JP Radar Kediri – Kabar baik penyaluran bantuan sosial (bansos) di bulan November 2025 ini.
Pencairan besar-besaran kembali digulirkan pemerintah. Sebanyak 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai kemasukan saldo dari PKH, BPNT, hingga BLT Kesra yang cair sebagai bantuan tunai sementara.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut total 35.046.783 penerima telah lolos verifikasi.
Bansos Dicairkan Jumat Ini
Per hari ini, Jumat, 21 November 2025, pencairan PKH dan BPNT dilakukan per tiga bulan. Namun, tanggal dana masuk ke rekening maupun penyaluran di Kantor Pos bisa berbeda di setiap wilayah.
Kemensos menegaskan bahwa tidak ada tanggal pasti yang diumumkan secara terbuka, karena pencairan menyesuaikan proses verifikasi dan validasi data di daerah.
Dari jumlah itu, 18 juta adalah penerima reguler, sedangkan 17 juta lainnya merupakan penerima baru yang datanya sudah dipastikan valid oleh petugas pendamping dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Proses verifikasi bansos kali ini disebut jauh lebih ketat. Data calon penerima dicek berlapis, mulai dari pendamping sosial, pemerintah daerah, hingga BPS sebagai validator akhir agar bansos tidak salah sasaran.
Selain PKH BPNT, bantuan lain yang paling ditunggu adalah BLT Kesra, yang mulai disalurkan Jumat pekan ini melalui PT Pos Indonesia.
Penyaluran dapat dilakukan setelah dana diteruskan pemerintah ke PT Pos, biasanya dua hari sebelum pencairan.
Penerima, terlebih bagi yang baru masuk daftar, wajib membawa surat pemberitahuan resmi dari PT Pos untuk mengambil bantuan di titik penyaluran.
Agar seluruh KPM terjangkau, pemerintah menyiapkan tiga opsi penyaluran:
- Pertama, datang langsung ke Kantor Pos
- Kedua, pencairan kolektif melalui komunitas di wilayah padat
- Diantar langsung ke rumah bagi lansia dan penyandang disabilitas
Dengan mekanisme baru ini, pemerintah memastikan bansos Triwulan IV dapat selesai tersalurkan sebelum tutup tahun anggaran 2025.
Masyarakat diminta melakukan pengecekan secara mandiri melalui situs atau aplikasi resmi Kemensos.
Cara cek bansos November Menggunakan NIK KTP
Untuk mengetahui sebagai penerima atau tidak, pertama, akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
Lalu, masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan
Masukkan pula nama penerima manfaat sesuai KTP. Kemudian isikan huruf kode yang tertera dalam kotak kode (captcha)
Klik tombol 'Cari Data'. Setelah itu, sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.
Masyarakat bisa melakukan cek bansos tahun 2025 secara online melalui laman resmi Kemensos, https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut panduan selengkapnya.
Cara Cek Bansos Melalui SIKS-NG Kemensos
1. Unduh aplikasi SIKS-NG melalui Play Store.
2. Login menggunakan akun resmi pendamping sosial.
3. Masukkan NIK atau nama lengkap penerima manfaat.
4. Sistem akan menampilkan informasi penerima bansos, termasuk jenis bantuan dan status penyalurannya.
Pembaruan Data Penerima Menggunakan DTSEN
Mulai triwulan II tahun 2025, Kemensos secara resmi menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pengganti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Tujuannya agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, menghindari data ganda, dan memastikan transparansi penerimaan bansos.
Cek Nama Penerima Bansos Lewat DTSEN secara Online
1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store
2. Daftar dan login menggunakan NIK
3. Pilih menu Cek Bansos
4. Masukkan data domisili dan nama lengkap
5. Tekan “Cari Data” dan lihat hasilnya
6. Kamu juga bisa cek lewat situs web cekbansos.kemensos.go.id
7. Buka cekbansos.kemensos.go.id
8. Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
9. Masukkan kode captcha
10. Klik “Cari Data”.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil