak ada yang mengajukan formasi, maka tidak ada tes CPNS, karena tidak ada formasi yang tersedia,” ujar Zudan, Rabu (10/12/2025).
Minimnya usulan formasi membuat pemerintah belum dapat menetapkan jadwal pendaftaran CPNS 2026. Pengajuan formasi menjadi tahap awal yang berkaitan dengan perencanaan anggaran dan efektivitas pengisian jabatan.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2026, Kementerian HAM Buka 500 Formasi, Intip 11 Syaratnya!
Bocoran Formasi CPNS Lulusan S1
Meski belum ada informasi dari pemerintah terkait jadwal dibukanya seleksi CPNS 2026, perkiraan formasi yang bakal dibutuhkan diperkirakan untuk instansi pusat masih didominasi oleh instansi kementerian yang mengurusi infrastruktur, keuangan, dan hukum.
Di sisi lain, formasi CPNS 2026 di daerah diperkirakan masih didominasi sektor pendidikan dan kesehatan. Namun, tenaga teknis lainnya juga kemungkinan akan mendapatkan porsi yang tidak sedikit.
Belum ada informasi resmi mengenai CPNS 2026. Namun, terdapat prediksi bahwa kebutuhan ASN tahun 2026 mencapai 300 ribu hingga 400 ribu formasi.
Untuk lulusan S1, formasi CPNS 2026 kemungkinan mencakup tiga bidang. Di antaranya, yakni
-Pendidikan, meliputi guru, dosen, dan tenaga kependidikan
-Kesehatan, meliputi dokter, perawat, dan tenaga medis
-Teknis pelayanan publik dan administrasi pemerintahan.
Terkait formasi dan jumlahnya secara pasti untuk seleksi CPNS 2026 lulusan S1, belum ada informasi resmi yang memberitakannya.
Prediksi jadwal pelaksanaan CPNS 2026
Meski belum ada pengumuman secara resmi, jadwal CPNS 2026 dapat diperkirakan berdasarkan pola rekrutmen tahun-tahun sebelumnya.
Umumnya, pengajuan dan validasi formasi dilakukan pada kuartal pertama, disusul pengumuman formasi sekitar pertengahan tahun.
Melansir dari Media Indonesia, pendaftaran melalui portal SSCASN diprediksi berlangsung pada kuartal III 2026 atau sekitar Juni hingga Agustus.
Namun, calon pendaftar dapat mengakses formasi CPNS 2026 lulusan S1 melalui laman resmi BKN. Biasanya, penetapan rincian formasi dilakukan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) sekitar satu bulan sebelum pendaftaran dibuka.
Selain laman resmi BKN, informasi terkait formasi CPNS 2026 juga dapat diakses melalui laman web instansi masing-masing. Biasanya informasi dirilis dalam bentuk PDF dan lebih detail. Namun, tingkat keakuratannya hanya 90 persen.
Baca Juga: Daftar CPNS 2026 di https://sscasn.bkn.go.id , 500 Formasi Dibuka Kementerian HAM
Dokumen yang Wajib Dilengkapi saat Mendaftar CPNS
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Pastikan seluruh data diri pada KTP terbaca dengan jelas (tidak blur). Alangkah baiknya menggunakan KTP elektronik (e-KTP) versi terbaru.
Ijazah
Pastikan menggunakan ijazah asli, bukan fotokopi, kecuali jika diminta secara khusus. Sebelum mengunggah, pastikan format dan ukuran file sudah sesuai ketentuan. Jika melakukan resize, pastikan data pada dokumen tetap terbaca dengan jelas.
Transkip Nilai
Pastikan dokumen yang diunggah adalah transkrip nilai asli (bukan fotokopi). Seluruh nilai harus terlihat jelas dan sesuai dengan data yang diinput pada portal SSCASN.
Pas Foto Terbaru
Calon peserta wajib mengunggah pas foto terbaru berlatar belakang merah, mengenakan pakaian formal berupa kemeja putih tanpa corak.
Swafoto
Gunakan laptop dan pastikan webcam kamu sudah aktif saat berswafoto. Pakai pakaian yang rapi dan sopan. Pastikan posisi wajah tampak jelas di layar.
Baca Juga: CPNS 2026 Diutamakan untuk Fresh Graduate? Tenang, Ini Formasi yang Pasti Dibutuhkan
Surat Lamaran dan Surat Pernyataan
Surat lamaran dan surat pernyataan instansi terkait biasanya telah menyediakan format baku (template) untuk surat lamaran dan surat pernyataan.
Akreditasi Kampus/Prodi
Pastikan dokumen akreditasi yang diunggah adalah akreditasi yang berlaku pada saat kamu lulus, bukan akreditasi terbaru saat ini.
Sertifikat TOELF
Sertifikat ini menjadi syarat wajib pada instansi tertentu (misalnya Kemenlu atau kementerian lainnya). Pastikan skor kamu memenuhi ambang batas minimal yang telah ditentukan oleh masing-masing instansi.
Surat Tanda Registrasi (STR)
Dokumen ini bersifat khusus dan wajib bagi pelamar tenaga kesehatan (seperti Dokter, Perawat, Bidan, dan profesi medis lainnya). Pastikan STR masih dalam masa berlaku.
Pembubuhan Materai
Perhatikan instruksi pada surat lamaran, apakah wajib tulis tangan atau diketik. Jika sudah sesuai, lakukan tanda tangan basah menggunakan pena bertinta hitam. Setelah ditandatangani, bubuhkan meterai sesuai dengan ketentuan yang diminta (meterai tempel atau e-meterai).
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil