JP Radar Kediri – Beberapa waktu ini KPM dikejudkan dengan masuknya saldo di rekeningnya dengan nominal yang cukup banyak. KKS milik KPM dengan bank Mandiri, BRI, BNI, hingga BSI sudah mencairkan dananya.
Yang mengejudkan sekaligus menggembirakan, KPM mendapat saldo di rekening Rp2-3 Juta. Nominal yang fantastis ini disimpulkan bukan dari satu jenis bansos saja.
Namun, Bantuan Sosial (Bansos) itu dipastikan bukan bansos PKH BPNT tahap 4. Hal ini karena pemerintah melalui Kementerian Sosial saat ini masih berada pada proses verifikasi rekening.
Penerima bansos yang cair itu diperkirakan merupakan lebih dari satu program. KPM ini dikhususkan untuk golongan KPM yang dulu penyaluran di kantor pos lalu sekarang di KKS dan sudah mendapat KKS barunya.
Mereka akan mendapat bansos dari berbagai program mulai pkh tahap 2, pkh tahap 3, bpnt tahap 2, bpnt tahap 3, penebalan bpnt periode Juni Juni.
Saldo yang Kini Masuk Rekening Itu dari Bansos Apa?
Jika terdapat saldo rekening yang masuk dengan nominal di atas Rp1.000.000, maka itu dipastikan berasal dari bansos PKH tahap 2, PKH tahap 3, BPNT tahap 2, BPNT tahap 3, dan penebalan BPNT periode Juni Juli.
Bansos ini bisa didapat jika memang masih ditetapkan sebagai penerima di tahap 2 dan 3 oleh kementerian sosial.
Daftar Bank yang Sudah Melalukan Pencairan
Bank himbara Mandiri, BRI, BNI, BSI sudah mulai melakukan pemutihan. Terbukti di Youtube Diary bansos, KPM menunjukkan saldo pencairan di media sosial.
BNI mencairkan PKh BPNT tahap 2, tahap 3, saldo penebalan BPNT Rp400 ribu. Sebagai catatan bansos penebalan bpnt 400 ribu hanya dicairkan sekali
Proses pencairannya ada yang bebarengan antara PKH BPNT dan Penebalan BPNT langsung dengan saldo banyak di rekening.
Ada yang sendiri-sendiri. Jadi masuknya saldo tidak banyak tapi sering.
Bansos PKH BPNT Tahap 4 Kapan Cair?
Untuk tahap 4 dipastikan belum dicairkan. Kecuali bank BSI. Hingga nanti terkonfirmasi dari KPM PKH BPNT wilayah Aceh.
Cara cek bansos Kemensos 2025
Untuk mengetahui sebagai penerima atau tidak, pertama, akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
Lalu, masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan
Masukkan pula nama penerima manfaat sesuai KTP. Kemudian isikan huruf kode yang tertera dalam kotak kode (captcha)
Klik tombol 'Cari Data'. Setelah itu, sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.
Masyarakat bisa melakukan cek bansos tahun 2025 secara online melalui laman resmi Kemensos, https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut panduan selengkapnya.
Cara Cek Bansos Melalui SIKS-NG Kemensos
1. Unduh aplikasi SIKS-NG melalui Play Store.
2. Login menggunakan akun resmi pendamping sosial.
3. Masukkan NIK atau nama lengkap penerima manfaat.
4. Sistem akan menampilkan informasi penerima bansos, termasuk jenis bantuan dan status penyalurannya.
Pembaruan Data Penerima Menggunakan DTSEN
Mulai triwulan II tahun 2025, Kemensos secara resmi menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pengganti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Tujuannya agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, menghindari data ganda, dan memastikan transparansi penerimaan bansos.
Cek Nama Penerima Bansos Lewat DTSEN secara Online
1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store
2. Daftar dan login menggunakan NIK
3. Pilih menu Cek Bansos
4. Masukkan data domisili dan nama lengkap
5. Tekan “Cari Data” dan lihat hasilnya
6. Kamu juga bisa cek lewat situs web cekbansos.kemensos.go.id
7. Buka cekbansos.kemensos.go.id
8. Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
9. Masukkan kode captcha
10. Klik “Cari Data”.
Editor : Shinta Nurma Ababil