JP Radar Kediri – Kabar baik masih menyertai masyarakat tanah air sejak awal tahun 2026. Bagaimana tidak, belakangan ini Kembali muncul kabar bahwa Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) tengah melakukan percepatan penyaluran berbagai bantuan sosial.
Tak hanya bansos, nantinya juga termasuk bantuan finansial yang dinantikan jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Adapun kepastian kapan dicairkannya dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600 ribu atau bantuan serupa seperti PKH dan BPNT, Masyarakat diminta untuk memantau status di aplikasi SIKS-NG.
Meski baru memasuki awal bulan di tahun baru, namun sederet amunisi bansos sudah mulai disalurkan pemerintah.
Lantas, kapan pencairan BSU dan Bansos 2026?
Baca Juga: Sumringah! KPM Bansos BLTS Kesra Rp900.000 Bisa Jadi Penerima Bantuan PKH 2026, Ini Syaratnya
Jadwal Pencairan BSU dan Bansos Tahap 1 2026
Berdasarkan skema penyaluran tahun ini, bulan Januari menjadi periode krusial. Bagi KPM yang saldo KKS-nya masih nol meskipun status di SIKS-NG sudah "Berhasil Cek Rekening", tidak perlu panik.
Mengutip dari channel YouTube Klik Bansos, Jumat (2/1) berikut adalah prediksi timeline penyaluran bantuan untuk awal tahun 2026.
- Januari (Minggu 1-2): Tahap verifikasi dan validasi (verval) kelayakan penerima oleh Pemerintah Daerah.
- Januari (Minggu 3-4): Proses pengecekan rekening di bank Himbara serta penerbitan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana).
- Februari-Maret: Dana mulai ditransfer secara bertahap ke kartu KKS (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI).
Bantuan yang sempat tertunda di akhir tahun 2025 tetap akan disalurkan sebagai pencairan susulan pada minggu pertama atau kedua Januari ini.
Syarat Mendapat Bansos 2026
Penerima manfaat ini berpeluang melangkah ke tahap selanjutnya sebagai penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH).
Namun untuk berada di tahap ini, perlu memenuhi syarat-syarat tertentu.
- Yerdaftar di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
- Berada di desil 1 sampai 4.
- KPM harus memiliki salah satu komponen PKH seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia atau penyandang disabilitas.
Jika penerima manfaat BLTS Kesra melangkah menjadi KPM bansos PKH, maka akan menggantikan KPM lama yang sudah digraduasi dan siap menjadi anggota baru PKH.
Di sisi lain, Kementerian Sosial telah menetapkan tiga golongan KPM yang berhak menerima bantuan PKH dan BPNT tanpa batas waktu atau seumur hidup.
Kelompok pertama adalah KPM dengan komponen lansia.
Selama bantuan digunakan sesuai peruntukan, kelompok ini tetap mendapatkan bansos secara berkelanjutan
Golongan kedua adalah KPM dengan anggota keluarga penyandang disabilitas berat.
Pemerintah memastikan bantuan bagi kelompok ini tetap diberikan seumur hidup sebagai bentuk perlindungan sosial berkelanjutan.
Golongan ketiga adalah KPM dengan anggota keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Aturan Baru dan Syarat Wajib Penerima Bansos 2026
- Terdaftar Aktif di DTKS: Data Terpadu Kesejahteraan Sosial menjadi acuan utama.
- Update Data Kependudukan: Pastikan data di Dukcapil sinkron dengan data Kemensos.
- KKS Tetap Aktif: Gunakan kartu secara berkala agar saldo bantuan tidak hangus atau terblokir oleh sistem.
Sebagai informasi tambahan, selain uang tunai, pemerintah juga tetap menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng serta BLT Kesra sebesar Rp900.000 bagi KPM yang memenuhi kriteria.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 4 Masih Cair Susulan, Daerah Ini Dapat Saldo Hingga Rp1,2 Juta
Daftar Bansos yang Tetap Cair di 2026
Berdasarkan informasi dari kanal YouTube Info Bansos, program-program yang bersifat fundamental tetap menjadi tulang punggung perlindungan sosial di Indonesia antara lain:
1. Program Keluarga Harapan (PKH): Tetap menyasar ibu hamil, anak sekolah, disabilitas, dan lansia.
2. BPNT (Program Sembako): Tetap fokus pada pemenuhan pangan namun dengan skema penyaluran yang lebih modern.
3. PIP (Program Indonesia Pintar): Berlanjut untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak dari keluarga kurang mampu.
4. PBI JKN: Jaminan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin tetap dialokasikan.
5. Program Atensi & Rehabilitasi: Dukungan untuk satu juta lansia dan disabilitas berupa alat bantu serta pelatihan.
6. Program Pemberdayaan: Modal Rp5 Juta untuk KPM Mandiri
Salah satu gebrakan di tahun 2026 adalah penguatan Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PPSE).
Program ini bukan sekadar bantuan cuma-cuma, melainkan jembatan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk "naik kelas".
Pemerintah menyediakan modal usaha hingga Rp5 juta beserta pendampingan intensif. Namun, ada konsekuensi yang harus dipahami: "Penerima harus siap tidak lagi menerima bantuan sosial setelah dinyatakan mandiri."
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil