JP Radar Kediri – Menjelang akhir bulan Desember sekaligus pergantian tahun, program pemerintah yakni Program Indonesia Pintar (PIP) 2025 masih dicairkan. Seperti diketahui, pencairan tahap akhir PIP 2025 dijadwalkan berlangsung mulai November hingga akhir Desember 2025.
PIP akan segera disalurkan melalui bank-bank penyalur Himbara (BRI, BNI, dan Mandiri), dana bantuan ini akan segera masuk ke rekening para pelajar yang telah terverifikasi sebagai penerima manfaat.
Pihak bank penyalur seperti BRI dan BNI telah menyiapkan sistem penyaluran cepat dengan memanfaatkan layanan digital banking dan mobile banking untuk mempercepat proses transaksi.
Dengan dukungan teknologi dan integrasi data melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSEN), penyaluran dana diharapkan lebih cepat, tepat sasaran, dan transparan.
Untuk itu, perlu orang tua dan peserta didik melakukan pengecekan PIP 2025 di laman resmi dengan cukup klik pip.kemendikdasmen.go.id. Ini dilakukan agar tidak tertinggal informasi pencairan dana bantuan pendidikan.
Cukup mudah dilakukan, proses Cek PIP 2025 kini bisa dilakukan secara mandiri dan online melalui laman resmi pip.kemendikdasmen.go.id, tanpa perlu datang ke sekolah maupun kantor bank.
Untuk itu, kamu bisa melakukan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) 2025 dengan mengeceknya terlebih dahulu menggunakan NISN.
Pastikan pula, nomor NISN yang kamu masukkan sudah sesuai dengan pihak sekolah yang tercatat di Dapodik (Data Pokok Pendidikan) Kemendikdasmen.
Kemendiktisaintek menegaskan bahwa siswa penerima dari tahap sebelumnya yang belum mencairkan dana tetap dapat melakukannya selama rekening masih aktif.
Di beberapa wilayah terpencil, tim penyalur juga melakukan mekanisme jemput bola agar siswa tetap bisa menerima haknya tanpa harus datang ke kantor cabang bank.
Apa Itu PIP 2025?
PIP merupakan singkatan dari Program Indonesia Pintar (PIP) 2025. PIP merupakan bantuan pemerintah yang bertujuan menekan angka putus sekolah, khususnya di kalangan anak dari keluarga miskin dan rentan miskin.
Nantinya, dana PIP itu dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pendidikan, seperti pembelian perlengkapan sekolah, seragam, alat tulis, hingga kebutuhan penunjang belajar lainnya, baik di jalur formal maupun nonformal.
Besaran Dana Bantuan PIP April 2025
Besaran dana bantuan PIP bervariasi, hal ini tergantung pada jenjang pendidikan siswa.
SD / SDLB / Paket A
Siswa baru: Rp450.000 per tahun
Siswa kelas akhir: Rp225.000 per tahun
SMP / SMPLB / Paket B
Siswa baru: Rp750.000 per tahun
Siswa kelas akhir: Rp375.000 per tahun
SMA / SMK / SMALB / Paket C
Siswa baru: Rp1.800.000 per tahun
Siswa kelas akhir: Rp900.000 per tahun
Cara Mengetahui Penerimaan Program PIP
- Buka aplikasi SIPINTAR, melalui link https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1
- Temukan kotak 'Cari Penerima PIP'.
- Isi NISN dan NIK dan tuliskan jawaban perhitungan yang diminta lalu klik tombol 'Cek Penerima PIP'.
- Status penerima PIP akan muncul secara otomatis.
Bagaimana Kelanjutan PIP 2026?
Kemendikdasmen juga telah menyiapkan kelanjutan Program Indonesia Pintar pada 2026 sebagai bagian dari program prioritas pendidikan.
Alokasi anggarannya telah disusun untuk menjangkau lebih banyak peserta didik di berbagai jenjang.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa anggaran PIP 2026 mencapai Rp13,4 triliun untuk sekitar 18,5 juta siswa.
“PIP dengan alokasi anggaran Rp13,4 triliun untuk 18,5 juta siswa,” kata Abdul Mu’ti dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI, Kamis, 4 September 2025.
Anggaran tersebut akan disalurkan kepada peserta didik mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Pada 2026, siswa PAUD akan menjadi penerima baru PIP seiring diterapkannya kebijakan wajib belajar 13 tahun.
Kemendikdasmen menetapkan pendidikan wajib dimulai dari Taman Kanak-Kanak hingga SMA. Dengan kebijakan tersebut, murid TK akan mulai menerima bantuan PIP pada 2026.
“PIP yang selama ini dikhususkan untuk murid SD, SMP, dan SMA mulai tahun depan akan diberikan juga untuk tingkat Taman Kanak-Kanak,” ujar Abdul Mu’ti di Kantor Kemendikdasmen, Rabu, 22 Oktober 2025.
Meski demikian, besaran bantuan PIP untuk siswa TK hingga kini belum diumumkan. Program wajib belajar 13 tahun ini direncanakan akan dijalankan dengan dukungan Kementerian Desa.
“Wajib Belajar 13 Tahun ditargetkan mulai dilaksanakan tahun depan dengan kerja sama Kementerian Desa,” tegasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil