JP Radar Kediri - Pemerintah memberikan sinyal positif dibukanya Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026. Meski demikian, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) disebut masih melakukan koordinasi terkait jadwal resmi pembukaan Seleksi 2026.
Sehingga dapat dipahami, bahwa hingga saat ini, belum ada pengumuman final mengenai waktu pendaftaran, jumlah formasi, maupun detail tata cara seleksi.
Meski demikian, pemerintah melalui KemenPAN-RB telah meminta seluruh kementerian dan lembaga untuk menganalisis kebutuhan untuk beberapa tahun ke depan. Rekrutmen ditargetkan untuk fresh graduate untuk mendorong regenerasi birokrasi.
Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti CPNS 2026 dianjurkan terus memantau situs resmi BKN dan KemenPAN-RB untuk memperoleh informasi valid.
Diminta pula untuk menyiapkan dokumen lebih awal, mempelajari pola tes terutama TWK, TIU, dan TKP, serta mewaspadai segala bentuk penipuan karena rekrutmen CPNS tidak dipungut biaya dan tidak memiliki jalur khusus.
Meskipun jadwal resmi pembukaan CPNS 2026 belum dirilis, arah kebijakan pemerintah menunjukkan seleksi akan dilakukan secara efisien dan ketat sesuai kebutuhan riil.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengaku telah meminta kepada Kementerian dan Lembaga untuk menyerahkan analisa kebutuhan pegawai mereka dalam lima tahun ke depan.
Ini dimaksudkan untuk melakukan analisis kebutuhan, sesuai dengan strategi 5 tahun ke depan.
“Jadi, kan kita supaya bisa lihat apakah nanti akan ada positive growth terhadap jabatan-jabatan tertentu, apakah ada harus minus growth, atau memang harus tetap seperti itu," tutur Rini, dikutip Senin (15/12/2025).
Menurutnya, analisa kebutuhan juga harus sesuai dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Sehingga Kementerian PANRB, akan membantu menyiapkan kebutuhan postur ASN secara nasional.
Pemerintah Masih Fokus Penerbitan SK ASN 2024
Fokus utama pemerintah masih pada penyelesaian penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seleksi 2024, yang prosesnya sempat meleset dari target awal.
Namun perlu diketahui, hingga saat ini, Rini mengatakan pihaknya tengah berkonsentrasi menyelesaikan penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan ASN 2025.
Ia mengungkapkan masih banyak pemerintah daerah (pemda) yang belum menyelesaikan target yang mestinya rampung pada Oktober 2025.
Adapun, pemerintah pusat dan daerah kemarin fokus untuk menyelesaikan tenaga honorer untuk diangkat menjadi aparatur sipil negara/ASN).
"Ke depan saya sih berharap saya bisa fokus kepada para fresh graduate untuk bisa ikut serta menjadi bagian daripada birokrasi," tegas Rini.
Kendati demikian, RIni tidak menegaskan kepastian mengenai pembukaan CPNS 2026. Dia hanya menegaskan bahwa K/L telah dimintai peta kebutuhan ASN-nya.
Namun, ia sudah meminta Kementerian dan Lembaga untuk menganalisis kebutuhan pegawai mereka dalam lima tahun ke depan. Ia menjelaskan, hal ini dilakukan agar bisa mengetahui apakah ada peningkatan, penurunan, atau tetapnya jumlah pegawai di berbagai jabatan.
"Jadi, kita bisa tahu apakah ada positif growth pada jabatan tertentu, apakah harus dikurangi atau tetap seperti sebelumnya," ujar Rini Widyantini di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2025).
Baca Juga: Selesaikan Latsar, CPNS Terima Gaji 100 Persen, Bupati Kediri Minta Pegawai Baru Bekerja dengan Hati
Formasi CPNS 2026
Formasi-formasi yang diprioritaskan kemungkinan besar akan mencakup sektor-sektor strategis yang menjadi fokus pembangunan nasional. Ini termasuk:
- Tenaga Pendidikan:
Formasi guru untuk jenjang pendidikan dasar, menengah, dan tinggi.
- Tenaga Kesehatan:
Dokter, perawat, apoteker, dan tenaga medis lainnya.
- Tenaga Teknis:
Formasi ini akan mencakup berbagai posisi yang dibutuhkan di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, termasuk di bidang teknologi informasi, analisis kebijakan, dan pelayanan publik.
Selain itu, ada harapan besar pendaftaran CPNS 2026 bagi lulusan SMA SMK.
Diharapkan pemerintah melalui BKN juga akan mengakomodasi lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk lulusan SMA/SMK.
Formasi CPNS untuk lulusan SMA SMK biasanya tersedia di instansi yang membutuhkan tenaga pelaksana, seperti di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM atau Kejaksaan.
Baca Juga: Update Terbaru Rekrutmen CPNS 2026, BKN Minta Instansi Harus Realistis Ajukan Kebutuhan Formasi
Seleksi sekolah kedinasan 2025
Seleksi ini menyediakan 3.252 formasi dari tujuh kementerian/lembaga, di antaranya:
STMKG (BMKG): 350 formasi
STIS (BPS): 400 formasi
PSSN (BSSN): 50 formasi
IPDN: 1.061 formasi
STIN (BIN): 100 formasi PKN
STAN: 500 formasi
SIPENCATAR (Kemenhub): 791 formasi Tahapan seleksi telah berlangsung sejak 28 Juni 2025, dengan pelaksanaan SKD pada 11–26 Agustus 2025.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil