Lagu Dukungan untuk Purbaya Menggema, Serukan Pemberantasan “Tikus Pengkhianat Bangsa”
Jauhar Yohanis• Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:23 WIB
Tangkapan layar salah satu scene video clip lagu "Pak Purbaya" yang lagi viral
Sebuah video yang menampilkan lagu dukungan untuk Menteri Purbaya Yudi Sadewa ramai beredar di media sosial. Dalam video berdurasi pendek itu, lirik-lirik puitis mengalun diiringi musik penuh semangat. Sosok Purbaya digambarkan sebagai pemimpin yang hadir membawa harapan bagi rakyat kecil di tengah situasi penuh ketidakpastian.
Lagu tersebut dibuka dengan seruan untuk Purbaya agar tidak berhenti berjuang untuk keadilan. “Wahai Pak Purbaya, dengarlah suara kami. Di saat gelap kau datang membawa nyali,” begitu penggalan lirik yang terdengar.
Narasi dalam video memosisikan Purbaya sebagai figur yang berani melawan kebohongan dan kepentingan kelompok tertentu. Ia disebut terus berdiri tegak ketika banyak pihak hanya berbicara atas nama rakyat tanpa benar-benar merasakan penderitaan masyarakat kecil.
Seruan untuk memberantas korupsi terdengar kuat dalam bagian-bagian lagu. Frasa “sikat habis tikus-tikus pengkhianat bangsa” diulang beberapa kali sebagai bentuk tuntutan publik agar pemberantasan praktik merugikan negara dilakukan tanpa kompromi.
Selain menyoroti perjuangan melawan para perusak bangsa, lagu ini juga menegaskan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat. Tukang becak, petani, hingga nelayan disebut menaruh harapan kepada Purbaya sebagai pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata.
Nama Prabowo turut disebut dalam video tersebut. Purbaya digambarkan sebagai rekan seperjuangan Menteri Pertahanan itu untuk mewujudkan cita-cita Indonesia yang lebih baik. “Bersama Pak Prabowo ukir sejarah bangsa,” ujar lirik dalam video.
Lagu berakhir dengan penegasan bahwa rakyat tidak meminta janji, melainkan bukti. Dukungan dari Sabang sampai Merauke diklaim mengalir kepada Purbaya untuk menjaga keberanian dan cinta pada Indonesia.
Video ini diunggah oleh kanal yang menamakan diri “Ratas TV”. Meski berbentuk dukungan, video tersebut juga menunjukkan ekspektasi publik agar para pemimpin yang berdiri di garda depan pemberantasan korupsi tetap menjaga integritas dan fokus pada kepentingan rakyat.