JP Radar Kediri – Meski sudah memasuki hari ke-5 tahun 2026, bansos susulan untuk program PKH dan BPNT tahap 4 nampaknya masih berlanjut.
Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pemegang KKS dikabarkan mendapat pencairan bansos BPNT.
Sejumlah KPM melaporkan saldo bantuan mulai masuk ke KKS mereka pada minggu pertama Januari.
Nominal yang diterima umumnya sebesar Rp600.000 sebagai bantuan pangan, sementara sebagian penerima tertentu memperoleh tambahan penebalan Rp400.000, terutama bagi KPM yang sebelumnya menerima bantuan melalui PT Pos dan kini dialihkan ke KKS.
Pencairan ini nampaknya sebagai pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya, ada perpanjangan waktu pencairan hingga pertengahan Januari.
Untuk awal 2026, pencairan susulan BPNT Tahap 4 diperkirakan masih berlangsung hingga sekitar 15 Januari 2025, sehingga KPM disarankan tetap rutin mengecek saldo KKS.
Dilansir dari kanal YouTube Ariawanagus, mulai tanggal 1 dan 2 Januari 2026, terpantau adanya saldo bansos BPNT yang masuk ke kartu KKS di beberapa bank penyalur.
Ini untuk KPM yang belum mencairkan bansos BPNT di KKS akhir tahun lalu. Perlu bagi masyarakat menyimak rincian penting berikut ini agar bantuan kamu tidak hangus.
Memasuki Januari 2026, terdapat sejumlah perkembangan penting yang perlu dipahami agar KPM tidak salah menafsirkan informasi yang beredar.
Waspadai Perubahan Status Penerima Bansos
Banyak KPM mendapati status kepesertaan di aplikasi Cek Bansos berubah dari “Ya” menjadi “Tidak” di awal 2026.
Perubahan ini menimbulkan kepanikan, padahal kondisi tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan untuk tahun anggaran baru.
Pada tahap ini, status masih bersifat sementara dan belum mencerminkan keputusan akhir.
Update Saldo Masuk di KKS Bank Himbara
Berdasarkan laporan bukti struk dari para KPM, berikut adalah rincian saldo yang terdeteksi masuk:
Bank BRI
Pada tanggal 1 Januari 2026, terpantau saldo masuk sebesar Rp600.000. Dana ini diduga kuat merupakan bantuan BPNT susulan tahap ke-4 dari periode tahun 2025 yang baru saja berhasil masuk ke rekening.
Bank Mandiri
Menyusul di tanggal 2 Januari 2026 pagi, tercatat adanya saldo masuk sebesar Rp600.000. Sama seperti BRI, ini merupakan dana BPNT susulan bagi KPM yang masuk dalam daftar pencairan akhir tahun lalu.
Bank BNI
Untuk saat ini, hasil pengecekan di Bank BNI mayoritas masih menunjukkan saldo nol. Hal ini menandakan sebagian besar KPM BNI kemungkinan sudah mencairkan seluruh bantuannya tepat waktu di akhir tahun 2025.
Perlu dipahami bahwa saldo yang masuk di awal Januari ini adalah dana bantuan tahun anggaran 2025 yang belum sempat diambil atau baru teralokasikan.
Masyarakat diimbau untuk segera melakukan pengecekan jika dalam 2-3 minggu terakhir belum memeriksa kartu KKS mereka.
Daftar Bansos yang Tetap Cair di 2026
Berdasarkan informasi dari kanal YouTube Info Bansos, program-program yang bersifat fundamental tetap menjadi tulang punggung perlindungan sosial di Indonesia antara lain:
1. Program Keluarga Harapan (PKH): Tetap menyasar ibu hamil, anak sekolah, disabilitas, dan lansia.
2. BPNT (Program Sembako): Tetap fokus pada pemenuhan pangan namun dengan skema penyaluran yang lebih modern.
3. PIP (Program Indonesia Pintar): Berlanjut untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak dari keluarga kurang mampu.
4. PBI JKN: Jaminan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin tetap dialokasikan.
5. Program Atensi & Rehabilitasi: Dukungan untuk satu juta lansia dan disabilitas berupa alat bantu serta pelatihan.
6. Program Pemberdayaan: Modal Rp5 Juta untuk KPM Mandiri
Salah satu gebrakan di tahun 2026 adalah penguatan Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PPSE).
Program ini bukan sekadar bantuan cuma-cuma, melainkan jembatan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk "naik kelas".
Pemerintah menyediakan modal usaha hingga Rp5 juta beserta pendampingan intensif. Namun, ada konsekuensi yang harus dipahami: "Penerima harus siap tidak lagi menerima bantuan sosial setelah dinyatakan mandiri."
Cara cek bansos Menggunakan KTP Lewat Hp
Untuk mengetahui sebagai penerima atau tidak, pertama, akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
Lalu, masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan
Masukkan pula nama penerima manfaat sesuai KTP. Kemudian isikan huruf kode yang tertera dalam kotak kode (captcha)
Klik tombol 'Cari Data'. Setelah itu, sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.
Masyarakat bisa melakukan cek bansos tahun 2025 secara online melalui laman resmi Kemensos, https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut panduan selengkapnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil