JP Radar Kediri - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) meluncurkan program Marandang.
Program ini dilakukan sebagai langkah membantu warga yang terdampak bencana di wilayah Sumatra.
Program ini menghadirkan bantuan pangan siap saji berupa rendang, makanan khas Minangkabau.
Beberapa pihak yang terlibat mulai memasak dan menyiapkan rendang sejak 5 hari sebelum pengiriman, yakni pada Senin, (15/12)
Dilansir dari Antara, Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, inisiatif Marandang mencerminkan kepedulian sosial serta semangat gotong royong masyarakat Sumbar dalam merespons dampak bencana yang melanda sejumlah daerah.
Proses pembuatan rendang dipusatkan di Istana Gubernuran dengan melibatkan TP PKK, berbagai organisasi perempuan, relawan, dan masyarakat umum.
Melalui program ini, TP PKK Sumbar menargetkan produksi rendang hingga mencapai dua ton.
“Target Marandang 1 ton, tapi Bapak Gubernur bilang 2 ton” terang Harneli Bahar, selaku Tim Penggerak PPK Sumbar, dikutip dari Antara.
Bantuan rendang rencananya akan disalurkan secara bertahap mulai Sabtu, (20/12)
Rendang dipilih karena memiliki daya tahan yang lama, kandungan gizi yang cukup, serta praktis didistribusikan sebagai makanan siap saji, sehingga dapat dikonsumsi berkali-kali oleh para korban bencana.
Program Marandang diharapkan tidak hanya menjadi bentuk bantuan darurat bagi warga terdampak bencana, tetapi juga program ini menjadi simbol kepedulian dan kekuatan gotong royong masyarakat Sumatra Barat.
Melalui sajian rendang yang sarat nilai budaya dan ketahanan pangan, Pemprov Sumbar berharap bantuan ini mampu meringankan beban korban bencana sekaligus menghadirkan kehangatan dan semangat untuk bangkit kembali.
Editor : rekian