Bus yang melayani rute Jakarta–Yogyakarta itu mengalami kecelakaan tunggal dan menewaskan 15 penumpang di lokasi kejadian.Insiden tragis tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Simpang Susun Exit Tol Krapyak.
Bus bernomor polisi B 7201 IV itu mengangkut 33 penumpang itu diketahui melaju dari Jatiasih, Bekasi menuju Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan laporan awal di lapangan, bus melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga kehilangan kendali saat menuruni simpang susun.
Hal ini juga diduga karena kurangnya konsentrasi pengemudi dan tidak paham medan jalan saat menuruni Simpang Susun Krapyak.
Akibat kejadian tersebut, bus mengalami kerusakan parah pada bagian belakang dan samping akibat benturan keras.
Data sementara mencatat 15 penumpang meninggal dunia di tempat, sementara 19 penumpang lainnya selamat namun mengalami luka-luka. Seluruh korban langsung dievakuasi dan mendapat penanganan dari petugas gabungan yang segera tiba di lokasi.
Tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, kepolisian, Jasa Marga, PMI, serta tenaga medis segera melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian. Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang selamat, kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit, antara lain RSUP dr Kariadi, RS Tugu Semarang, dan RS Columbia Asia Semarang.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengungkapkan bahwa proses evakuasi berlangsung cukup sulit. Sejumlah korban masih terjepit di dalam badan bus yang terguling, ditambah kondisi di sekitar lokasi kejadian yang dipenuhi pecahan kaca serta puing-puing kendaraan.
"Tim harus masuk ke dalam bus untuk membuka akses dan mengevakuasi korban satu per satu dengan sangat hati-hati. Evakuasi seluruh korban berhasil diselesaikan sekitar pukul 04.00 WIB," ujar Budiono di lokasi kejadian, dikutip dari Jawapos Radar Semarang, Senin (22/12).
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang, yang juga mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, khususnya saat melintas di jalan tol.
"Pastikan kondisi tubuh fit, beristirahat jika lelah, dan selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan lain," pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian