JP Radar Kediri – Tak hanya digerojok bansos susulan di bulan Desember 2025 ini, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH BPNT terdapat penambahan penerima.
Kabar baiknya, Pemerintah secara resmi mempercepat proses penyaluran bantuan pada 12 Desember 2025 dengan batas akhir pencairan tanggal 31 Desember 2025.
Bahkan, tahun 2026 terkait penyaluran bansos tahap pertama penerima manfaat baru akan bertambah di penyaluran bantuan.
Kementerian Sosial (Kemensos) terus melakukan pembaharuan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan bantuan tersalurkan 100% kepada KPM di semua kluster jenis bansos.
Meski demikian masih ada kesempatan bagi KPM baru yang sebelumnya belum pernah ditetapkan sebagai penerima bansos PKH BPNT dari pemerintah.
Kriteria Penerima Bansos 2026
Kekosongan kuota akibat KPM yang graduasi akan diambil oleh penerima manfaat yang berada di desil 1 sampai 5, yang memiliki prioritas menerima bantuan dari pemerintah.
KPM BLTS Kesra berkesempatan besar karena telah melalui proses verifikasi, sehingga layak mendapatkan bantuan karena termasuk desil 1 hingga 4 dan sudah terdaftar dalam DTSEN.
KPM ini harus memenuhi syarat seperti terdata di DTSEN, berada di desil 1 sampai 5, yang merupakan desil prioritas bansos.
Penerima manfaat juga sudah mendaftarkan diri melalui kelurahan atau Dinas Sosial dan sudah mendaftarkan secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos.
Target penambahan KPM adalah memperluas cakupan bantuan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dan yang belum pernah menerima bansos pemerintah.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi KPM yang belum pernah mendapatkan bansos dan akan diberi kesempatan untuk menggantikan KPM yang tergraduasi atau mengundurkan diri secara mandiri.
Pemerintah telah menentukan kategori penerima bansos BLTS Kesra 2025. Diantara penerima itu yaitu masyarakat yang masuk ke kategori desil satu, dua, tiga, dan empat pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
BLT Kesra bukan hanya diberikan kepada KPM PKH dan BPNT saja, tapi juga masyarakat yang belum pernah menerima bantuan sosial reguler atau tambahan dari pemerintah.
Yang akan mendapat BLT adalah mereka yang terdaftar desil satu hingga empat.
Desil satu: Sangat miskin
Desil dua: Miskin
Desil tiga: Hampir miskin
Desil empat: Pas-pasan
BLT Kesra tahun ini akan diberikan kepada KPM yang sudah menerima bansos reguler seperti PKH dan BPNT, serta masyarakat yang belum pernah sama sekali menerima bantuan dari pemerintah.
Sebagai informasi, Desil merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut kelompok atau tingkatan kesejahteraan rumah tangga. Desil ini dibedakan menjadi sepuluh tingkatan.
1. Desil satu yaitu Masyarakat yang masuk kategori tingkat kesejahteraan terendah dan masuk miskin ekstrim.
2. Desil dua sampai empat merupakan Masyarakat yang masuk kategori miskin dan rentan.
3. Desil lima sampai sepuluh ialah mereka yang memiliki tingkat kesejahteraan lebih tinggi dan telah dianggap mampu.
Cara cek bansos November Menggunakan NIK KTP
Untuk mengetahui sebagai penerima atau tidak, pertama, akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
Lalu, masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan
Masukkan pula nama penerima manfaat sesuai KTP. Kemudian isikan huruf kode yang tertera dalam kotak kode (captcha)
Klik tombol 'Cari Data'. Setelah itu, sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.
Masyarakat bisa melakukan cek bansos tahun 2025 secara online melalui laman resmi Kemensos, https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut panduan selengkapnya.
Cara Cek Bansos Melalui SIKS-NG Kemensos
1. Unduh aplikasi SIKS-NG melalui Play Store.
2. Login menggunakan akun resmi pendamping sosial.
3. Masukkan NIK atau nama lengkap penerima manfaat.
4. Sistem akan menampilkan informasi penerima bansos, termasuk jenis bantuan dan status penyalurannya.
Pembaruan Data Penerima Menggunakan DTSEN
Mulai triwulan II tahun 2025, Kemensos secara resmi menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pengganti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Tujuannya agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, menghindari data ganda, dan memastikan transparansi penerimaan bansos.
Cek Nama Penerima Bansos Lewat DTSEN secara Online
1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store
2. Daftar dan login menggunakan NIK
3. Pilih menu Cek Bansos
4. Masukkan data domisili dan nama lengkap
5. Tekan “Cari Data” dan lihat hasilnya
6. Kamu juga bisa cek lewat situs web cekbansos.kemensos.go.id
7. Buka cekbansos.kemensos.go.id
8. Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
9. Masukkan kode captcha
10. Klik “Cari Data”.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil