JP Radar Kediri - Bantuan Subsidi Upah (BSU) Ketenagakerjaan 2025 masin senter dibicarakan di kalangan pekerja dan buruh. Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mengkaji peluang pemberian BSU pada kuartal III dan kuartal IV 2025. Ini lantaran kebijakan BSU pada kuartal II dinilai berjalan dengan efektif.
“BSU kelihatannya lanjut karena kami lihat pelaksanaannya efektif . Itu akan lanjut di triwulan III dan triwulan IV,” kata Analis Kebijakan Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Riznaldi Akbar di sela-sela acara International Battery Summit, Jakarta, Rabu, 6 Agustus 2025, seperti dikutip dari Antara.
Informasi ini diungkapkan Supervisor Operasi Pelayanan Kantor Pos Kediri Suwaskito. Dimana Kantor Pos Kediri mendapat alokasi tambahan yang terhimpun dalam Batch 4 untuk penerima manfaat yang belum dapat BSU.
Dengan demikian, sisa alokasi yang belum diambil akan diakumulasi dengan data tambahan tersebut dan masih bisa diambil hingga 12 Agustus mendatang.
Seperti diketahui, BSU diberikan kepada pekerja atau buruh dan guru honorer selama dua bulan sebesar Rp 300 ribu per orang per bulan atau dengan total bantuan Rp 600 ribu per orang.
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10,72 triliun untuk program BSU pada periode Juni dan Juli 2025.
Pada periode tersebut, BSU menyasar 17,3 juta pekerja dan 565 ribu guru honorer yang memenuhi syarat dan ketentuan tertentu.
“BSU yang triwulan II sudah pencairan, yang triwulan III kami sedang mendesain,” ucap Riznaldi.
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah menyalurkan BSU 2025 tahap pertama kepada 2,4 juta rekening penerima dari total 3,6 juta pekerja yang berhak. Sehingga selanjutnya akan disalurkan kepada 1,2 Juta pekerja.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan bahwa penyaluran dana subsidi upah tahap pertama telah dimulai dengan total pencairan mencapai 2,4 juta rekening untuk pencairan 2 bulan yakni periode Juni Juli.
Hingga Selasa, 24 Juni 2025, dari jumlah penerima BSU tahap pertama yang ditetapkan sebanyak 3.697.836 pekerja, sudah tersalurkan ke rekening sebanyak 2.450.068 orang. Sisanya sekitar 1.247.768 pekerja masih dalam proses penyelesaian administrasi dan verifikasi data.
Sementara sisanya masih dalam proses verifikasi dan validasi data untuk memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan.
Nominal BSU yang diberikan untuk pekerja yang memenuhi syarat sebesar Rp300 ribu per bulan. Dana ini dicairkan langsung untuk dua bulan sekaligus, sehingga total yang diterima adalah Rp600 ribu.
Pencairan dilakukan secara langsung ke rekening bank yang terdaftar, memudahkan pekerja mengakses bantuan tanpa harus antre atau mengurus prosedur berbelit.
Penyaluran BSU 2025 dilakukan melalui bank-bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) meliputi Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Mandiri. Khusus untuk wilayah Aceh, penyaluran BSU dilakukan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI).
Jika tidak memiliki rekening di bank Himbara, pemerintah menyediakan alternatif penyaluran melalui PT Pos Indonesia.
Selain melalui BSU BPJS Ketenagakerjaan dan Situs Kemnaker, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan melalui aplikasi pospay. Pengecekan lewat aplikasi Pospay ini untuk pengambilan melalui kantor pos.
Namun sebelum melakukan pengecekan di pospay, kamu dapat mengecek status penerimaan melalui laman resmi Kemnaker di https://bsu.kemnaker.go.id.
Kamu juga dapat memanfaatkan laman resmi BPJS Ketenagakerjaan di https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.
Atau bisa melakukan pengecekan lewat aplikasi Pospay, untuk pencairan di kantor pos.
Cara cek BSU di Pospay
1. Pertama, unduh dan buka aplikasi Pospay
2. Klik tombol (i) berwarna jingga di bagian pojok kanan bawah, lalu klik logo Kemenaker
3. Pilih jenis bantuan, klik Bantuan Subsidi Gaji/Upah 2025
4. Masukkan NIK
5. Klik Cek Status Penerima
6. Jika terdaftar sebagai penerima Pospay BSU, ambil foto e-KTP
7. Klik tombol kamera, pastikan hasil foto e-KTP harus jelas agar terbaca oleh sistem
8. Lengkapi seluruh data pribadi penerima Pospay BSU, klik Lanjutkan.
Syarat ambil BSU di kantor pos
KTP asli dan fotokopi, Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi, QR code atau kode barcode di aplikasi Pospay atau bisa berupa pemberitahuan sebagai penerima BSU yang dicairkan melalui kantor pos, dan terakhir Nomor HP aktif.
Cara ambil BSU 2025 di kantor pos
1. Membawa dokumen syarat pencairan BSU di kantor pos seperti diatas
2. Ambil nomor antrean untuk layanan pencairan dana BSU
3. Petugas akan melakukan verifikasi dokumen dan identitas.
4. Setelah lolos verifikasi, dana BSU akan diberikan secara tunai atau melalui pengiriman Pos Giro.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil