JP Radar Kediri – Bulan November 2025 ini, rentetan Bantuan Sosial (Bansos) cair dengan progress yang cepat sesuai perintah kemensos.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi menggulirkan penyaluran bantuan sosial (bansos) secara serentak pada minggu ini atau pada bulan November 2025.
Terdapat 5 jenis bantuan yang cair diantaranya, Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4, Bantuan Pangan Non‑Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra), Program Indonesia Pintar (PIP), dan bantuan non-tunai berupa beras 20 kg dan minyak goreng.
Ke-5 bansos ini cair secara bertahap di seluruh wilayah di Indonesia dan dilaksanakan melalui jalur bank penyalur maupun melalui PT Pos Indonesia.
Dengan adanya lima jenis bansos yang cair di bulan November ini (PKH, BPNT, BLT Kesra, PIP dan beras 20 kg), masyarakat dari berbagai golongan bisa terbantu secara lebih luas.
Bantuan tunai dan non-tunai ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat daya beli dan stabilitas pangan menjelang akhir tahun.
Untuk program bansos BPNT, tahap 4 dilaporkan cair periode Oktober–Desember 2025. Adapun besarannya yakni Rp 600 ribu sudah mulai diterima oleh banyak KPM melalui rekening KKS.
Adapun bansos tambahan BLT Kesra cair mencapai Rp 900 ribu untuk satu periode (Oktober–Desember) telah disalurkan melalui bank Himbara.
Program Indonesia Pintar (PIP) yang ditujukan untuk peserta didik yang masuk dalam data penerima, besarannya bervariasi sesuai jenjang pendidikan mereka.
Pencairannya dilakukan secara bertahap mulai pertengahan November hingga Desember 2025.
Daftar Wilayah dan Nominal Bansos November 2025
Beberapa provinsi tercatat telah menyalurkan bantuan pangan lebih awal, terutama di Pulau Jawa dan wilayah timur Indonesia.
Jawa Tengah menjadi prioritas nasional dengan penyaluran serentak di Solo Raya, Klaten, dan Blora sejak 7–9 November 2025.
Jawa Barat menyusul dengan distribusi antara 7–10 November, mencakup Bandung, Bogor, dan Sukabumi.
Di Jawa Timur, penyaluran dilakukan sejak akhir Oktober hingga pertengahan November, dimulai dari Kediri pada 7 November.
DKI Jakarta menargetkan penyaluran tuntas hingga 20 November 2025, dengan titik distribusi di seluruh wilayah administratif ibu kota.
Dan di Kalimantan Barat memulai lebih awal di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang, sementara Sulawesi Tengah dan Papua Barat menyesuaikan jadwal karena kendala geografis dan logistik.
Pemerintah memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran, termasuk di daerah terpencil yang membutuhkan waktu pengiriman lebih lama.
Selain bantuan pangan, masyarakat juga menerima BPNT tahap 4 yang disalurkan melalui empat bank Himbara: BSI, BNI, BRI, dan Mandiri.
Bank Syariah Indonesia (BSI) juga menyalurkan bantuan merata di seluruh Provinsi Aceh, termasuk Banda Aceh, Aceh Barat, dan Lhokseumawe.
Bank Negara Indonesia (BNI) menjadi penyalur utama di beberapa wilayah besar seperti:
- Banten: Kota Serang
- DIY: Bantul, Kulonprogo, dan Kota Jogjakarta
- DKI Jakarta: Jakarta Utara
- Jawa Barat: Bandung, Bekasi, Sukabumi, Bogor, Indramayu, Kuningan, dan Tasikmalaya
- Jawa Tengah: Boyolali, Klaten, Magelang, Sragen, dan Surakarta
- Jawa Timur: Blitar, Sidoarjo, Pamekasan, Gresik, dan Surabaya
Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan BPNT periode Oktober–Desember di wilayah Banjarnegara, Blora, Grobogan, Pati, Sumedang, dan Tasikmalaya. Bank Mandiri dijadwalkan segera menyusul penyaluran pada pertengahan November setelah persiapan administratif selesai.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil