Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

ITS Dukung Pengembangan Kawasan Kuliner Halal di Kelurahan Kaliombo Kota Kediri

Ayu Ismawati • Jumat, 19 Desember 2025 | 07:00 WIB

PENGABDIAN: Tim dosen ITS dan mahasiswa menyerahkan hasil pengabdian kepada masyarakat di Kedai Kaliombo, Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri secara simbolis, Rabu (17/12)
PENGABDIAN: Tim dosen ITS dan mahasiswa menyerahkan hasil pengabdian kepada masyarakat di Kedai Kaliombo, Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri secara simbolis, Rabu (17/12)

KEDIRI, JP Radar Kediri- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melalui program Pengabdian kepada Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata-nya turut berkontribusi dalam pengembangan kawasan kuliner halal di Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri.

Program yang berlangsung sejak Agustus hingga akhir tahun ini menitikberatkan pada penguatan infrastruktur, branding kawasan, hingga pendampingan legalitas dan status halal usaha kuliner.

Koordinator Pengabdian kepada Masyarakat ITS di Kelurahan Kaliombo Dr. Dewi Septanti, S.Pd., ST., MT., menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan pembukaan resmi di kantor kelurahan dan diterima langsung oleh lurah setempat.

Setelah itu, tim dosen ITS bersama mahasiswa langsung melakukan pekerjaan fisik sesuai kebutuhan masyarakat.

“Pelaksanaannya kami mulai dari Agustus. Setelah pembukaan di kelurahan, kami langsung action ke pekerjaan fisik. Prosesnya tidak instan, karena desainnya terus kami diskusikan dan perbaiki bersama Karang Taruna Kaliombo sebagai pengguna,” ujarnya.

Adapun kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat beranggotakan 9 dosen ITS dan sejumlah mahasiswa yang turut serta melalui kegiatan KKN. Kegiatan itu berfokus pada upaya branding kawasan kuliner halal.

Perubahan wajah kawasan wisata kuliner itu bertujuan meningkatkan perekonomian warga setempat. Lokasinya yang berada di kawasan urban dengan banyak UMKM lokal, menjadikan Kelurahan Kaliombo ini berpotensi sebagai kawasan wisata kuliner.

Baca Juga: Lantik Pegawai Fungsional, Wali Kota Kediri Vinanda: ASN Harus Responsif dan Tidak Boleh Lagi Ada Pelayanan yang Berbelit

Sehingga, perlu perencanaan penataan kawasan yang memperhatikan prinsip berkelanjutan agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan warga setempat.

“Kaliombo ini termasuk sentra kuliner. Dan kami ingin mengangkatnya sebagai ikon kuliner Kediri, khususnya kuliner halal. Karena masyarakat Kediri mayoritas muslim, sehingga wisata kuliner halal ini sangat potensial,” jelas dosen arsitektur ITS itu sembari menyebut, ada lebih dari 200 pelaku usaha kuliner di kawasan tersebut.

Tim dosen ITS dan mahasiswa saat berfoto bersama perwakilan Kelurahan Kaliombo dan karang taruna dalam pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis produk, Agustus 2025 lalu.
Tim dosen ITS dan mahasiswa saat berfoto bersama perwakilan Kelurahan Kaliombo dan karang taruna dalam pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis produk, Agustus 2025 lalu.

Selain pembangunan fisik, ITS juga melakukan pendampingan nonfisik selama kurang lebih empat bulan.

Pendampingan tersebut meliputi proses awal sertifikasi halal, pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), pembuatan video promosi, penyusunan laporan, publikasi di jurnal dan media cetak, hingga penyusunan desain kawasan.

Baca Juga: Bangun Pilot Project Gerai Koperasi Merah Putih di Ngronggo Kediri, Begini Kondisinya

Selanjutnya, pihaknya berharap kerjasama ini dapat berlanjut. Dewi menyampaikan, ITS siap memberikan dukungan lanjutan, terutama dalam bentuk perencanaan dan desain kawasan.

Di antaranya termasuk konsep gapura, pencahayaan, hingga penataan kawasan halal yang desain teknisnya sudah diserahkan kepada pihak Karang Taruna Kaliombo sebagai bahan referensi.

“Kalau untuk desain dan pendampingan, kami siap. Tinggal nanti pelaksanaannya tentu perlu dukungan pemerintah daerah, baik dari sisi perizinan maupun pendanaan. Jika kami diminta mendampingi lagi, kami siap,” tandasnya.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat, kawasan kuliner halal Kaliombo diharapkan semakin berkembang dan menjadi destinasi unggulan wisata kuliner di Kota Kediri.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kaliombo Rendy Agung Santoso menyambut baik kerjasama dengan ITS tersebut.

Kontribusi yang diberikan perguruan tinggi itu telah banyak membantu upaya pengembangan kawasan yang selama ini dimotori oleh masyarakat di sana. Salah satunya dengan pembangunan dapur yang dapat menunjang operasional kedai yang dikelola karang taruna.

“Setelah sama ITS kami dikasih pembuatan dapur ini, alhamdulillah sangat bermanfaat dan dapat menunjang kegiatan kami. Bisa menambah produktivitas juga di sini,” ungkapnya.

Selain itu, desain kawasan yang dibuat ITS juga sangat membantu mereka dalam melakukan branding kawasan. Itu sejalan dengan harapan karang taruna dalam mengembangkan kawasan tersebut sebagai kampung kuliner.

“Pengembangan kawasan ini sudah ingin kami lakukan sejak 2023 lalu. Dan kebetulan ada teman-teman dari ITS datang ke sini, akhirnya kami usul melalui rembug. Dan ini akhirnya memudahkan kami untuk branding kawasan ke depannya,” tandas Rendy.

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#its #its surabaya #Pengabdian kepada masyarakat #kkn