JP Radar Kediri – Pendistribusian bantuan tambahan dari pemerintah seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra menjadi perhatian besar bagi masyarakat khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bansos senilai Rp900 ribu itu sangat diharapkan masyarakat ditengah sulitnya ekonomi dan naiknya harga bahan pokok.
Tak hanya bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000, ada pula Bantuan Pangan berupa beras 20 kg (2 karung) dan minyak goreng 4 liter.
Namun perlu dipahami, BLT Kesra dan Bonus Beras/Minyak Goreng adalah dua program berbeda. Sehingga KPM yang menerima salah satu bantuan belum tentu otomatis mendapatkan yang lain.
Bantuan pangan ini memiliki kuota terpisah, yakni sebanyak 18,3 juta KPM. Fokus penerima penebalan bantuan pangan ini adalah KPM yang tercatat sebagai penerima BPNT aktif (Program Sembako).
Kriteria Penerima BLT Kesra Rp900.000
1. KPM Aktif Pengganti Kuota
Ini adalah KPM aktif, baik penerima PKH murni atau BPNT murni.
Mereka yang berada di desil 5 hingga 10—meski di luar target utama desil 1–4—memiliki kesempatan mengisi kuota kosong.
Kunci pentingnya, mereka wajib lolos verifikasi oleh petugas Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) setempat.
2. KPM Lama yang Pernah Terputus
KPM yang dulunya pernah menerima bantuan sosial (misalnya BLT COVID-19 pada 2020) dan memiliki Kartu KKS, namun bantuannya terputus dan bertahun-tahun tidak cair lagi.
Nama-nama KPM lama ini kini telah masuk kembali dalam Daftar Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan diplot sebagai penerima BLT Kesra.
Penyaluran akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia atau melalui Kartu KKS bagi yang masih menyimpannya.
Kriteria Penerima Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter
KPM yang berhak menerima bantuan pangan ini antara lain:
- Penerima BPNT murni: KPM yang hanya menerima BPNT.
- Penerima BPNT plus PKH: KPM yang menerima BPNT dan PKH.
- Penerima BPNT baru/komplementer: KPM yang sebelumnya hanya menerima.
Cara Cek Desil Penerima Bansos Kemensos
Berikut langkah-langkahnya:
Unduh dan instal aplikasi Cek Bansos.
Buat akun baru dengan mengisi data diri, seperti nomor KK, NIK, nama lengkap, alamat, email, dan nomor telepon.
Unggah foto KTP dan swafoto bersama KTP.
Pastikan semua data valid, klik “Buat Akun,” dan tunggu proses verifikasi selesai.
Login ke aplikasi, buka menu Profil, dan periksa kolom “Peringkat Kesejahteraan Keluarga” untuk melihat desil keluarga.
Cara cek bansos Menggunakan KTP Lewat Hp
Untuk mengetahui sebagai penerima atau tidak, pertama, akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
Lalu, masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan
Masukkan pula nama penerima manfaat sesuai KTP. Kemudian isikan huruf kode yang tertera dalam kotak kode (captcha)
Klik tombol 'Cari Data'. Setelah itu, sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.
Masyarakat bisa melakukan cek bansos tahun 2025 secara online melalui laman resmi Kemensos, https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut panduan selengkapnya.
Cek Nama Penerima Bansos Lewat DTSEN secara Online
1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store
2. Daftar dan login menggunakan NIK
3. Pilih menu Cek Bansos
4. Masukkan data domisili dan nama lengkap
5. Tekan “Cari Data” dan lihat hasilnya
6. Kamu juga bisa cek lewat situs web cekbansos.kemensos.go.id
7. Buka cekbansos.kemensos.go.id
8. Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
9. Masukkan kode captcha
10. Klik “Cari Data”.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil