Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Viral Ferry Irwandi Merasa Difitnah Serentak Soal Narasi Pemerintah Tutup Mata dalam Bencana Sumatera, Ini Poin Utama Klarifikasinya!

Shinta Nurma Ababil • Senin, 8 Desember 2025 | 21:53 WIB
Ferry Irwandi Difitnah soal bencana Sumatera
Ferry Irwandi Difitnah soal bencana Sumatera

JP Radar Kediri - Konten Kreator Ferry Irwandi memang cukup ramai dibicarakan masyarakat tanah air. Terlebih dirinya mampu mengumpulkan miliaran uang untuk donasi bencana Sumatera hanya dalam waktu sebentar.

Namun, belakangan ini Ferry justru merasa difitnah seiring beredarnya narasi yang berkembang terkait pernyataan bahwa pemerintah menutup mata dalam kasus banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan pernyataan pemerintah menutup mata dalam kasus banjir dan tanah longsor di Sumatera, yang merusak rumah-rumah penduduk hingga melenyapkan banyak nyawa tak berdosa.

"Hari ini serentak saya difitnah oleh banyak orang dengan narasi yang sama, orang yang berbeda-beda tapi satu kecaman dan narasi. Selama ini saya nggak peduli, tapi untuk yang ini sudah keterlaluan,” tulis Ferry Irwandi dalam unggahannya di Instagram.

 Baca Juga: Verrell Bramasta Klarifikasi Usai Viral Pakai Rompi Taktis ke Lokasi Bencana

Konten kreator yang sempat datang langsung ke Sumatera untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor itu merasa dirinya telah difitnah. Karena Ferry Irwandi tidak pernah menyinggung pemerintah dengan narasi tutup mata.

"Pertama, saya tidak mengatakan bahwa pemerintah tutup mata. Kedua, saya tidak pernah sama sekali mempolitisasi isu yang dimaksud dan membuat konten khusus soal isu sensitif yang dikatakan,” tegas Ferry Irwandi.

Dia pun meminta media yang menulis pernyataan menyudutkan dirinya untuk memberikan ruang klarifikasi yang berimbang untuknya.

Dia juga meminta agar berita yang menuding dirinya sembarangan dapat diturunkan. Karena dalam hal ini, Ferry Irwandi merasa jadi korban fitnah.

 Baca Juga: Viral Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Pergi Umroh Saat Daerah Dilanda Banjir, Begini Klarifikasinya

Alih-alih menyudutkan pemerintah, Ferry Irwandi justru mengaku bekerja sama dengan berbagai pihak saat datang secara langsung ke Sumatera.

Dia bekerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk dengan sejumlah instansi pemerintah untuk tujuan membantu masyarakat.

"Semua merasa saling berbagi kerja dan berjalan dengan baik. Janganlah kayak gini, buat apa,” imbuh Ferry Irwandi.

Ferry Irwandi meluruskan dua poin utama:

Pertama, Ferry menegaskan tidak pernah mengatakan bahwa pemerintah tutup mata terhadap bencana ini.

Kedua, Isu sensitif tersebut (pelecehan/kasus horor) bukan berasal dari konten khusus yang ia buat. Hal itu muncul spontan dalam sesi live streaming penggalangan dana seminggu lalu, bersumber dari penelepon yang menceritakan situasi lapangan.

"Sama sekali tidak pernah dinarasikan seperti yang tertulis di media. Teman-teman media yang menulis berita ini, mohon klarifikasi dan verifikasinya," pinta Ferry.

Ia juga menegaskan bahwa situasi di lapangan justru kondusif, di mana relawan, NGO, Pemerintah Pusat, Pemda, TNI, dan Polri saling berkolaborasi dengan baik.

 Baca Juga: Viral Isu Gaji Pensiunan PNS Naik 16 Persen, Faktanya Diungkap KOMDIGI dan TASPEN

Sebelumnya, di beberapa media yang sudah menayankan narasi Ferry tersebut menuai kecaman keras dari sejumlah pihak.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Syurya Muhammad Nur, menilai Ferry telah melanggar etika komunikasi publik.

"Penyampaian isu pelecehan seksual di lokasi bencana yang disebarkan lewat konten oleh Ferry ini tanpa verifikasi memadai dan berpotensi melukai psikologis korban," kata Syurya, Senin (8/12/2025). Menurutnya, ruang publik saat bencana harusnya diisi edukasi dan empati, bukan eksploitasi isu sensitif.

Senada dengan Syurya, Direktur Eksekutif Veritas Institut, Aldi Tahir, juga memberikan peringatan keras. Ia menilai informasi yang tidak terkonfirmasi dapat menimbulkan trauma baru (reviktimisasi).

"Isu pelecehan seksual adalah persoalan serius... Jika disampaikan tanpa data resmi dan verifikasi yang jelas, narasi seperti itu sangat berisiko melukai korban untuk kedua kalinya," ujar Aldi, Minggu (7/12/2025).

 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#ferry irwandi #viral #ferry irwandi difitnah #klarifikasi #bencana Sumatera #konten kreator