Pihak TN Tesso Nilo menduga ranjau itu sengaja ditebar sebagai bentuk sabotase dengan tujuan mencelakai satwa liar, khususnya gajah.
“Di sini, kami menemukan ranjau yang ditaruh di jalan area patroli,” ujar seorang petugas dalam unggahan di Instagram @btn_tessonilo, pada Selasa, (16/12).
Penemuan ini bukan kali pertama terjadi dan dinilai sangat membahayakan, baik bagi petugas lapangan maupun satwa yang melintas di kawasan tersebut.
Dalam unggahan yang sama, pihak TNTN juga menggambarkan beratnya tantangan menjaga kawasan hutan lindung di Sumatera. Saat melewati jalur patroli, polisi hutan kerap kembali menemukan penjelajahan paku yang sengaja ditebar.
Baca Juga: Pemkot Kediri Kirim Tujuh Truk Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera
“Perjuangan menjaga hutan ini selalu melawan tantangan berat,” tulis pihak TNTN.
Ranjau paku itu dinilai membahayakan banyak pihak, mulai dari petugas lapangan hingga satwa liar yang melintas.
“Bisa mencelakai petugas, merusak kendaraan, bahkan membahayakan langkah teman-teman yang sedang menjalankan tugas,” sebut mereka.
Baca Juga: Viral! Anak Gajah Tari Mati di Tesso Nilo, Balai TNTN Mengungkap Penyebab Sebenarnya
Petugas Taman Nasional Tesso Nilo menyatakan bahwa kegiatan patroli dan pengamanan kawasan hutan terus dilakukan sebagai upaya memulihkan ekosistem yang mengalami kerusakan akibat pembalakan hutan secara besar-besaran.
Kerusakan tersebut juga disebut sebagai salah satu faktor yang memicu terjadinya bencana di wilayah Sumatera pada akhir November 2025.
“Padahal tujuan kami hanya untuk memulihkan hutan, menanam kembali, dan mengembalikan Tesso Nilo seperti sedia kala,” tulis pihak TNTN.
Baca Juga: Viral! Karena Kelaparan, Gajah di Thailand ini Gasak Makanan Ringan dari Sebuah Toko Kelontong
Hingga kini, TN Tesso Nilo masih menyoroti beratnya tantangan di lapangan, di mana upaya menjaga kelestarian hutan kerap dibayangkan pada berbagai bentuk gangguan.
Hingga saat ini, pengelola taman nasional mengakui bahwa menjaga kawasan konservasi merupakan tantangan yang tidak ringan.
Mereka berharap adanya dukungan serta doa dari berbagai pihak agar para petugas selalu diberi keselamatan dan perlindungan saat menjalankan tugas di lapangan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian