JP Radar Kediri – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Sosial (Kesra) yang cair di penghujung tahun 2025 ini bisa diambil masyarakat hari ini.
Bansos dengan nominal Rp 900.000 resmi mulai dicairkan di berbagai wilayah Indonesia baik melalui Kantor Pos dan titik komunitas yang sudah ditentukan pemerintah.
Namun tidak semua warga bisa mencairkan bantuan ini. BLT Kesra disebut sebagai bansos eksklusif karena hanya diberikan kepada penerima yang memenuhi seluruh kriteria khusus.
BLT Kesra hanya ditujukan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memenuhi semua persyaratan, pertama, nama calon penerima wajib tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
KPM telah melalui proses pemeriksaan oleh pihak berwenang dan dinyatakan layak sebagai penerima bantuan.
Kategori ini mencakup kelompok masyarakat sangat miskin hingga rentan miskin masuk desil 1-4.
Ini menjadi syarat terpenting. Bantuan hanya diberikan kepada warga yang tidak sedang dan belum pernah menerima bansos lain.
Dengan kriteria tersebut, pemerintah memastikan dana bantuan tepat sasaran ke keluarga yang benar-benar membutuhkan dan belum tersentuh program sosial lainnya.
Cara Cek Penerima BLT Kesra 2025 Menggunakan NIK KTP
- Pertama, kunjungi situs web resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Kemudian, isi kolom wilayah (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan) sesuai dengan data yang ditemukan di KTP Anda.
- Kemudian, ketikkan nama lengkap pada kolom yang tersedia dan masukkan kode verifikasi atau Captcha untuk keamanan.
- Terakhir, klik tombol "Cari Data" untuk melihat informasi tentang status penerimaan, termasuk jenis dan periode penyaluran.
Bansos BLT Kesra dan PKH BPNT Dicairkan
Per hari ini, Jumat, 21 November 2025, pencairan PKH dan BPNT dilakukan per tiga bulan. Namun, tanggal dana masuk ke rekening maupun penyaluran di Kantor Pos bisa berbeda di setiap wilayah.
Kemensos menegaskan bahwa tidak ada tanggal pasti yang diumumkan secara terbuka, karena pencairan menyesuaikan proses verifikasi dan validasi data di daerah.
Dari jumlah itu, 18 juta adalah penerima reguler, sedangkan 17 juta lainnya merupakan penerima baru yang datanya sudah dipastikan valid oleh petugas pendamping dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Proses verifikasi bansos kali ini disebut jauh lebih ketat. Data calon penerima dicek berlapis, mulai dari pendamping sosial, pemerintah daerah, hingga BPS sebagai validator akhir agar bansos tidak salah sasaran.
Selain PKH BPNT, bantuan lain yang paling ditunggu adalah BLT Kesra, yang mulai disalurkan Jumat pekan ini melalui PT Pos Indonesia.
Penyaluran dapat dilakukan setelah dana diteruskan pemerintah ke PT Pos, biasanya dua hari sebelum pencairan.
Penerima, terlebih bagi yang baru masuk daftar, wajib membawa surat pemberitahuan resmi dari PT Pos untuk mengambil bantuan di titik penyaluran.
Agar seluruh KPM terjangkau, pemerintah menyiapkan tiga opsi penyaluran:
- Pertama, datang langsung ke Kantor Pos
- Kedua, pencairan kolektif melalui komunitas di wilayah padat
- Diantar langsung ke rumah bagi lansia dan penyandang disabilitas
Dengan mekanisme baru ini, pemerintah memastikan bansos Triwulan IV dapat selesai tersalurkan sebelum tutup tahun anggaran 2025.
Masyarakat diminta melakukan pengecekan secara mandiri melalui situs atau aplikasi resmi Kemensos.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil