Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan Belasan Orang di Tol Krapyak Semarang, Kemenhub Klaim Bus Tak Laik Operasi

Zeyra Putri Widhianingtyas • Selasa, 23 Desember 2025 | 05:47 WIB
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan bus di Tol Krapyak
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan bus di Tol Krapyak

JP Radar Kediri- Kementerian Perhubungan menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan bus Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV di simpang susun Exit Tol Krapyak, Semarang, Jawa Tengah. Insiden maut tersebut terjadi pada Senin (22/12) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menyebutkan, hasil penelusuran melalui aplikasi MitraDarat menunjukkan bus tersebut tidak tercatat sebagai angkutan pariwisata maupun angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP).

"Adapun untuk data BLU-e, ditemukan data kendaraan tersebut terakhir melakukan uji berkala pada tanggal 3 Juli 2025 sedangkan hasil rampchek kendaraan yg dilakukan pada tanggal 9 Desember 2025 dinyatakan Tidak Laik Jalan dan Dilarang Operasional," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/12), dikutip dari Jawapos.

Untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah menurunkan tim ke lokasi. Serta melakukan koordinasi dengan Kepolisian, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Jasa Marga, serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Aan mengingatkan seluruh perusahaan otobus agar senantiasa mengutamakan keselamatan. Ia menegaskan, setiap operator wajib hanya mengoperasikan armada yang telah memenuhi standar kelaikan jalan dan memiliki perizinan resmi. Serta memastikan kesiapan kendaraan dan kondisi pengemudi sebelum perjalanan dimulai.

“Memastikan setiap pengemudi wajib dicek kesehatannya, memastikan tersedianya pengemudi cadangan, dan wajib memastikan pengemudi telah menguasai potensi risiko dan rute perjalanan,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, bus yang membawa 33 penumpang tersebut diketahui berangkat dari Jatiasih, Bekasi, dengan tujuan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berdasarkan laporan awal di lokasi kejadian, kendaraan itu melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga kehilangan kendali saat melintas di jalur menurun simpang susun.

Hal ini juga diduga karena kurangnya konsentrasi pengemudi dan tidak paham medan jalan saat menuruni Simpang Susun Krapyak.

Baca Juga: Upaya Hindari Kecelakaan, Pemdes Tanon Kediri Pasang Lampu Penerangan JalanAkibat kejadian tersebut, bus mengalami kerusakan parah pada bagian belakang dan samping akibat benturan keras. Sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu penumpang lainnya mengalami luka ringan.

 

 

Editor : rekian
#Exit Tol Krapyak #kemenhub #Cahaya Trans #semarang #Kecelakaan maut