JP Radar Kediri – Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) mulai mengambil saldo di rekening KKS-nya.
Pada pertengahan November 2025 ini, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan sudah mendapat kiriman saldo bansos. Namun setiap KPM mendapat nominal berbeda tergantung bansos yang cair dan wilayahnya.
Dilihat dari kanal YouTube Cek Bansos, KPM ramai-ramai membagikan tampilan struk pencairan bansos
Namun, karena dilakukan secara bertahap, masyarakat diminta tetap bersabar menunggu pembaruan dari Kementerian Sosial serta Dinas Sosial kabupaten/kota mengenai jadwal pencairan berikutnya.
Tak hanya bansos PKH BPNT, 7 bansos sekaligus disebut cair mulai 17 November 2025.
Kabar menggembirakan ini dipastikan oleh pemerintah yang memberikan dorongan besar bagi daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.
Pertama, BLT Kesra Rp 900.000 Melalui Kantor Pos yang tengah memasuki fase puncak mulai minggu ketiga hingga akhir November.
Selanjutnya ada bansos BLT Dana Desa (BLTDD) November yang kembali cair sebesar Rp 300.000 per bulan.
Ada pula bantuan beras 20 kg + minyak goreng 4 liter. Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 3 juga cair dengan sasaran siswa SD hingga SMA dari keluarga kurang mampu. Dana disalurkan langsung ke rekening SimPel.
Bansos PKH Tahap 4 Susulan yang menggenjot target penyaluran 100% hingga Desember.
BPNT Rp 600.000 juga mulai dipercepat untuk KPM KKS Mandiri menjadi prioritas pencairan mulai Senin. Targetnya, penyaluran BPNT tuntas sebelum Desember 2025 berakhir.
Terakhir PBI JKN: Iuran BPJS Gratis Setiap Bulan. KPM mendapatkan pembebasan iuran BPJS senilai Rp 42.000 per bulan. Program ini memastikan akses kesehatan tetap berjalan penuh, baik di puskesmas maupun rumah sakit.
Daftar Bansos Tahap 4 Cair dan Daerahnya
KPM dengan KKS baru, pergantian dari PT Pos ke kartu KKS diminta untuk melakukan pengecekan secara berkala.
Di Serang, Banten, seorang penerima PKH menyampaikan bahwa saldo sebesar Rp 4.500.000 telah masuk ke rekening KKS miliknya.
Jumlah ini merupakan akumulasi tiga tahap pencairan, masing-masing Rp 1.500.000 untuk dua komponen anak balita.
Meski pencairan sudah berjalan, tidak semua KPM merasakan hal yang sama. Masih banyak penerima yang hingga kini belum menerima bantuan.
Tak hanya di Banten, KPM di Sumatera Selatan juga melaporkan tanda-tanda pencairan. Salah satu penerima menyebut saldo yang masuk mencapai Rp3.596.000.
Aliran bansos yang mulai bergerak ini menjadi kabar baik bagi warga yang menantikan pencairan menjelang akhir tahun.
Cara cek bansos Kemensos 2025
Untuk mengetahui sebagai penerima atau tidak, pertama, akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
Lalu, masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan
Masukkan pula nama penerima manfaat sesuai KTP. Kemudian isikan huruf kode yang tertera dalam kotak kode (captcha)
Klik tombol 'Cari Data'. Setelah itu, sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.
Masyarakat bisa melakukan cek bansos tahun 2025 secara online melalui laman resmi Kemensos, https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut panduan selengkapnya.
Cek Nama Penerima Bansos Lewat DTSEN secara Online
1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store
2. Daftar dan login menggunakan NIK
3. Pilih menu Cek Bansos
4. Masukkan data domisili dan nama lengkap
5. Tekan “Cari Data” dan lihat hasilnya
6. Kamu juga bisa cek lewat situs web cekbansos.kemensos.go.id
7. Buka cekbansos.kemensos.go.id
8. Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
9. Masukkan kode captcha
10. Klik “Cari Data”.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil