JP Radar Kediri – Akhirnya, kabar baik datang juga dari pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang sudah 100 persen.
Para pendidik, khususnya guru PNS dan ASN bersertifikasi melaporkan telah menerima dari berbagai daerah , mulai THR TPG, dan gaji ke-13 guru mulai direalisasikan secara bertahap.
Supaya pencairan tak mengalami hambatan apapun, guru diminta untuk aktif memantau informasi resmi dari dinas Pendidikan, tidak mudah terpancing kabar yang belum terverifikasi, serta memastikan data kepegawaian selalu diperbarui.
Dengan semakin banyaknya daerah yang telah mencairkan TPG 100 persen, THR, dan gaji ke-13, optimisme guru di daerah lain pun semakin menguat.
Pencairan TPG 100 persen tahun 2025 menjadi bukti bahwa komitmen terhadap kesejahteraan guru terus berjalan, meskipun dengan tantangan yang berbeda di setiap daerah.
Sebagai informasi, TPG 100 persen merupakan tambahan tunjangan profesi yang diberikan kepada guru PNS atau ASN yang telah memiliki sertifikat pendidik dan tidak menerima tunjangan kinerja (TPP) atau tunjangan sejenis setiap bulan.
Tambahan ini umumnya diberikan dalam dua bentuk utama, pertama, THR TPG 100 persen, kedua, Gaji ke-13 TPG 100 persen.
Besaran yang diterima pada umumnya setara satu kali gaji pokok, meskipun nominal pastinya dapat berbeda tergantung golongan dan masa kerja masing-masing guru.
Apa Syarat Guru Penerima TPG 100 Persen?
Tidak semua guru otomatis menerima tambahan TPG 100 persen. Adapun kriteria utama meliputi: Guru PNS atau ASN, telah memiliki sertifikat pendidik, tidak menerima TPP atau tunjangan kinerja bulanan, data valid dan sinkron di sistem kepegawaian.
Daftar Daerah yang Sudah Mencairkan TPG 100 Persen
Sumatera Utara
Guru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Padang Lawas mengonfirmasi bahwa TPG 100 persen, THR, dan gaji ke-13 telah masuk ke rekening.
Tak hanya itu, SMK di sejumlah kabupaten melaporkan bahwa TPG 100 persen tahun 2025 cair pada sore hari.
Di Humbang Hasundutan, pencairan bahkan mencakup dua komponen sekaligus, yaitu TPG 100 persen dan THR, ditambah pelunasan tunggakan tahun sebelumnya.
Kabupaten Lebak, Banten
Guru SD menyampaikan bahwa THR sertifikasi sebesar satu kali gaji pokok telah diterima. Gaji ke-13 juga sudah cair, sementara TPG bulan berikutnya masih dalam proses.
Rembang dan Subang
Guru di Rembang melaporkan TPG 100 persen telah cair, sedangkan di Subang sempat muncul sinyal pencairan yang kemudian benar-benar direalisasikan untuk THR sertifikasi dan gaji ke-13.
Jember, Jawa Timur
Tambahan TPG 100 persen tahun 2025 dilaporkan telah masuk ke rekening guru.
Kondisi ini menegaskan bahwa pencairan TPG tidak selalu serentak dan sangat bergantung pada kesiapan administrasi daerah.
Kalimantan dan Sulawesi
Dari wilayah Kalimantan, Palangkaraya tercatat telah menyalurkan THR TPG jenjang SMA tahun 2025.
Sementara di Kotawaringin Timur (Sampit), tambahan TPG 100 persen untuk guru SMA cair pada pertengahan November 2025.
Di Sulawesi, sejumlah daerah seperti Gowa, Pinrang, Kepulauan Selayar, dan Parigi Moutong juga telah merealisasikan pencairan.
Aceh Tenggara bahkan menuntaskan pembayaran hingga tahun-tahun sebelumnya, termasuk THR dan gaji ke-13 untuk tahun anggaran 2023 dan 2024.
Alasan Pencairan TPG 100 Persen Tidak Serentak
Terkait alasan mengapa penyaluran TPG tidak serentak, hal ini lantaran terdapat beberapa faktor diantaranya:
-Kemampuan fiskal daerah
-Kelengkapan administrasi guru
-Kecepatan penetapan regulasi daerah
-Prioritas belanja dalam APBD
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil