JP Radar Kediri – Akhirnya yang ditunggu-tunggu cair juga. Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) 2025 sebesar Rp600 ribu sudah tersalurkan ke kantong KPM.
Tak hanya Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) BSI di Provinsi Aceh yang sudah cair pertama kali, KKS dibeberapa wilayah di tanah air mulai merata mendapatkannya.
Kini bank penyalur bansos BLTS Kesra melalui Bank BNI, BRI, Mandiri mulai mencairkan saldo Rp900 ribu ke rekening KPM.
Tahapan KPM Sebelum Cairkan BLTS Kesra 2025
Agar cepat mendapat saldo dana BLTS Rp900 ribu, para KPM pemilik KKS diminta untuk segera melakukan pengecekan.
Para KPM dengan bank himbara seperti BRI, BNI, Mandiri diminta untuk melakukan pengecekan segera di aplikasi mobile banking.
Namun, sebelumnya KPM harus mengecek terlebih dahulu peringkat desil yang dimilikinya, apakah termasuk dalam desil 1 hingga 4.
Karena, walaupun warga memiliki kartu KKS, namun belum tentu masuk desil 1 hingga 4. Adapula KPM yang masuk desil 5 yang tidak menerima pencairan bansos BLTS Kesra.
Bagi KPM yang masuk dalam desil 1 hingga 4 dan memiliki KKS dari tiga bank penyalur ini, bisa melakukan pengecekan saldo.
Sementara itu, KPM peralihan PT Pos atau KKS Baru masih terus menerima bansos PKH BPNT tahap kedua dan ketiga lengkap dengan penebalannya.
Sehingga, KPM Peralihan harus bersabar menunggu pencairan bansos tahap keempat karena harus menyelesaikan penyaluran bantuan tahap 2 dan 3, serta penerbalan.
Bansos BLTS ditarget menjangkau 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bila dihitung rata-rata 4 anggota per keluarga, bantuan tersebut diperkirakan akan sampai kepada 140 juta jiwa di seluruh Indonesia.
Terkait siapa saja penerimanya? Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab dipanggil Gus Ipul mengatakn bahwa pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto menyiapkan beragam bantuan sosial (bansos).
”Pak presiden itu punya perhatian yang luar biasa terhadap keluarga-keluarga yang memang membutuhkan bantuan dari pemerintah,” ungkap Gus Ipul dikutip dari laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos) pada Selasa (28/10).
Keterangan itu disampaikan oleh Gus Ipul saat meninjau penyaluran bansos di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) pada Senin (27/10).
Bahkan ada yang nominalnya mencapai Rp 31,54 triliun.
Gus Ipul menjelaskan bahwa BLTS diberikan kepada masyarakat yang berada di Desil 1, 2, 3, dan 4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Tujuan penyaluran BLTS tak lain sebagai bagian dari program perlindungan sosial pada 2025.
Dipstikan, penerima bansos merupakan mereka yang pastas menerima alias tepat sasaran sesuai dengan DTSEN.
”Jadi, bapak dan ibu sekalian siapa yang menerima ini? Yang menerima adalah mereka yang berada di Desil 1, 2, 3, dan 4 (DTSEN),” tegasnya.
Sesuai dengan program yang sudah disusun oleh pemerintah. Bansos tersebut disalurkan untuk 3 bulan. Yakni Oktober, November, dan Desember. Nilainya Rp 900 ribu untuk setiap penerima bansos. Artinya bansos itu diberikan sebesar Rp 300 ribu untuk setiap bulannya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil