JP Radar Kediri - Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, membuat geger publik hari ini pada Jumat (7/11) siang. Bagaimana tidak, sebuah ledakan misterius terjadi di kawasan sekolah yang membuat sejumlah siswa mengalami luka-luka.
Terkait peristiwa ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan adanya peristiwa ledakan yang mengguncang sekolah negeri tersebut.
Budi juga menyebut ledakan terjadi di area sekitar masjid dalam kompleks sekolah.
"Iya benar ada ledakan. Ada informasi dua korban dibawa ke rumah sakit," ujar Budi saat dikonfirmasi, Jumat (7/11) dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Bahas Persiapan Penerbangan Bandara Dhoho 10 November, Beri Subsidi, SDhI Pangkas Harga Tiket
Saat ini tim Gegana Polda Metro Jaya telah diterjunkan ke lokasi untuk menyisir area dan mencari sumber ledakan.
Namun hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan asal muasal ledakan. Saat ditanya soal dugaan bahwa ledakan berasal dari senjata jenis softgun, Budi menegaskan hal itu masih dalam penyelidikan.
"Dugaan softgun? Masih didalami, lagi sisir sama Gegana. Ada SOP khusus, kita belum tahu asal muasal ledakan dari apa," ujarnya.
Tim Gegana hingga kini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti ledakan.
Berada di komplek TNI AL
Beberapa dugaan muncul, apalagi lingkungan sekolah itu dekat dengan Komplek TNI AL. Persinya Komplek Kodamar yang berada di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut).
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul sudah memastikan bahwa lokasi ledakan tersebut memang masih berada di dalam Komplek Kodamar.
Ledakan saat Salat Jumat
Selain aparat kepolisian dari personel TNI dari Angkatan Laut, petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta serta petugas dari Pemkot Jakut juga bergerak sudah bergerak ke lokasi kejadian.
Ledakan terjadi saat ibadah salat Jumat berjalan. Beberapa orang dilaporkan alami luka.
Wali Kota Jakut Hendra Hidayat pun menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat menyampaikan banyak keterangan.
”Pokoknya begini, kejadian dalam lingkungan SMA gitu aja sudah. Sementara gitu ya,” imbuhnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil